
Diskusi atau rapat soal keanehan pemerintah jepang itu berjalan dengan membosankan bagi sebagian besar anggota karena memang hal itu hanyalah sampingan saja. the hunter tidak perlu berhadapan langsung dengan pemerintah jepang.. begitulah, yang ada di pikiran anggota lainnya tapi bagi spiral keanehan semacam itu patut untuk diwaspadai.
singkatnya, diskusi itu menghasilkan beberapa keputusan. pertama keputusan untuk membagi tim penyerang menjadi 3 yang dipimpin oleh ripe, north dan spiral. tim ripe dan north akan pergi ke lapangan untuk mengurus kitsune, sementara tim spiral akan mengurus isshin.
lalu sisanya akan menjadi tim pengecoh dan pendukung.
pasukan the hunter yang berada di jepang saat ini totalnya ada 120. terdiri dari 50 orang penyerang, 40 mata mata/staf yang mengendalikan flying bee dan 30 orang algojo yang merupakan kartu truf yang disiapkan oleh sir near apabila terjadi pertempuran besar yang tidak bisa dimenangkan dengan cara biasa.
alasan mengapa jumlah pasukan yang dikirim sangatlah sedikit karena kondisi the hunter yang masih babak belur setelah perang melawan black leaves. setelah kehancuran basis operasi di kota yaman, the hunter memindahkan basis mereka ke sebuah kota di negeri arab saudi. tapi mereka tidak bisa tutup mata dengan apa yang telah terjadi. beberapa hari setelah pertempuran berakhir, masyarakat yaman menyerang pasukan the hunter yang tinggal sementara ke mesir. mereka memaksa the hunter untuk memperbaiki saluran pipa cairan korosif yang bocor karena kalau dibiarkan bisa membahayakan seluruh negeri.
setelah terjadi kericuhan dimana mana, sir near akhirnya menjawab warga yaman. beliau berjanji akan memperbaiki pipa yang bocor namun beliau meminta sedikit waktu, setidaknya hingga satu bulan. the hunter harus memulihkan sistem pertahanan mereka terlebih dahulu agar bisa menahan serangan black leaves yang selanjutnya.
"kami akan berusaha semaksimal mungkin. mohon bersabar kepada semua yang telah dirugikan dalam perang ini. beri kami waktu satu bulan untuk memulihkan diri, setelah itu kami akan memperbaiki semua kerusakan." begitulah jawaban singkat dari sir near kepada warga yaman
ada banyak orang yang menganggap the hunter tidak becus dalam menjalankan tugasnya. namun banyak juga yang berpikir positif.
"para pemburu sudah berjuang mati matian untuk melindungi kita dari black leaves! kenapa kalian malah memaki mereka!"
"cuma karena satu kota hancur, bukan berarti seluruh negeri akan runtuh! lagipula sir near sudah berjanji akan memperbaiki semua kerusakan."
"bersabarlah dulu, rumah dan mata pencaharian saya juga berada di kawasan cairan korosif itu."
"iya, sabar saja. tunggu satu bulan lagi."
begitulah dukungan positif dari warga yaman. mereka mendukung melalui internet, berkat itu juga kemarahan warga yaman perlahan lahan mereda.
tugas the hunter selain menghancurkan black leaves juga harus memberi upaya maksimal untuk mendukung kemiliteran negeri yaman, mesir, arab saudi dan sekitarnya selaku aliansi mereka. negeri negeri timur tengah itu memberi tempat bernaung bagi the hunter yang tidak memiliki zona aman saat berperang dengan black leaves.
kembali ke waktu saat ini.
hendri teringat dengan kericuhan itu gara gara rapat yang sempat berlangsung ricuh.
"jam berapa sekarang, jick?"
hendri memberi nama anjing robotnya jick.
[jam 9 malam] jick bisa menjawab pertanyaan hendri dengan bahasa manusia. robot anjing itu sekarang lebih canggih setelah diupgrade oleh profesor graham.
beberapa upgrade yang dilakukan adalah penambahan kepingan baca cair (mobilium) ke inti robot jick agar tidak bisa dihancurkan, modifikasi tanaman pada kerangka dalam jick agar hendri bisa melihat sekitarnya melalui jick, pemberian sistem AI mini pada leher jick yang berfungsi sebagai mesin tanya jawab dan curhatan hendri dan yang terakhir penambahan sistem kamuflase yang membuat jick bisa menyelinap diantara musuh tanpa terlihat.
sayangnya semua perbaruan pada jick tidak bisa digunakan oleh hendri karena dia tidak pernah bertarung lagi sejak perang di yaman.
"masih jam 9 tapi aku sudah sangat mengantuk. apa aku kebanyakan makan?"
[tidak tuan graham, anda hanya kelelahan] jawab jick
"begitu. teruskan seperti itu jick. jangan menjawab pertanyaanku dengan jawaban yang seperti studi ilmu kedokteran seperti sebelumnya."
[dimengerti tuan graham]
__ADS_1
"haaahhh... akhirnya.. setelah berbulan bulan aku memandangi orang orang yang bekerja di balik komputer akhirnya hari ini aku akan pergi ke lapangan lagi."
