
Disaat pasukan Hunter melawan Terran di Jepang, pasukan Black Leaves melawan Valkyrie di kawah besar Washington.
Arlong tidak terlihat di medan perang. Hanya ada Kraken, Swordfish dan Hydra si pria bertindik yang ditemui Hendri di eropa waktu membentuk aliansi.
Tim senjata berat menemukan pintu ke bawah tanah.
Tidak salah lagi. Pintu itu pasti menuju ke tempat persembunyian Valkyrie. Ucap Echidna. Wanita ular itu mengambil alih kursi Komando sementara Arlong mempersiapkan dirinya.
Beberapa saat kemudian terdengar suara ledakan dari dalam pintu masuk ke ruang bawah tanah.
Echidna mencoba menghubungi tim senjata berat namun tidak ada jawaban.
Echidna lalu memerintahkan Kraken untuk menghancurkan pintu masuk.
Dia pun melakukannya. Kepulan asap membumbung tinggi ketika pintu di buka. Saat Kraken melihat ke dalam lubang gelap itu dia melihat tim senjata berat menaiki tangga bergantian bersama segerombolan wanita.
"Lapor Komandan Kraken. Kami tidak menemukan apapun di bawah sana, selain dari para wanita ini." Lapor ketua tim senjata berat.
"Ledakan apa itu tadi?" Tanya Kraken memastikan.
"Itu ledakan kompor gas pak! di bawah sana ada bunker rahasia berperabotan lengkap."
"Hmm... aneh."
Kraken mencurigai para wanita. Lyord si Mystic Fox pun menawarkan diri untuk memeriksa tubuh para wanita itu.
Aneh, bukankah Mystic Fox sedang membantu pasukan Hunter di Jepang?
Swordfish menyarankan untuk mengebom kawasan ini. Echidna menyetujuinya. Pasukan Black Leaves ditarik mundur dan kawah itu pun diledakkan dengan bom nuklir.
Blaarrr!!! Suara ledakan dari kejauhan.
Merasa tidak menemukan apapun Echidna ingin menghubungi markas The Hunter. Namun tiba tiba saja Valkyrie muncul di belakang mereka.
Valkyrie berusaha mengambil alih tubuh Echidna. Echidna yang menyadari dirinya disihir pun berusaha bertahan.
Kepalanya dipenuhi asap, dia merasa akan kehilangan kesadaran sebentar lagi.
"Apa yang terjadi padaku??" Ucap Echidna. Para prajurit yang melihat Echidna bertingkah aneh pun langsung berusaha menolongnya.
Karena mereka sudah diberitahu oleh Red Witch perihal atribut sihir milik Valkyrie. Yaitu Mind Control yang bersifat 'Tidak terpatahkan' kepada wanita. Maksudnya sihir pengendali pikiran itu hanya bisa dilakukan kepada wanita.
Untuk itu Red Witch menyarankan kepada Arlong untuk tidak membawa prajurit wanita dalam misi ini. Namun Arlong tidak mengindahkannya dan tetap membawa prajurit wanita ke medan perang.
"Komandan Echidna terkena sihir pengendali pikiran! Cepat tolong dia!"
Jleb!
Echidna menusuk perutnya sendiri dengan pisau berteknologi pendeteksi sihir pemberian The Hunter.
Menusuk perut untuk dapat mendeteksi sihir. Echidna merasa ditipu oleh The Hunter.
Karena menerima damage yang cukup besar, pengaruh sihir Valkyrie pun lepas dan sekarang Black Leaves dapat melacak Valkyrie.
Energi sihir Valkyrie cukup unik. Karena mempengaruhi aliran darah orang yang dirasukinya. Hal ini juga berarti Echidna dapat mati kapan saja oleh Valkyrie.
"Aku sudah berkorban. Sekarang temukan penyihir itu!" Perintah Echidna kepada ketiga Komandan divisi.
"Maaf Komandan. Tapi alat pelacaknya ada di tanganmu. Kaulah yang harus menemukannya." Jawab Swordfish sembari menghela nafas panjang.
Tanpa pikir panjang Echidna menyalakan alat itu dan melacak aliran sihir Valkyrie. Betapa terkejutnya ia saat mengetahui aliran sihir tertumpuk di atas pesawat induk yang dia naiki.
"Dia di atas!"
Graaakkhh!!!
Sebuah tangan manusia raksasa menghantam badan pesawat.
Itu adalah Valkyrie. Dia dibantu oleh Fairy sebelumnya untuk naik ke atas pesawat induk Black Leaves.
