
Tepat pukul 08:30 Adiba baru tiba di sekolah tempat dulu ia menimba ilmu. Acara sudah dimulai 30 menit yang lalu, kini Adiba sudah duduk dibarisan wisudawan/wisudawati paling belakang karna terlambat.
-Huft Ini gara-gara kingkong tua itu!! Jika tidak ada acara ini dia pasti tidak akan melepaskanku. Batin Adiba kesal karna datang terlambat dan membuatnya harus datang terlambat.
"Selanjutnya, sambutan yang akan disampaikan oleh donatur terbesar kita. Tuan Gibran Adelard Wijaya." Suara MC diikuti riuhan para siswi ketika seorang pria tampan dan gagah diikuti dengan pengawalnya dibelakang mulai menginjakan kakinya di area acara.
Adiba yang sedang mengumpati Gibran pun ikut melihat ke arah keramaian.
-Kingkong tua?.
-Sekertaris Vino?. Batin Adiba terkejut.
-Berarti dia tau acara ini sebelumnya, kenapa dia masih bertanya dan tidak melepaskanku waktu itu?
Kingkong tua...!!! menyebalkan! kusumpahi kau encok nanti. Geram Adiba dalam hati.
Gibran yang menyadari keterkejutan Adiba dari jauh pun tersenyum tipis.
-Ish, sok tampan. Umpat Adiba
Kini Gibran sudah berada di podium untuk menyampaikan sambutannya. Banyak siswi yang histeris melihat ketampanan pria altelis tersebut. Tubuhnya yang tegap serta pakaiannya yang formal menambah kharisma laki-laki tersebut.
Gibran mulai menyampaikan sambutannya, semua kamera tertuju padanya. Apalagi ketika senyumannya terpancar membuat seluruh penonton wanita termasuk guru-guru, ibu-ibu yang sudah bersuami karna menjadi wali kegiatan tersebut meleleh hatinya.
Adiba yang melihatnya hanya geleng-geleng kepala. Ini tidak adil baginya, bagaimana bisa kingkong tua menyebalkan itu dikagumi semua kaum hawa.
Gibran semakin tersenyum puas melihat reaksi Adiba, Ia menyangka jika Adiba cemburu dan kesal kepada para wanita di hadapannya ini.
"Aaa masya Allah senyumnya melelehkan hatiku bahkan kutub utara pun bisa meleleh karnanya." Ucap Siswi sambil berbinar wajahnya menatap Gibran.
-Lebay banget! Jawab Adiba dalam hati.
"Siapa pria tampan itu? aku siap jadi istrinya. Meski jadi yang kedua" Sahut siswi lain di sampingnya.
-Ish, silahkan saja! aku bahkan ingin 3 bulan ini segera berakhir. Jawab Adiba lagi dalam hati
Seperti itulah desas-desus para gadis yang membuat Adiba jengkel.
__ADS_1
"Acara selanjutnya, pembagian penghargaan bagi siswa berprestasi" Suara MC kembali membuat wajah Adiba cerah.
Pasalnya hal inilah yang Adiba tunggu-tunggu.
"Siti humaira Adiba Ahmad" Panggilannya terdengar jelas
-Namaku? beneran aku yang mendapatkan penghargaan itu?. Batin Adiba kegirangan.
Suara MC kembali memanggil namanya, membuat Adiba mantap berjalan menuju podium.
Semua pasang mata termasuk Gibran dan Sekertaris Vino tertuju kepadanya, membuat Adiba gugup seketika. Adiba terlihat bak putri hari ini, wajahnya yang cantik dan gaunnya yang mewah membuat semua penonton menatapnya tanpa kedip.
Adiba berjalan sangat pelan, membuat bibir Gibran tersungging senyuman.
Dia menyadari jika Adiba berjalan pelan karna ulahnya tadi pagi, yang mengajaknya berolahraga tanpa henti membuat Adiba sakit di area selangkangannya ditambah sepatu high heels yang di pakainya.
"Adiba? wah cantik banget hari ini?" Ujar seorang pria yang terdengar oleh Gibran.
