
Kesempatan bulan madu ini benar-benar dimanfaatkan Noah dan Luna dengan baik untuk saling mengenal satu sama lain karena sebelumnya mereka ini menikah tanpa berpacaran.
Tak hanya sibuk dengan aktivitas ranjang saja, kegiatan mereka juga diselingi dengan mengunjungi beberapa destinasi wisata di setiap negara yang menjadi tempat persinggahan liburan.
Luna begitu dimanjakan oleh Noah. Tak henti-hentinya Luna diajak berkeliling dan berbelanja sepuasnya oleh sang suami. Belakangan ini Luna terobsesi dengan mengoleksi postcard dan snowball dari tiap negara yang telah mereka kunjungi. Dan semua permintaan Luna itu selalu dikabulkan.
Ada hampir ratusan foto yang telah diabadikan oleh keduanya, baik menggunakan ponsel, kamera polaroid dan juga kamera berjenis SLR. Biasanya Noah begitu canggung kala harus berpose didepan kamera, apalagi menunjukkan public display of affection di muka umum. Tapi karena Luna kerap kali memaksanya, akhirnya Noah menuruti saja.
Setelah seharian berkeliling dari matahari terbit hingga terbenam, malamnya mereka akan pergi dinner di restoran atau hotel. Sudah menjadi rutinitas bagi Noah dan Luna setiap malam, kemudian dilanjutkan dengan pillow talk dan bercintaa sebelum tidur.
Ceko, Kroasia, Rumania, Bulgaria, dan Rusia adalah daftar 5 negara yang telah mereka kunjungi dalam kurun waktu 3 minggu terakhir ini. Dan saat ini Noah dan Luna sedang berada di Budapest--Hungaria, kota ke-6 sebagai lawatan terakhir mereka dalam perjalanan bulan madu ini.
"Mas, enggak kerasa ya, besok lusa kita udah harus pulang dan kembali ke rutinitas. Rasanya aku masih pengen berlama-lama disini deh.." tukas Luna seraya memainkan dagu Noah yang mulai ditumbuhi dengan bulu-bulu tipis.
Kini Noah dan Luna sedang asyik bersantai bersama di balkon, dengan posisi Noah yang memeluk Luna dari belakang. Mereka berpelukan hangat di sofa sambil menikmati secangkir teh hangat dan cookies.
Dari atas balkon sini, mereka dapat melihat pemandangan kota Budapest yang sedang turun salju. Kelap kelip kota masih tampak terlihat, mengingat sebentar lagi para warga lokal menyambut hari Natal.
"Kita udah hampir sebulan loh bulan madunya, sekitar 3 minggu 4 hari berkeliling kesana-kemari! Beli oleh-oleh dan belanja juga udah banyak, masa masih belum puas?" ucap Noah.
"Tetap aja Mas, kurang rasanya! Aku pengen terus-terusan liburan sama kamu...enggak mau pulang! Kita extend yuk!" rengek Luna.
"Tidak bisa Luna..aku harus kembali kerja, urusan kantor menumpuk karena aku tinggalkan selama satu bulan penuh. Kasihan dong Bagas dan Daddy Jo, yang kerepotan. Mereka udah aku bebankan pekerjaan selama kita bulan madu. Aku harus profesional." Noah menjeda ucapannya sejenak.
"Belum lagi, kita juga harus merayakan Christmas dengan Mommy dan Daddy, jadi mana mungkin extend! Aku sudah banyak agenda yang tertunda. Jadi harus dikebut sebelum akhir tahun. Mommy sudah punya rencana untuk mengadakan pesta dan makan malam bersama keluarga besar kita," lanjutnya.
__ADS_1
"Hmmm...iya juga sih Mas, kemarin Mommy sempat bahas juga sama aku untuk menggelar pesta. Disamping itu, gini banget ya resiko punya suami yang super sibuk!" gerutu Luna.
"Hey, kalau aku malas kerjanya, nanti kebutuhan sehari-hari siapa yang memenuhi coba? Aku kerja cari uang kan untuk membahagiakan keluarga kecil kita."