__ADS_1
Valkyrie menghancurkan komponen apung pesawat induk Black Leaves. Dia sangat marah mengetahui pengkhianatan Arlong. Anak yang dulu dia selamatkan sekarang berbalik melawannya. Sayang sekali Arlong tidak ada disini untuk melihat kemarahan dan kekecewaan Valkyrie.
Valkyrie memukul badan pesawat dengan keras hingga berlubang. Lewat lubang itu Echidna naik ke atas pesawat.
Echidna berhadapan langsung dengan Valkyrie di atas pesawat yang akan segera jatuh.
Merasa yakin dirinya akan gepeng jika mendekat, Echidna pun menembak Valkyrie dengan pistol berpeluru nuklir.
"Matilah kau Valkyrie!!!" Teriak Echidna.
Valkyrie berlindung di balik tangan raksasanya.
Karena pertarungan di udara tidak menguntungkan ditambah komponen apung pesawat rusak, pilot pun terpaksa mendaratkan pesawat dengan cara manual. Akibatnya pesawat besar itu menghantam tanah hingga menimbulkan kobaran api di rodanya.
Echidna terjatuh dari pesawat dan ditangkap oleh Swordfish.
"Ini gawat. Di dalam pesawat ada banyak hulu ledak. Termasuk bom anti materi. Jika dia mendapatkannya, kita semua akan hancur."
"Belum lagi, kekuatan sihir yang tidak masuk akal itu akan menurunkan moral pasukan kita."
"Ini benar benar gawat, bagaimanapun caranya kita harus menang, walau harus bekerja sama dengan The Hunter. Agar Black Leaves tidak hanc-"
Swordfish menutup bibir Echidna dengan jarinya. Lalu berucap dengan lembut guna menenangkannya.
"Iya, iya, aku tahu itu. Jangan pesimis seperti itu. Arlong saat ini sedang meng-upgrade dirinya. Kami akan menahannya selama mungkin."
"Pakailah ini."
Swordfish memberikan penyumbat telinga kepada Echidna.
"Arlong mendapatkan penyumbat telinga itu dari si Penyihir pengkhianat (Red Witch). Dia bilang kita harus berhati hati dengan teriakan Valkyrie. The Hunter memiliki metode khusus untuk bertahan dari teriakan itu, sementara kita menggunakan penyumbat telinga."
Echidna memasang penyumbat telinga itu. Lalu bagaimana dengan Swordfish?
"Bagaimana denganmu?" (Echidna)
"Aku tidak membutuhkannya. Karena teriakan itu hanya berpengaruh pada wanita."
Valkyrie pun jurus andalannya yang sedari tadi dibicarakan oleh Swordfish dan Echidna.
Yaitu 'gelombang kegilaan' teriakan yang sangat nyaring.
Seperti yang dikatakan Red Witch, teriakan Valkyrie menargetkan kaum hawa. Itu adalah atribut sihir yang unggul. Salah satu yang paling unggul di banding pembawa bencana lainnya.
Semua wanita yang mendengar teriakan Valkyrie menguap seperti balon. Tidak terkecuali para Nyarla wanita.
Setelah tubuh mereka membengkak, bagian dalam tubuh mereka ditarik keluar sementara kulit luarnya berpindah ke dalam. Tulang rusuk mereka patah satu persatu menjadi jajaran gigi yang tajam. Mata mereka keluar. Dan mereka berjalan kayang. Singkatnya mereka mati dan berubah menjadi monster.
Mereka menyerang para prajurit pria. Membunuh mereka dengan cara yang sadis.
Echidna menyaksikan kejadian itu langsung dari hp nya. Beruntung dia tidak ikut bertransformasi. Pasti karena penyumbat telinga ajaib pemberian Red Witch.
"Yang benar saja. Kau bertahan dari pengaruh sihirku dengan penyumbat telinga?" Valkyrie merasa terhina.
Dia melompat ke Swordfish dan Echidna, mengarahkan tangannya yang besar, bermaksud menggilas kedua orang itu.
Beruntung Kraken cepat cepat menghentikannya. Dia punya tentakel yang tidak kalah besar untuk menangkap tubuh utama Valkyrie yang masih seukuran manusia.
"Tetap pada rencana awal! kita bius dia!" Perintah Echidna.
Sesuai rencana, Black Leaves akan menangkap Valkyrie. Swordfish, Kraken, dan Echidna pun berhadapan dengan sang penghulu penyihir.
