
Waktu demi waktu telah terlewati. Yang tadinya hari kini berganti menjadi bulan. Tak terasa sudah 3 bulan lamanya sejak Noah dan Luna terakhir kali pergi berlibur bersama.
Kini hubungan keduanya semakin dekat. Noah dan Luna beberapa kali melakukan kencan bersama. Mereka pergi makan malam di restoran, menonton bioskop, nongkrong dan ngopi-ngopi cantik di cafe, memancing dan bermain golf di akhir pekan, adalah deretan aktivitas yang rutin mereka lakukan dalam beberapa bulan terakhir.
Sungguh manis bukan kencan ala mereka berdua? Setidaknya itu menurut persepsi Luna. Karena sebaliknya, Noah tak pernah menganggap hal ini sebagai kencan, melainkan pergi biasa selayaknya teman pada umumnya.
"Mas, jadi jemput aku enggak hari ini?" ucap Luna dalam panggilan teleponnya dengan Noah.
"Jadi Lun, kamu emang udah selesai belanjanya di supermarket?"
"Aku lagi di kasir ini, udah bayar juga.."
"Ini aku udah dekat kok, udah mau masuk ambil karcis!"
"Oke Mas..aku langsung keluar aja ya..." Luna menutup teleponnya.
Tak lama setelahnya, Noah tiba di depan pintu masuk supermarket. Dia melihat Luna yang agak kerepotan membawa tentengan banyak, belum lagi ada beberapa tas kresek yang masih ada di trolley sampingnya.
Noah kemudian membantu Luna memasukkan belanjaan-belanjaan tersebut ke dalam bagasi mobil, dan mengembalikan trolley ke tempat semula ketika sudah selesai.
"Kamu belanja apa aja tuh, banyak banget? Udah kayak mau nimbun persediaan buat beberapa bulan!" ucap Noah sembari melirik Luna sekilas.
"Itu semua kan belanjaannya Tante Adelia, Mas! Aku beli karena lihat di list yang dikasih Tante. Tapi wajar juga sih kalau kebutuhannya banyak, kan ini semua buat persiapan acara gender reveal party untuk baby-nya Kak Isabelle. Otomatis yang dibeli ya banyak!" jelas Luna.
"Iya deh iya..." Noah mengalah.
Besok lusa, Isabelle akan mengadakan pesta di rumah kebesaran Jonathan Clerk. Dalam rangka untuk mengungkapkan gender anak keduanya sekaligus merayakan 7 bulan kehamilannya, agar calon bayi dan ibunya senantiasa diberi kesehatan dan kelancaran saat persalinan nanti.
25 menit menempuh perjalanan, akhirnya Noah dan Luna tiba di rumah Daddy Jo dan Mommy Adelia.
"Hai sayang....yang ditunggu-tunggu akhirnya datang! Gimana, barangnya dapat semua kan?" tanya Mommy Adelia yang sudah berdiri tegak di pintu masuk.
"Dapet kok Tan, semua yang ada di list udah aku beli. Beres!" ucap Luna riang.
"Aduhh..senangnya, makasih ya Luna sayang..udah mau bantuin Tante! Jadi ngerepotin nih," Mommy Adelia menggiring Luna untuk masuk ke dalam rumah.
Noah memerintahkan para pelayan di rumah untuk membawa masuk barang belanjaan dan menatanya rapi di lemari kabinet dapur.
__ADS_1
"Tante lagi bikin apa nih? Wanginya sampai kesini-sini!" Luna melihat banyak kue kering yang berjajar rapi diatas kitchen island.
"Ini lho, Tante lagi percobaan bikin cookies untuk camilan besok lusa. Mau coba enggak, rasain dulu enak atau enggak..terus apa yang kurang?" Mommy Adelia menawarkan.
"Enggak dulu ya Tan, aku masih kenyang banget..perutku penuh rasanya! Nunggu turun dulu makanannya, baru nanti aku ambil ini deh..hihihi.." Luna terkekeh.
Saat di supermarket tadi, Luna kelaparan dan membeli banyak makanan disana sehingga perutnya terasa kenyang sekarang.
"Oke deh, nanti Tante bungkusin ya buat kamu..bawa pulang, kasih juga buat teman kamu itu--Friska!"
"Siap Tante cantik, makasih banyak.."
"Sama-sama sayang.." Mommy Adelia memeluk Nadine dari samping dan menempelkan pipinya pada wajah Nadine.
