
si topeng kappa membawa mereka ke tepi sebuah jurang.
"disinilah tempat permainannya."
"permainan? tadi kau bilang ujian!"
"ujian ataupun permainan tidak ada bedanya dalam hal ini, karena bagiku keduanya sama sama menyenangkan."
para hunter bingung dengan maksud perkataan si topeng kappa. si topeng kappa lalu menunjuk hendri..
"kau yang bukan manusia dilarang ikut bermain. apa kau manusia pohon yang sedang dikejar kejar oleh black leaves? ahh.. lupakan soal itu, yang jelas kau tidak boleh ikut permainan ini."
"hunter assault tetaplah disini!" perintah spiral.
si kappa pun menjelaskan permainannya.
"permainnannya sederhana. turunlah ke bawah sana dan temukan sebuah brankas besi berisikan sebuah pistol dan satu set peluru nya."
"ada apa di bawah sana?" north bertanya.
"kalian akan tahu saat menginjakkan kaki di bawah sana. ini adalah permainan mencari harta karun jadi tidak perlu takut akan kematian."
di tepi lembah itu sudah disediakan sebuah tangga besi yang dulunya digunakan oleh tim ekspedisi.
para hunter turun bergantian ke kedalaman 190 meter.
"tangga besi... si kappa itu pasti berbohong tentang tidak perlu takut mati." keluh north.
"berhati hatilah saat sudah di bawah sana! jurang ini sebenarnya terbentuk oleh ledakan rudal saat perang dahulu. di bawah sana pasti ada radiasi yang tersisa." teriak komandan spiral yang ada di paling bawah.
"apa! kalau begitu kita tidak perlu turun komandan!!"
"aku akan turun lebih dahulu, tunggu komando ku! jika radiasinya tidak terlalu ganas kalian boleh turun!"
para pemburu turun dengan hati hati, sementara di atas hendri graham menunggu.
"pasti ada sesuatu yang berbahaya di bawah sana. lagipula siapa si kodok ini? apa dia bawahan torune isshin?"
hendri bergumam di dalam hatinya, tiba tiba si kappa mengalihkan pandangannya ke hendri. hendri yang merasa tidak nyaman mengalihkan matanya tapi tidak dengan kewaspadaannya. hendri mendengar kedatangan seseorang dari belakangnya, saat dia menggunakan kemampuan mata pohonnya sosok yang dirasakannya tiba tiba menghilang.
"apa yang barusan itu?"
si kappa hijau masih menatap hendri lalu berkata.. "sepertinya mereka sudah sampai di bawah."
kehadiran sosok yang sempat menghilang tiba tiba muncul lagi di samping kappa. sosok itu memakai topeng kappa yang sama tetapi berwarna merah.
"apa rencananya berhasil?"
"tentu saja, ternyata mereka bodoh."
kedua kappa itu tiba tiba menyerang hendri, sejak awal tujuan mereka adalah memisahkan hendri graham dari pasukannya. sekarang hendri berhadapan dengan 2 pria bertopeng kappa yang satu berwarna hijau dan satunya berwarna merah.
__ADS_1
"semoga saja bounty itu masih berlaku." ucap kappa merah.
"kenapa kalian menyerang ku??"
"beberapa bulan yang lalu arlong membuat pengumuman, barang siapa yang bisa menangkap assault nyarla akan mendapat imbalan yang besar."
"kami tidak tahu apa bounty itu masih berlaku, tapi tidak ada salahnya menangkapmu terlebih dahulu kan?"
"tapi kami datang dengan damai untuk bertemu torune isshin." ucap hendri.
"torune isshin sudah pergi. kalian terlambat, dia sudah menjadi bagian dari pasukan pemerintah."
"apa?? apakah yang kau katakan itu benar??" hendri tidak percaya begitu saja dengan ucapan kedua orang asing itu.
si kappa hijau menyerang hendri lagi tapi serangannya berhasil dihindari dengan mulus.
"banyak omong! kami sudah berbaik hati memberitahu mu, sekarang jadilah sumber uang untuk kami!"
braaakk!!
si kappa hijau terlempar menghantam pepohonan setelah terkena tendangan hendri.
"kalau benar torune isshin sudah bergabung dengan pasukan pemerintah... berarti tidak masalah kalau aku menghabisi kalian kan?"
hendri melempar jick ke jurang untuk memberitahu komandan spiral dan yang lainnya.
"aku tidak tahu kalau assault nyarla sekuat ini."
"aku bukan assault nyarla, aku bagian dari the hunter."
"aku bilang bukan!!"
hendri menyerang, si kappa merah melemparkan bom geger otak yang menjadi senjata andalannya.
hendri tidak sempat menghindarinya, dia pun terkena gelombang suara yang membuatnya tidak bisa menahan berdiri.
getaran yang dihasilkan granat itu membuat bebatuan yang ada di tepi jurang jatuh ke bawah, si kappa hijau kembali dengan membawa sebuah katana di tangannya.
si kappa merah melemparkan granat geger otak lagi.