Di hadapan kekuatan yang asing bagi umat manusia, Swordfish menyerang tanpa pikir panjang.
Dia masuk ke mode tempur yang membuat sekujur tubuhnya ditutupi garis hijau. Lalu bergerak dengan sangat cepat ke samping Valkyrie.
Bwossh!
Pedangnya mengenai bahu kanan Valkyrie. Swordfish menebaskan pedangnya lagi dengan kuat dan sangat cepat.
__ADS_1
Valkyrie yang tidak memiliki pertahanan pun dicabik cabik oleh Swordfish.
Swordfish memasang kuda kuda layaknya seorang pendekar pedang. Dia melakukan satu ayunan kuat. Mata pedangnya pun memanjang seperti pecut.
Dengan pedang yang fleksibel itu, Swordfish berhasil menebas wajah Valkyrie.
Penyihir itu pun semakin marah. Dia memanggil para monster yang sedang mukbang di dalam pesawat.
Echidna memberi perintah genosida ke semua monster itu. Kenapa disebut perintah genosida? karena bisa jadi para monster itu masih bisa diselamatkan. Namun karena situasi tidak memungkinkan terpaksa mereka dibantai.
Kraken dan Mystic Fox turut melindungi Echidna.
Swordfish mengejar Valkyrie yang melarikan diri.
Dimana mana adalah tempat terbuka. Kemana dia ingin pergi? pikir Swordfish.
Tanpa Swordfish sadari Valkyrie sengaja lari menjauh guna memancingnya menjauh dari pasukannya. Swordfish terlambat menyadari hal ini. Dia menginjak ranjau yang terpasang di tanah.
Untung saja reflek cepat sehingga bisa menghindari ledakan itu. Tetapi naasnya dia terkena pukulan telak dari Valkyrie.
Saking kuatnya pukulan Valkyrie, Swordfish sampai terdorong hingga ratusan meter.
Kraken yang menyaksikan kejadian itu bergegas menghampiri Swordfish.
Swordfish masih hidup. Tetapi dia terluka cukup parah.
Tenaga Valkyrie sangat besar. Walau serangannya terlihat remeh, tapi sekali kena bisa membuat seorang prajurit super tidak berdaya.
Swordfish memeriksa keadaan tulang rusuknya. Tampaknya patah beberapa. Ucapnya dengan santai.
Swordfish menarik pedang lainnya karena pedang pertama hancur terkena serangan barusan.
"Kau tidak apa apa?" ( Kraken )
"Kira harus secepatnya melumpuhkannya. Seharusnya sebentar lagi dia berubah menjadi raksasa." Swordfish menunggu momen Valkyrie berubah menjadi titan.
Sementara itu Echidna tidak kuasa membunuh mantan anak buahnya.
"Komandan..." Panggil salah satu monster dengan lirih.
Mystic Fox membunuh monster itu, juga meneriaki Valkyrie memintanya untuk fokus.
"Sadar Komandan!! mereka bukanlah rekan rekan kita!! mereka berada di surga sekarang!!"
Mendengar itu beban hati Echidna sedikit berkurang. Membunuh musuh adalah hal biasa di medan perang. Tapi membunuh rekan tidak.
Echidna terpaksa menghabisi para prajuritnya.
Swordfish dan Kraken menyerang bersama sama.
Lagi lagi Valkyrie hanya bertahan menghadapi serangan mereka berdua.
Tidak lama kemudian Hydra si Komandan divisi 2 yang baru join ke pertempuran. Dia ikut menghadapi Valkyrie dengan menembakkan bola api melalui mulut naganya.
Valkyrie terkejut melihat kemunculan Hydra. Nyarla naga? apakah itu mungkin? Valkyrie menerka nerka jenis hewan Hydra.
"Kalian lemah sekali." Hydra mengejek Swordfish dan Kraken.
"Minggirlah dua orang idiot! aku akan membakarnya!" Ujar Hydra.
Namun alih alih menjauh, Kraken justru mendekat untuk menahan Valkyrie.
Kraken berhasil menahan Valkyrie dan Hydra pun menembak keduanya dengan laser api.
"Jangan mati yah, Kraken." Ujar Hydra sembari memperbesar semburan apinya. Itu baru satu kepala Hydra.
Dari kejauhan sesuatu yang besar mendekati kawah Washington. Sesuatu yang sangat sulit untuk dilawan.
.......................................................................................
__ADS_1
Jangan lupa tekan like dan taruh novel ini di rak buku kesayangan kalian. 😄
.......................................................................................