
Jadi kapan Abang putus sama pacar Abang?
Pertanyaan dari Azizah seketika menghentakkan Akhtar, bagaimana tidak gadis di depannya ini sangat luar biasa menurut Akhtar, bertanya secara terang terangan wow sungguh bikin geleng geleng kepala, gadis yang di depannya ini benar benar, Akhtar memijit pelipisnya yang tiba tiba kepalanya terasa berdenyut...
"Jadi Bang Akhtar bagaimana, kapan Abang putus sama pacar Abang ? tanya Azizah lagi "
Saya tidak akan putus sama pacar saya jawabnya
"Loh kenapa bang ? kalau Abang putus sama pacar Abang kan bisa langsung pacaran sama Azizah, jelasnya lagi "
Nggak bisa, saya sayang sama pacar saya
Nanti kalau Abang sudah jadi pacar Azizah, aku yakin Abang juga bakalan sayang sama Azizah dengan menampakkan wajah polos
Bahas apa_an sih ? kok serius banget kayaknya, tiba tiba Bang Ilham datang memotong pembicaraan Azizah dan Akhtar di meja makan
Nggak apa apa kok Bang, cuman bahas tentang masa depan Azizah sama Bang Akhtar nanti jawab Azizah dengan jujur
Ada ada saja kamu Zah, jangan di dengerin Akhtar dia memang suka begitu, anaknya tidak tau diri timpal Bang Ilham lagi sambil tertawa renyah
Tidak apa apa bro..santai saja jawab Akhtar
Ayo lanjutkan makan kalian, setelah makan saya mau bicara sama kamu bro, ada hal penting timpal Ilham.
Akhtar pun hanya mengangguk mengiyakan.
-"Di ruang tamu"-
__ADS_1
Kenapa bro? tanya Akhtar setelah acara makan siang yang menegangkan tadi selesai
Eh duduk dulu bro, suruh Ilham, kemudian Akhtar duduk pas di depan Ilham, ini soal Adik aku bro, tadi tidak sengaja aku mendengar percakapan kalian di meja makan, maklumi yah bro dia memang begitu, masih anak anak jadi jangan di ambil hati yang tadi dia ucapkan, bagaimana tidak diambil hati dia ngucapin kayak serius begitu jawab Akhtar dalam hati , kemudian tertawa hehehe nggak apa apa bro saya maklum kok. setelah percakapannya dengan Ilham selesai Akhtar pamit untuk pulang.
Bang Ilham panggil Azizah, Bang Akhtar mana Bang ?
Sudah pulang dek, jawab Bang Ilham
Loh kok Abang nggak bilang sama Azizah sih ? kenapa harus bilang sama kamu Dek tanya Bang Ilham ? yah kan aku mau bareng pulang Bang, kamu kan bawa mobil sendiri, ngapain mau bareng sama Akhtar kamu tuh ada ada saja dek sambil mengusap kepala adiknya, ya sudah deh Azizah mau pulang saja ke rumah, loh bukannya Mama pulang sore? iyya tapi sekarang Azizah mau pulang rindu sama tempat tidur Azizah sambil melangkah keluar menuju pintu, anak ini benar benar yah sebenarnya Ilham bingung melihat Azizah adiknya ini sama sekali belum dewasa menurutnya tapi sudah tau tentang cinta ? benar benar anak zaman sekarang, hati hati ya dek, jangan ngebut ngebut teriak Bang Ilham setelah Azizah hampir menutup pintu aprtemennya...iyya bang iyya balas Azizah sebelum menutup pintu dengan berteriak juga.
_*Di kediaman keluarga Wijaya*_
*Assalamualaikum Ma'
Wa'alaikumus'salam*, eh anak gantengnya Mama baru pulang nak ? tanya Mama Nirmala kepada Akhtar
Terus kamu sudah makan nak? tanyanya lagi
Sudah Ma, Akhtar ke kamar dulu yah Ma, iyya nak jawab Mama Nirmala, setelah beberapa langkah akhtar berbalik Ma nanti kalau waktunya makan malam, makanan Akhtar di antar ke kamar saja ya Ma, Akhtar nggak turun makan sama Mama dan Papa , ada pekerjaan yang harus Akhtar selesaikan. Mama Nirmala hanya mengangguk.
Dikamar nampak akhtar baru keluar dari kamar mandi, Akhtar baru saja menyelesaikan ritual mandinya kemudian melangkah ke almari pakaiannya dan mengambil baju dan celana yang akan dia kenakan.