"siapa saja yang yang pernah aku hadapi semenjak menjadi assault nyarla? icarus, perompak, ripe, hunter, black leaves, dan sekarang aku akan menghadapi kitsune penjual organ manusia."
hendri tergabung di tim penyerang 2 bersama dengan north untuk menghadapi kitsune. malam ini mereka akan pergi untuk menyusup ke wilayah kitsune yang diduga berada di tengah kota yokohama.
saat hendri sedang tenggelam dalam imajinasi pertempurannya north datang membawa seseorang yang akan jadi rekan hendri.
"hei graham, buka pintunya! ada seseorang yang harus kau temui!"
hendri membuka pintu, dibantu dengan jick hendri sekarang bisa membuat kopi walaupun matanya buta.
"siapa orang yang harus aku temui itu, hunter north?"
"harusnya kau letakkan tanaman sebanyak banyaknya disini agar kau bisa melihat, graham"
"aku tidak terpikir soal itu, soalnya aku memiliki jick."
"baiklah, maaf aku memprotes seleramu."
"seperti yang dikatakan komandan spiral, kau juga mendapat asisten karena kau juga bagian dari kekuatan tempur utama di operasi ini. ini dia orangnya.. "
"selamat malam, hunter graham. saya elena, kita pernah bertemu sebelumnya."
"??"
"maaf, saya tidak ingat dimana kita pernah bertemu."
"oh ya, saya ingat! anda elena yang berasal dari rusia kan!"
"betul! nama lengkap saya Elena Astrea."
"astrea?"
north meninggalkan hendri dan elena. lalu keluar dari ruangan hendri. sementara hendri terdiam sejenak saat mendengar nama belakang elena.
"ada yang salah hunter graham?" tanya elena
"apa anda kenal dengan lucy astrea?"
"hah! anda kenal dengan lucy astrea? dia adik saya."
"adik! benarkah? apa lucy pernah mengatakan dia punya kakak sebelumnya?" hendri berusaha mengingat tentang lucy namun dia tidak bisa mengingat semua tentangnya.
"uhh.. payahnya aku.. " gumam hendri di dalam hatinya.
elena lalu menceritakan tentang lucy.
"adik saya lucy astrea, mendaftar menjadi hunter lapangan tahun lalu tapi dia gagal karena nilainya tidak mencukupi."
__ADS_1
"ternyata anda memang benar kakaknya lucy, hunter elena. saya adalah ketua tim lucy saat ujian masuk hunter, saya melakukan banyak kesalahan waktu itu, akibatnya dari 6 orang anggota tim hanya saya saja yang berhasil lulus."
"....."
saat mengingat lucy, hendri teringat dengan lixia yang nyaris mati di awal ujian dan bianca serta avier yang terus mendukungnya. kalau eden burg tidak perlu dibahas dia hanyalah seorang kampret.
"maaf, saya tidak bisa membawa dia lulus menjadi hunter lapangan seperti saya."
elena menanggapi permintaan maaf hendri dengan baik.
"anda rendah hati. berbeda sekali dengan para bangsawan yang pernah saya temui sebelumnya." puji elena
"sekali lagi maaf.. "
suasananya menjadi canggung, untungnya elena pandai mencairkan suasana.
"tidak apa apa tuan graham. ngomong ngomong anda bisa bicara tanpa membuka mulut ya.. "
"saya tidak bisa bicara melalui mulut.. saya bicara dengan alat bantu ini." ucap hendri sambil menunjukkan alat kecil yang tertancap di lehernya.
"pasti sakit sekali."
"iya sedikit sakit saat alat ini ditanamkan."
"padahal sebenarnya memang sakit sekali." gumam hendri
"oh ya, saya kemari tidak hanya untuk membahas soal operasi tapi juga untuk berteman. saya membawa kue manju untuk kita makan bersama."
elena meletakkan barang bawaan yang sedari tadi dipegangnya dan meletakkan belasan kue manju di atas meja.
"kue manju adalah kue tradisional jepang. sudah lama saya ingin mencicipinya, tapi ketimbang makan sendiri saya lebih suka makan bersama. nah, ini untuk anda.. "
"apa anda tidak terlalu mencolok saat memberi kue sebanyak ini? kita sedang dalam misi kan." ucap hendri
"saya mendapat identitas palsu sebagai karyawan di toko kue. jadi tidak akan ada yang curiga, apalagi saya bekerja cukup rajin disana."
"selamat makan.. "
elena mulai mengunyah kue manju satu persatu, dia makan dengan 2 tangan seperti sedang mengunyah hamburger, sedangkan hendri tampak terganggu oleh sesuatu. hendri memanjangkan kukunya lalu mematahkannya.
"anda ingin melakukan apa tuan graham?" tanya elena
"menyingkirkan penguntit"
Syuuung
hendri melesatkan kayu dari tangannya dengan dua jari ke pintu depan. kekuatan sentilan hendri ternyata cukup kuat, kayu yang melesat itu bisa menembus pintu meskipun hanya setengah saja. di balik pintu itu ada seorang pria berjas yang menguping hendri dan elena.
"hei kau! yang berada di balik pintu!"
__ADS_1
"kenapa kau menguntit kami?"
..........