"padahal aku ingin membalas tendangan nya tadi!" ucap kappa hijau dengan marah.
"kalau mau membalas seharusnya kau balas dengan tendangan juga jangan menggunakan katana.. " sahut si kappa merah.
si kappa hijau ingin menebas hendri dengan katananya namun tebasannya meleset karena sesuatu muncul di bawah kakinya yang menyebabkan dia kehilangan keseimbangan.
"apa itu? akar pohon?"
si kappa merah kebingungan melihat akar pohon bisa bergerak, dia memalingkan wajahnya namun terlambat, tombak kayu menancap tepat di dada kirinya.
si kappa merah roboh, sementara kappa hijau berhasil menepis tombak yang di arahkan padanya.
__ADS_1
"aku kira si merah ini kuat ternyata dia hanya badut." ejek hendri.
si kappa merah diam membatu, sepertinya dia sudah mati. kappa hijau menebaskan pedang nya lagi tapi bukan kepada hendri melainkan ke tangga besi. dia ingin menghancurkan jalan kembali untuk para hunter, jaraknya terlalu jauh sehingga hendri tidak sempat mencegahnya.
"sekarang pasukanmu tidak akan bisa keluar dari sana."
"jangan meremehkan pasukanku kodok brengsek!!"
si kappa hijau tertawa sendiri. hendri keheranan melihat tingkahnya. si kappa hijau pun berkata..
"kau kira di bawah sana hanya ada lumpur? jurang ini terbentuk oleh ledakan rudal yang dikirim black leaves 3 tahun yang lalu. di bawah sana ada radiasi dan terutama hewan hewan yang terpapar radiasi."
"radiasi bukan ancaman untuk kami." sahut hendri.
"sedangkan untuk hewan yang terpapar radiasi aku tidak mengerti maksudnya apa."
"kalau kau turun ke bawah sana juga kau pasti akan mengerti!!"
si kappa hijau menyerang dengan membabi buta. dia menggunakan katana yang bisa memancarkan suhu sangat panas.
"model senjata ini sudah sering aku hadapi belakangan ini. tapi ada yang aneh, kenapa tidak belum ada yang datang? padahal seharusnya masih ada sisa tangga di pertengahan jalan. north atau komandan spiral pasti bisa naik dengan kekuatan nyarla, tapi kenapa mereka belum datang juga?"
hendri bisa dengan mudah menangkis semua serangan kappa hijau dengan menggunakan gauntlet yang sudah diperbaiki.
kappa hijau semakin kesal saat akar akar pohon terus bermunculan mengganggu pijakannya. disaat itulah hendri menutup jarak lalu meninju kappa hijau dengan tinju super besar nya. si kappa hijau berhasil menahan nya dirinya agar tidak terpental meskipun tubuhnya sangat sakit setelah terkena serangan itu.
"sial!! aku harus mengambil granat geger otak itu untuk mengalahkan."
hendri yang punya pendengaran tajam mengambil granat geger otak yang dimiliki oleh si kappa merah.
"terima kasih untuk sarannya." ucap hendri sambil mengangkat granat dengan maksud mengejek kappa hijau.
si kappa hijau diam membatu lalu tiba-tiba sebuah serangan yang kuat menghantam hendri dari belakang.
saking cepat dan serangan itu, hendri sampai terkejut dan lupa cara mengendalikan ekornya saat terhempas.
"muncul satu lagi? kali ini topeng hitam."
kappa dengan topeng berwarna hitam menunjukkan dirinya, dia memakai sarung tangan besi di tangan kanannya dan memegang katana api di tangan kirinya. badannya lebih kecil dari kappa merah dan hijau tapi kekuatannya jauh lebih besar.
"apa apaan itu!" hendri mempersiapkan diri dan semua teknologi tempur yang dia miliki.
"akhirnya kau datang juga sepupuku." ucap kappa hijau.
"apakah dia sumber uang kita?" tanya kappa hitam.
"benar. ayo bersama sama kita tangkap makhluk ini dan kita balaskan kematian sepupu kappa merah."
2 lawan satu, tapi hendri berada di dalam hutan yang dikatakan oleh icarus merupakan medan tempur yang paling menguntungkan untuk assault nyarla.
"kalian mau menangkapku? kalau begitu majulah sebelum aku yang maju!"
__ADS_1
para pemburu yang berada di dasar lembah tidak bisa naik ke atas karena penglihatan mereka semua tiba tiba menjadi gelap gulita. mereka terpapar radiasi yang mengganggu saraf mata mereka.
..........