Nyarla Day Of Vengeance

Nyarla Day Of Vengeance
Chapter 59 : Persiapan Perang


__ADS_3

wakil komandan divisi 2 datang ke ruangan..


"berbaris dengan rapi semuanya!"


"hari ini divisi 2 kedatangan 3 anggota baru. kalian yang baru saja lulus ujian majulah ke depan dan perkenalkan diri kalian"


hendri berjalan ke depan ruangan bersama 2 lulusan lainnya yang seorang pria dan wanita.


"wajah hunter perempuan itu tampak tidak asing" pikir hendri


"selamat siang, saya Elena, kewarganegaraan rusia, tujusn saya bergabung dengan the hunter adalah untuk membantu militer negara saya yang tersisa untuk merebut kembali rusia" ucap si hunter wanita dengan suara tegas


"selamat siang para senior, saya hunter vincent, kewarganegaraan singapura senang berkenalan dengan anda sekalian" ucap si hunter pria dengan nada kalem


"apa visimu?" tanya salah satu hunter


"itu rahasia, tapi saya bisa jamin saya tidak punya motif yang membahayakan bagi the hunter" ucapnya sambil tersenyum


"silahkan tuan graham" ucap vincent ke hendri


"saya hendri graham, kewarganegaraan amerika, saya bergabung dengan the hunter adalah untuk membasmi black leaves hingga ke akar akarnya"


semua orang terdiam mendengar visi hendri, hingga salah satu dari mereka berkata "aku salah satu penggemar beratmu hendri graham!"


"maukah kau menunjukkan kekuatan nyarlamu setelah ini?!" teriak seorang hunter yang lebih senior dari hendri


"kenapa anda mengagumi saya?" tanya hendri


"kami mendengar kabar kalau kau sudah mengalahkan beberapa nyarla tingkat tinggi di awal kebangkitanmu"


"sudah jelas kekuatanmu setara dengan beberapa hunter tingkat tinggi. karena itulah mohon kerjasamanya dalam perang nanti"


"benar! mohon kerjasamanya tuan graham!"


"kita punya junior yang seorang jagoan"


"tuan graham boleh minta tanda tangan nanti!?"


siapa sangka hendri malah mendapat pujian di hari pertamanya bekerja.


"aku tidak menyangka akan seperti ini, tapi tidak buruk juga" pikir hendri sambil mengangguk angguk malu


"diam semuanya! silahkan kembali ke barisan anggota baru"


"seperti hari hari biasanya, kita akan melatih diri dengan berbagai metode agar dapat memberikan hasil terbaik untuk asosiasi"


"pergi ke field sekarang, divisi 1 dan 3 juga ada disana"


divisi 2 pun berbaris rapi menuju ke field militer.


saat sampai para hunter kebingungan melihat salah satu lapangan yang hancur dipenuhi lubang lubang.


"kenapa lapangan kita yang berharga jadi seperti ini?"

__ADS_1


"tadi malam ada beberapa hunter yang latih tanding disini. mereka terlalu bersemangat hingga menggunakan senjata cyber mereka" ucap wakil komandan


itu cuma kebohongan karena faktanya hendri dan miqdad lah yang merusaknya. hal ini disadari oleh hendri, tampaknya wakil komandan memberi kode pada hendri agar jangan menunjukkan terlalu banyak kekuatan pada hunter lainnya meski satu divisi.


"aku akan berhati hati" pikir hendri


terlihat ada 4 orang hunter yang memiliki belati perak berdiri di depan mereka semua. keempat orang itu adalah para hunter tingkat tinggi yang bertugas menjaga basis militer di yaman.


tanpa disadari para hunter ada seseorang yang memiliki emas tengah duduk menonton di pinggir lapangan.


belati emas adalah bukti orang itu berasal dari divisi terkuat yaitu divisi 0. dia sedang menunggu tontonan yang menarik.


latihan dengan metode tidak biasa pun dimulai, diawal para hunter disuruh berkeliling markas militer sebanyak 5 putaran sebagai pemanasan yang kalau dijumlahkan mereka berlari sejauh 5 km. lalu latihan menembak dengan berbagai jenis senapan, berlatih menggunakan pedang, busur, tombak, dan lain lain. hingga latihan merakit senjata api dengan cepat.