Setelah berpakaian Akhtar langsung membaringkan tubuhnya di tempat tidur, hari masih sore, setelah itu Akhtar mengambil benda pipih nya yang tadi sempat dia simpan di atas Nakas, setelah benda pipih itu berada di tangannya dia nampak mengotak Atik benda pipihnya itu mencari nomor kontak seseorang, setelah menemukan yang dia cari kemudian menekan tombol berwarna hijau selanjutnya menempelkan benda pilih itu ke telinganya.
Setelah beberapa lama berdering tidak ada jawaban dari seberang sana, Akhtar pun menghentikan menghubungi seseorang itu kemudian meletakkan benda pipih itu ke sembarang tempat.
Kemana dia ? kenapa beberapa hari ini kamu sulit sekali di hubungi Mel, Akhtar berbicara sendiri di dalam hati, setelah beberapa lama Akhtar pun bangkit dari tempat tidurnya ada banyak pekerjaan hari ini dan harus di selesaikan secepatnya kemudian Akhtar mengambil laptopnya, seharusnya pekerjaannya ini bisa di selesaikan tadi di apartemennya Ilham tapi karena merasa tidak nyaman atas kehadiran Azizah makanya Akhtar memutuskan melanjutkan pekerjaannya Di Rumahnya saja , tadi Akhtar berburu buru pamit kepada Ilham, tentu Ilham tau kenapa Akhtar ingin cepat pulang yang biasanya Akhtar bisa sampai tengah malam di rumahnya, hanya sekedar berbincang bertukar pendapat tapi sekarang pemuda itu seperti menghindari seseorang namun Ilham tidak mempermasalahkan itu dia tentu paham keadaan sahabatnya ini,dan disinilah Akhtar sekarang di kamarnya cukup luas dan tenang cocok untuk mengerjakan pekerjaannya
__ADS_1
Di tempat yang berbeda seseorang sedang kebingungan , Assalamualaikum bang Akhtar , tulisnya di pesan Whatsapp yang entah tiba tiba membuatnya bingung, kirim ? tidak ? kirim ? tidak ? kirim ? tidak ? kirim saja deh siapa tau di balas pikirnya, tapi kalau tidak dibalas bagaimana ? pikirnya lagi, ah nggak apa apa balas tidak balas yang penting kirim kemudian memantapkan hatinya Bissmillah kemudian tombol kirim di tekan. Ceklis dua tandanya sudah terkirim tapi belum ceklis biru itu tandanya orang yang di seberang sana belum melihat pesannya
Benda pipih Akhtar bergetar di sampingnya, sesaat Akhtar menghentikan Aktivitasnya kemudian mengambil benda pipih miliknya mengecek pesan yang baru saja masuk di benda persegi canggihnya itu nampak pesan dari seseorang yang dia kenal kemudian membalas pesan dari seseorang itu lalu mengirimkannya kembali ke orang yang sama yang beberapa detik lalu mengirimkannya pesan.
Wa'alaikumus'saalm saya sibuk tidak bisa di ganggu balasan dari pesan yang Azizah kirimkan tadi, Azizah menghelah nafasnya kasar pupus sudah harapannya setelah membaca balasan dari Akhtar, kenapa balasnya gitu sih, tapi Azizah tidak akan menyerah tidak akan, apalagi kehabisan akal kemudian di balasnya kembali pesan dari Bang Akhtar, hari ini sibuk banget yah Bang ? berarti kalau besok boleh dong Azizah ngechat Abang lagi ? isi pesan Azizah yang kemudian di kirimkan ke Akhtar, Azizah terkekeh geli dengan tingkahnya sendiri.
Akhtar mengusap wajahnya kasar setelah membaca pesan kedua dari Azizah, hah Akhtar menghelah nafasnya kasar anak ini benar benar kemudian meletakkan benda pipih nya ke sembarang arah, kemudian menutup laptop yang berada di depannya, menyandarkan tubuhnya di kursi yang di dudukinya
bersambung..
Author : sekian dulu yah gays lelah adek bang
Reader : gitu saja sudah lelah. thor thor
Author : heii jin tohaaa ini lelah batin yah, berfikir kerasa menulis untuk kalian lebih parah daripada lelah fisik yang keliling lapangan anak TK
reader : serah loh deh thor
Author : makanya please baca novel aku, trus like terus vote trus komen biar author ada motivasi trus simpan ke favorit trus apa lagi yah?
Reader : terus ajah terus thor sampai ada belokan tetap terus terus wahahhaa
Author : apaan sih jin toha
Reader : wahahahah ngakak thor
jangan lupa like, komen, dan vote yah manteman
__ADS_1
aku sayang kalian๐