"Mantan lo makin cakep ya abis putus sama lo. Haha" Sahut pria lain sambil menepuk bahu Daffa yang memang hadir di acara ayahnya. Membuatnya mengepalkan tangannya kuat.
Para mata dan sahutan pria yang memuji kecantikan Adiba membuat Gibran jengah. Sebagai lelaki normal dan berpengalaman, Gibran mengerti arti tatapan para pria mesum terhadap istrinya.
Adiba tak kalah terkejutnya, bagaimana bisa Gibran menggendongnya di tempat ramai seperti ini.
-Aaaaa kumohon cabut saja nyawa hamba sekarang. Batin Adiba malu setengah mati
Gibran menggendong Adiba sampai di podium, Adiba yang sudah merah wajahnya menyembunyikannya di dada bidang suaminya.
Aksi Gibran menambah riuh suasana. Tak hanya para siswi, Pak Harman dan semua pria pun ikut terkejut dibuatnya.
Adiba sudah berdiri depan semua penonton dengan wajah menunduk, dia sangat malu sekarang.
"Tegakkan kepalamu!" Bisik Gibran di sampingnya.
-Ish, kau ini sangat tidak punya malu. Bisa-bisanya menyuruhku menegakkan kepala setelah kejadian gila itu. Aaaa rasanya aku pengen pingsan saja sekarang. Batin Adiba berteriak.
Pak Harman mempersilahkan Gibran untuk memberikan piala besarnya kepada Adiba.
__ADS_1
"Silahkan pak" Pak Harman mempersilahkan.
Adiba menerimanya dengan senang hati, rasa malunya sirna ketika melihat penghargaannya. Perhargaan yang dulu dia impikan untuk diberikan kepada ayah tercinta yang sudah meninggalkannya lebih dulu.
Adiba maju mendekati mix untuk memberikan sambutan.
"Assalamualaikuk wr.wb." Ujar Adiba tersenyum dan dijawab serentak oleh para penonton.
"Saya ucapkan banyak-banyak terimakasih kepada guru dan teman-teman yang sudah mendukung saya hingga akhirnya bisa mendapatkan nilai terbaik se Jawa Barat ini.
Penghargaan ini saya khusus berikan kepada ayah saya tercinta yang sudah pergi satu minggu yang lalu" Ucap Adiba mulai meneteskan air matanya.
Membuat seluruh penonton terharu dan iba. Aisyah bahkan meneteskan air matanya. Aisyah selaku sahabat sejati yang tahu perjuangan hidup Adiba tentu merasakam kesedihan yang dialami Adiba sekarang.
"Adiba berhasil yah." Ujar Adiba tersenyum sambil berlinang air mata membayangkan wajah bahagia sang ayah
Para penonton semakin terharu bahkan ikut menangis melihat Adiba.
"Saya mohon doa semuanya, semoga ayah saya bisa bahagia disana. Sekian terimakasih." Adiba segera mengakhiri sambutannya, dia tidak ingin terlihatbsedih lagi di depan semuanya.
Melihat tetesan air mata Adiba membuat Hati Gibran bagai tertombak panah sekarang, kesalahannya dulu merenggut nyawa ayah istrinya kembali memghantui fikirannya.
Penghianatan shella, kematian Darren dan penembakan Ahmad oleh dirinya membuat nafas Gibran menggebu. Seolah kejadian tersebut baru saja terjadi.
-Kau harus membalasnya Wanita m*r**n!!!!. Batin Gibran mengepalkan tangannya
Sekertaris Vino yang sudah mengerti setiap keadaan tuannya berdiri disamping Gibran dan menenangkannya.
****
Hay hay para readers ku yg setia.ππβ€β€
Terimakasih yang sudah memberikan like dan komennya.
Terus tinggalkan jejak kalian dengan like dan komennya ya agar author lebih semangat lagi upnya.
Jangan lupa juga baca Novel Author yang baru
__ADS_1
"Handsome Country Man"
Salam hangat untuk semua...π€