"semuanya cukup mudah, kecuali menembak dan merakit senjata api" pikir hendri


"sekarang saatnya latih tanding antar divisi!"


"hehe.. aku suka yang ini" hendri bergegas berdiri


"latih tanding kali ini akan lebih sulit karena lawan kalian adalah para blacklist hunter"


"apa blacklist hunter itu?" hendri bertanya pada hunter di sebelahnya


"dari yang kudengar blacklist hunter adalah para hunter yang menyusup sebagai agen ganda. mereka dikirim ke berbagai organisasi untuk memata matai mereka"


"salah satunya adalah organisasi black leaves"


keempat hunter belati perak itulah mentor latih tanding mereka hari ini. latih tanding dilaksanakan di satu field yang sama.


salah satu hunter mendatangi divisi 2 yang berjumlah 31 orang lalu menantang mereka untuk maju ke depan melawannya.


richard rez si hunter amerika yang sebelumnya mengajak hendri berkelahi mengajukan dirinya untuk menjadi lawan pertama.


"mohon keringanannya pak" ucapnya


"kau tidak bisa meminta keringanan pada musuhmu" balas si hunter belati perak dengan sinis


"kalau begitu izinkan aku menggunakan senjataku"


"boleh, silahkan saja"


hunter rez menggunakan sepasang sepasang belati


"hanya itu?" ucap si hunter belati perak


"seandainya ini pertempuran sungguhan aku akan menggunakan pisau jagal besarku"


hunter richard berlari menyerang lebih dulu, saat jarak dia dan lawannya sudah setengah meter dia langsung menghujamkan belatinya dengan ganas.


si hunter menangkis pergerakan 2 belati richard dengan satu tangan menggunakan belati peraknya sambil terus menunjukkan ekspresi meremehkan ke richard rez.


sementara pertarungan sengit itu berlangsung hendri berjalan ke tepi lapangan menjauhi para hunter. dia ingin mencari tahu peningkatan apa yang dimaksud oleh assault nyarla di mimpinya.

__ADS_1


"apakah aku punya kekuatan baru sekarang? aku sangat ingin mencari tahu dengan melawan para hunter itu tapi malah keduluan richard rez"


"apa yang kau lakukan disini?" si hunter wanita yang sebelumnya melelai pertengkaran hendri dan richard rez datang menghampiri


"ah kau.. "


"aku tidak melakukan apapun, aku hanya bosan"


"bosan, kau ingin bertarung?"


"aku ingin mengasah kemampuanku dengan melawan seseorang yang kuat"


"para hunter belati perak itu sedang sibuk sekarang, bagaimana kalau kau melawanku saja"


"??"


"memangnya latih tanding dengan anggota divisi diperbolehkan?"


"seharusnya latih tanding yang kita jalani seperti itu, tapi entah ada angin apa mereka menyuruh kita melawan hunter tingkat tinggi hari ini"


hendri berpikir sejenak..


"kenapa? kau tidak yakin bisa menang?"


"hahaa.. tidak mungkin aku kalah jika musuhnya adalah kau"


hendri menantang si hunter wanita bertarung.


"apa peraturannya?" tanya hendri


"kau menang kalau bisa menjatuhkanku sekali dan kau kalah jika aku bisa membuatmu tidak berdaya" jawabnya dengan sombong


"sepakat, aku hunter graham"


"namaku Heida Jane, prajurit angkatan darat berpangkat letnan asal islandia. aku menaruh respek padamu setelah kau memperkenalkan dirimu hendri graham"


"begitukah? jadi apa kita bisa jadi teman?" tanya hendri sambil memanjangkan kukunya


"kita bisa jadi lebih dari sekedar teman" heida mengeluarkan senjatanya yang berbentuk cakram besar


mereka berjalan ke tepi lapangan yang jauh dari latih tanding para hunter lain dan memulai aksinya disana.


"bisa kita mulai?" tanya heida


hendri mengangguk..


dengan sangat cepat hendri melompat ke samping heida lalu berhasil menangkap tangannya.


heida yang tidak sempat bereaksi terkejut dengan kecepatan yang dimiliki hendri.


"semudah inikah heida? aku bahkan baru menarik napas sekali"


heida tidak tahu sedang berhadapan dengan siapa..

__ADS_1


__ADS_2