Nyarla Day Of Vengeance

Nyarla Day Of Vengeance
Chapter 32 : Ujian Masuk


__ADS_3

Di tengah padang pasir hendri dan ripe bersiap bertarung.


saat di kapal kargo jacob ripe berkata pada hendri bahwa dirinya bisa membawa hendri menemui the hunter. namun hingga saat ini ripe tidak menunjukkan satupun bukti atas pernyataannya, ditambah lagi fakta bahwa dia adalah suruhan dari Black Leaves.


"maaf tuan ripe, kami masih tidak percaya padamu" ucap violet


"tidak apa dagger, aku memang tidak bisa membuktikan ucapanku sampai saat ini" sahut ripe


"nah graham.. aku terima tantangan apapun darimu asalkan jangan saling bunuh" ucap ripe dengan wajah serius


hendri memberikan selembar kertas pada violet,


"baiklah, aku akan menjadi wasit di pertandingan ini!" teriak violet


"karena ini bukan pertarungan hidup dan mati maka akan ada peraturan yang harus dijalankan untuk bisa menang"


"dalam pertarungan ini assault nyarla memiliki keunggulan dalam segi pertahanan sedangkan jacob ripe punya keunggulan dalam segi kecepatan. jadi peraturannya adalah.. "


"jacob ripe harus menjatuhkan assault nyarla ke tanah 3x untuk meraih kemenangan"


"sedangkan assault nyarla harus melukai jacob ripe 5x untuk meraih kemenangan"


"kedua petarung boleh memakai cara apapun untuk menang"


"menjatuhkanmu 3x graham. bukankah itu terlalu mudah untukku? coba lihat pijakanmu"


hendri dan ripe bertarung di tengah padang pasir. pijakan pasir akan membuat seseorang kesulitan untuk bergerak bebas.


"kau juga akan kesulitan oleh ini ripe" pikir hendri


"ide yang sangat bagus graham. kalau kau bertarung dengan baik kau pasti akan menarik perhatian the hunter yang berada di depan sana" ucap ripe


"bersiaplah!"


"tunggu! kenapa kau tidak ikut dagger?" tanya ripe pada violet


"graham tidak mau aku ikut. karena menurutnya aku cuma akan menjadi beban" ucap violet


"jangan bicara lagi, bersiaplah!"


ripe mengubah lengan kanannya menjadi belati,


"SERANG!!"


dengan lompatan andalannya ripe dengan cepat menutup jarak,


"whoosshh"


tebasan ripe berhasil dihindari hendri, ripe pun memutar tubuhnya


"whoosh"


hendri menunduk serangan ripe berhasil dihindari lagi, hendri melancarkan serangan balasan dia mengunci kaki ripe, namun gagal karena ripe berhasil melompat sebelum hendri mengunci kakinya.


"terlalu lambat!" ripe berniat memotong kaki hendri, karena tubuhnya bisa bongkar pasang.


ripe mengayunkan lengan sabitnya ke hendri yang berada di bawahnya, namun hendri dengan cepat menghindari dan menangkap lengannya.

__ADS_1


"kau tidak akan bisa mematahkan lenganku" hendri mendengar ripe berucap di hatinya


"memang tidak"


"zraattt" kuku di tangan hendri memanjang dan menembus lengan ripe


"serangan bagus"


"whoosh" ripe hampir memotong lengan kanan hendri, untung saja hendri sempat melepas cengkeramannya.


luka di lengan ripe cukup parah, terdapat empat lubang yang mengeluarkan darah tanpa henti.


"satu serangan mengenai jacob ripe, tinggal 4x lagi" ucap violet


"ayo graham! taklukkan dia" violet menyemangati hendri, tapi di dalam hati


"bagus sekali graham! jika kau bisa mengalahkanku dalam pertarungan ini, aku berjanji akan merekomendasikanmu saat seleksi anggota the hunter nanti!" ripe menjajikan sesuatu yang berhubungan dengan the hunter


kemudian ripe bertransformasi ke bentuk nyarlanya seperti saat melawan leopard.


"ayo lebih serius lagi hendri graham" tantang ripe


kali ini ripe maju dengan bergerak zig zag, gerakannya yang sangat cepat membuatnya seakan ada dua orang, hendri pun kesulitan memprediksi gerakannya.


"darimana dia akan menyerang!" hendri tidak bisa memperkirakan serangan ripe, jadi hendri mencoba menghindar dengan gerakan acak


"kraakkk" bahu kiri hendri terbelah oleh serangan ripe


tidak ada waktu untuk memikirkan rasa sakitnya, hendri bisa merasakan ripe ada dibelakangnya tapi saat hendri berbalik dia tidak menemukannya.


"kraakkk"


"satu poin untukku" ucap ripe


violet yang melihat itu mulai merasa cemas, dirinya berpikir "jacob ripe tidak akan membunuh graham. tapi graham kehilangan satu kakinya, sekarang akan sulit untuk mengimbangi jacob ripe"


"assault yang dulu bisa menumbuhkan kembali anggota tubuhnya yang terpotong. lalu bagaimana denganmu graham? harusnya kau juga bisa melakukan itu, karena kau juga assault nyarla" ucap ripe seakan menyuruh hendri untuk jadi lebih kuat


hendri mengambil kakinya yang terpotong lalu menempelkannya lagi, tidak lama kemudian kakinya tersambung kembali.