"Iya Mas, maaf ya karena aku udah bersikap egois. Aku seharusnya bisa lebih pengertian. Wajar kalau kamu sibuk, kamu sebagai CEO sekaligus pemilik perusahaan memiliki tanggung jawab yang besar di perusahaan. Banyak karyawan yang menggantungkan hidup mereka sama kamu."
"Nah itu tau, pintar deh istri aku!" Noah meremass pipi Luna dengan gemas.
"Aduhh...sakit ih! Kebiasaan deh, ini pipi selalu diuyek-uyek...sakit Mas!" Luna menghempaskan tangan Noah dengan segera.
"Habis kamu gemas! Pipi kamu ini lho, enak banget dibuat mainan! Jangan sedih lagi ya, kalau ada waktu senggang kita pasti akan liburan lagi. Kita kan udah tuh tour ke Eastern Europe, nanti giliran aku ajak kamu ke Western Europe. Kita goes to Perancis, Jerman, Belgia, Italia, Spanyol. Gimana?"
Luna membalikkan tubuhnya agar berhadapan dengan Noah. "Serius Mas?" tanya Luna dengan mata yang berbinar-binar.
"MAUUUUU!!!!" pekik Luna lantang saking semangatnya.
Noah menutup kedua telinganya. "Haishhh...keras banget sih suaranya! Telinga aku sampai mendengung!"
"Efek terlalu semangat nih! Aku jadi enggak ngantuk lagi..hihihi!" Luna cekikikan.
Noah kembali merengkuh pinggang Luna dan mengeratkan pelukannya.
"Kalau belum mengantuk, kita making love dulu gimana?" Noah menaik-naikkan alisnya.
Hari sudah mulai larut, dan udara malam semakin dingin. Cuaca yang seperti ini cocok sekali untuk cuddle dan membuat anak.
__ADS_1
"Boleh Mas...biar cepat jadi baby nya! Aku enggak sabar untuk kasih cucu buat Mommy dan Daddy!" sahut Luna.
Sebenarnya Noah sendiri tidak terlalu memaksa Luna untuk cepat-cepat memiliki anak, pikirnya semua tergantung dari Tuhan. Kalau belum waktunya diberi, maka Noah harus bersabar. Tapi jika Luna sudah mengandung dan mereka diberi kepercayaan untuk menjadi orang tua, maka Noah akan sangat bersyukur.
Berbeda dengan Luna yang memiliki keinginan untuk segera memiliki momongan, baginya ini akan menjadi hadiah terindah untuk Noah sebab ia tahu betul jika suaminya itu begitu mendambakan kehadiran seorang anak sejak lama.
"Good, ayo deh langsung...tapi kamu ganti dulu ya pakai lingerrie warna light baby blue yang aku belikan pas kita ke mall kemarin!"
Saat mengunjungi pusat perbelanjaan dua hari yang lalu, Noah memborong berbagai bikinii set, lingerrie dan pakaian dalamm dengan jumlah yang banyak untuk sang istri.
"Males ah, nanti kamu sobek lagi...kan sayang Mas, pakaian bagus-bagus tapi ujung-ujungnya dirusak!" Luna mengerucutkan bibirnya.
"Kan bisa aku beliin lagi, aku mau kamu pakai itu! Please...mau ya?" pinta Noah memelas.
"Ya udah deh, asal kamu senang! Soalnya kamu selalu bikin aku happy terus selama sebulanan ini.."
Noah mendaratkan kecupannya sekilas di bibir Luna. "Emang paling pengertian istri aku!
Tak butuh waktu lama lagi, Luna segera mengganti pakaiannya dengan lingerrie yang diinginkan oleh sang suami di kamar mandi. Dan setelah keluar dari sana, tak tanggung-tanggung, Noah langsung menerkam istrinya dengan buas dan mulai melakukan kegiatan percintaan panas untuk saling menghangatkan satu sama lain.
***
Jangan lupa kasih like, komen, hadiah, dan vote nya ya..supaya Author lebih semangat untuk up😊
Sempatkan juga untuk membaca karya author yang lain ya, judulnya "Favorite Sin", di apk ini juga kok. Terimakasih.
__ADS_1