Tidak hanya Noah dan Luna yang dekat, hubungan Luna dengan keluarga Noah pun sudah sangat akrab. Beberapa kali mereka liburan bersama di luar kota meski Noah tak ikut serta. Luna merasakan hangatnya sebuah keluarga jika bersama mereka.
Daddy Jo dan Isabelle juga menyambut kehadiran Luna di keluarga mereka dengan tangan terbuka. Terutama Isabelle, senangnya bukan main. Dia merasa seperti punya adik perempuan yang selama ini tidak dimilikinya.
"Hmmm..Mommy kalau sudah ada Luna, aku selalu dicuekin!" keluh Noah yang berjalan menghampiri keduanya.
"Dihh..kamu sudah berumur gini masih aja cemburu! Enggak cocok sama umur!" omel Mommy Adelia.
"Halo Kak, baby-nya sehat-sehat kan?" Luna bercipika-cipiki dengan Isabelle.
"Sehat Lun, ini lagi aktif-aktifnya gerak..ketendang mulu akunya!"
Luna mengelus-elus lembut perut Isabelle.
"Kak, persiapan gender reveal party udah berapa persen rampung?" Noah bertanya.
"Udah selesai semua kok dek, besok GR untuk rangkaian acaranya sekaligus simulasi," jawab Isabelle.
"Ada yang perlu aku bantu lagi enggak? Mumpung aku free.."
"Kayaknya ada sih dek..tapi apa ya?" Isabelle mencoba mengingat-ingat.
Selama masa kehamilannya yang kedua, Isabelle seringkali jadi pelupa.
__ADS_1
"Oh iya dek...aku ingat! Itu..aku boleh minta tolong enggak kamu jemput Bi Santi? Harusnya aku jemput beliau tadi siang, tapi karena enggak ada yang bisa disuruh karena orang-orang rumah pada repot mendekor...batal deh jadinya!"
"Hah?? Bi Santi??" Noah tercengang.
"Iya..Bi Santi, orang yang dulu pernah mengasuh Chloe pas masih kecil sampai usia 4 bulan. Rencananya Kakak pengen memperkerjakan dia lagi untuk merawat baby nomor 2 kakak!" terang Isabelle.
"Waduh Kak, rumahnya dia jauh banget..malas jemputnya! Kalau itu mending suruh supir ajalah!" Noah berubah pikiran.
"Eh jangan...Bi Santi itu masih ada hubungan saudara jauh sama kita! Enggak enak kalau suruh supir, mending kamu yang jemput!" ucap Isabelle.
"Kamu gimana sih Noah, katanya tadi nawarin apa yang perlu dibantu..pas disuruh malah mundur! Bingung ah.." Mommy Adelia ikutan kesal.
"Aku temenin deh Mas kesananya, mau enggak?" Luna mencoba menengahi. "Nanti perginya tetap pakai supir, tapi kita berdua ikut jemput...gimana?"
Mommy Adelia dan Isabelle saling memandang satu sama lain dan tersenyum-senyum sendiri. Bagi mereka, ini kesempatan bagus supaya Luna dan Noah semakin dekat.
"Udah sana Noah, mumpung ada yang menemani! Kamu sama Luna yang pergi berdua...jemput Bi Santi!" Mommy Adelia mengompori.
Noah menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal, "Iya..iya.."
Noah terpaksa menuruti, tidak akan ada gunanya berdebat dengan Mommy dan Kakaknya yang cerewet.
"Lun, aku mandi dulu ya..gerah ini! Habis mandi langsung berangkat kita.." ucap Noah.
"Oke Mas, aku juga mau bersih-bersih dulu! Numpang kamar mandinya boleh kan Tante?" tanya Luna pada Mommy Adelia.
"Boleh dong sayang, kamu nanti pinjam bajunya Isabelle aja buat ganti..."
"Makasih Tante!" sahut Luna.
Noah segera naik keatas menuju kamar lamanya untuk mandi dan bebersih. Hal yang sama dilakukan Luna, Mommy Adelia telah menyiapkan kamar tamu spesial untuk Luna.
Sebab dalam beberapa hari kedepan, Luna akan menginap disini untuk bantu-bantu acara pesta gender reveal yang dilaksanakan Isabelle.
***
Jangan lupa untuk memberi like, vote dan hadiah ya..agar author lebih semangat dalam berkarya 😊 Terima kasih semua.
__ADS_1
Sempatkan juga untuk membaca karya author yang lain ya, judulnya "Favorite Sin", di apk ini juga kok. Terimakasih.