"kau sudah bisa melakukan itu ya.. kalau begitu aku tidak akan menahan diri"


saat ripe bicara, tiba tiba saja sebuah akar muncul dari dalam pasir dan menjerat kaki ripe. tidak sampai disitu akar itu juga menarik kaki ripe hingga masuk ke dalam pasir.


"kemampuan ini yang paling menyebalkan" keluh ripe


ripe tidak bisa memotong akar yang menjerat kakinya karena berada di dalam pasir, ditambah lagi kalau tidak hati hati maka kakinya juga akan terpotong.


tanpa ripe sadari akar akar pohon yang runcing sudah mengitari dirinya.


"sayang sekali aku tidak bisa menghempaskanmu ke pasir" ucap hendri melalui telepati


"hahaa.. aku suka yang begini" ucap ripe sambil tertawa


ripe memotong semua akar runcing yang mengarah padanya sambil berusaha menarik kakinya. akar akar itu terus tumbuh kembali saat dipotong oleh ripe sehingga membuat dirinya terpojok.


sedangkan hendri yang fokus mengendalikan akar akar pohon tidak berpindah dari posisinya berdiri sebelumnya. rupanya kaki hendri yang terpotong belum benar benar tersambung, hanya ripe saja yang menilai hendri terlalu tinggi.

__ADS_1


"zraatt.. zraatt.. zraatt" punggung kanan, lengan kiri, dan bahu kanan ripe tertusuk oleh akar. tinggal satu serangan lagi!


"ayo graham!! satu serangan lagi!!" teriak violet dengan penuh semangat


hendri tidak mengalihkan pandangannya sedikit pun dari ripe. hal yang tidak terduga pun terjadi, lengan sabit ripe tiba tiba menjadi sangat panjang. dia mengayunkan lengannya dengan kuat ke dalam pasir dan berhasil memotong akar akar hendri hingga tidak sempat beregenerasi.


ripe juga menjadi sangat kuat, dia berhasil menarik kaki kirinya yang terjerat dan sampai membuat hendri tertarik kearahnya.


hendri dengan cepat memutuskan akar di tangannya namun terlambat, ripe dengan cepat melompat ke arahnya lalu menginjak wajah hendri dengan sangat keras.


hendri pun jatuh ke tanah untuk yang kedua kalinya.


wajah hendri terlihat sedikit retak setelah diinjak oleh ripe. ripe kali ini tidak banyak bicara dia langsung menginjak tubuh hendri.


"tinggal satu kali lagi aku menjatuhkanmu. itulah akibatnya jika meremehkan lawanmu" ucap ripe dengan tatapan mengerikan ke hendri


sekarang skor kembali seri, hendri tidak bisa mengangkat kaki ripe. ripe kemudian menancapkan sabitnya ke bahu hendri lalu dengan satu tangan melemparkannya sangat tinggi ke langit.


"gawat haruskah aku menyerangnya" violet mengeluarkan pistol peluru nuklir yang dipinjamkan padanya


"apa dia ini monster?! tidak hanya cepat dia juga sangat kuat" ucap hendri yang masih berada di udara


di bawah terlihat ripe yang sudah siap menghajar hendri saat mendarat.


"tampaknya sekaranglah saatnya bagiku untuk menggunakan seluruh kekuatanku" pikir hendri


hendri pun mengingat wajah ibu, ayah, kakek dan neneknya, lalu berucap "aku akan menemukan keluargaku yang tersisa bagaimanapun caranya"


ripe yang berubah bentuk untuk yang ketiga kalinya bersiap siap mengakhiri pertarungan.


namun ripe melihat sesuatu yang berbeda dari hendri saat hampir mendarat.


"bwooosshh" pendaratan hendri menyebabkan pasir beterbangan hingga membuat badai pasir kecil yang menghalangi penglihatan ripe.


"apa yang terjadi pada graham? kenapa pasir pasir bertebangan seakan sesuatu yang besar telah mendarat" ripe bertanya tanya


belum sempat badai pasir hilang, hendri langsung menerjang ripe. di dalam badai pasir muncul cakar besar yang mengarah ke wajah ripe.


ripe berhasil menghindar dengan menunduk, namun setelah itu muncul sesuatu yang besar ke arah ripe,


"buuaakk" ripe berhasil menangkisnya, namun benda itu cukup besar untuk menghantam tubuhnya, ripe pun terpental hingga keluar dari badai pasir.


violet yang menjadi wasit tidak melihat serangan kelima itu gara gara terganggu badai pasir.


"tampaknya wanita itu tidak melihat serangan yang barusan" ripe tersenyum senang


sosok hendri pun keluar dari balik badai pasir, dan mengejutkan ripe serta violet.


tubuh hendri menjadi 2x lebih besar, cakarnya menjadi bergerigi dan ekor besar yang terbuat dari akar pohon tumbuh dari tulang ekornya.


wajah kayu hendri semakin retak dan kini dia bisa membuka mulutnya lebih lebar dari sebelumnya.


"woooww.. itu keren graham!" ucap ripe


"itu menyeramkan.. " ucap violet


hendri mengangkat cakarnya ke arah ripe mengisyaratkan tantangan.

__ADS_1


senyuman ripe semakin lebar


"akan kunikmati satu serangan terakhirmu graham"


__ADS_2