Pengantin Tuan Adam

Pengantin Tuan Adam
Arti Pembalasan.


__ADS_3

Episode 128 : Arti Pembalasan.


***


Wanita cantik bertubuh mungil yang memiliki tekad dan semangat yang begitu besar, bahkan setelah ia diterpa badai fakta bagaimana dia dilahirkan dan bagaimana takdir hidupnya, seolah tak membuatnya tumbang.


Dia berdiri kokoh dan matanya yang tegas, Adam hampir lupa wajah pucat wanita yang ia nikahi sejak pertama ia membawanya ke rumah.


Wanita ini seperti monster kecil, belajar terlalu banyak hal dan memahami terlalu banyak hal dengan sendirinya.


Jika saja dia tidak dikurung di belakang mansion Gordon Brown maka pasti dia sudah menjadi seseorang yang besar sekarang.


Adam senang, istrinya mencoba bangkit dan hendak melakukan pembalasan, keraguan dalam tatapannya yang lembut seolah sirna.


Setelah tahu semua fakta yang menjebaknya sejak ia dilahirkan, tekad Alice telah benar-benar bulat untuk menghancurkan mereka.


"Sayang ... Kemarilah ...." Adam tidak menjawab ucapan istrinya melainkan memberikan kode lambaian tangan agar Alice mendekat kearahnya.


Alice tentu menurut, dia mendekat dan berdiri di hadapan suaminya.


"Plak ... Plak ... Plak!"


Adam menepuk pahanya meminta agar Alice segera duduk di pangkuannya.


"Duduklah ...." Suaranya sangat lembut, terdengar hangat di telinga.


Alice juga menurut saat suaminya mengatakan itu.


Alice segera duduk di pangkuan suaminya dan saat itu Adam langsung memeluk istrinya, melingkarkan kedua tangannya di pinggang ramping istrinya.


"Sayang ... aku tidak tahu bagaimana caramu bangkit dan bisa menjadi begitu kuat, entah kenapa aku merasa kau semakin jauh dariku,"


"Aku pernah berada di posisi mu, hanya memikirkan dendam dan bagaimana caranya membalaskan mereka dengan cara paling keji dan mengerikan,"


"Akan tetapi semuanya berubah sejak aku bertemu denganmu, bahkan saat pertama kali bertemu, aku merasakan sebuah getaran yang ternyata mengubah hidupku sepenuhnya,"

__ADS_1


"Pembalasan itu artinya kau harus siap menjadi seseorang yang bengis dan memiliki tangan yang kotor, karena harus bisa menghilangkan kehidupan seseorang,"


"Aku tidak ingin kau merasakan mimpi buruk itu, mimpi buruk ketika melihat darah, jadi ...."


"Bisakah aku memintamu? sebagai suami mu yang menggantungkan harapan kepadamu, bisakah jangan masuk ke dalam rencana ini? aku ingin menyelesaikannya untukmu ...." Adam bersandar di tengkuk istrinya.


Memejamkan matanya dan mengatakan segala harapan yang ia inginkan, dia sungguh adalah lelaki yang sangat lembut dan baik hatinya.


Dia tahu bagaimana rasanya saat pertama kali merenggut nyawa seseorang, kehidupan itu sangat mahal dan tak ternilai saat ia diputuskan maka rasa kosong dan takut menggerogoti hati.


Walau Adam hanya menghabisi para kriminal akan tetapi, mimpi buruk selalu saja menghantui nya saat melenyapkan mereka.


"DEG!"


Jantung Alice terasa sakit saat mendengar itu, suaminya takut dia menjadi jauh karena dendam yang memang telah berakar di hatinya.


Suaminya yang ia tahu memiliki hati paling lembut dan ketulusan yang begitu besar.


Alice segera membalikkan tubuhnya, dia duduk berhadapan dengan suaminya, lalu ia menaikkan tangannya dan mengusap rambut halus Adam Duke.


"Aku memiliki rencana, tidak bisakah kau mendengarkan rencana yang aku pikirkan?"


"Dan juga ... aku melakukan ini agar aku pantas berada di sisimu, aku ingin berguna setidaknya sekali saja, apakah kau tahu betapa aku merasa tidak pantas berada di sisimu?"


"Walau kau bilang mencintai aku dan aku tak ada hubungannya dengan masa lalu kelam mu, tetap saja hatiku merasa aku bersalah, aku harus melakukan sesuatu,"


Alice tersenyum, dia menatap mata suaminya dan sekarang mengusap kedua pipinya menggunakan kedua tangan mungil miliknya.


"Jika aku tidak melakukan sesuatu, jujur saja aku mungkin tidak akan bisa memaafkan diriku sendiri, berikan aku kesempatan,"


"Aku ingin melakukan apa yang aku bisa dalam menumbangkan mereka,"


Alice berbicara sangat lembut.


Mereka benar-benar pasangan yang serasi, Alice sadar sepertinya Adam takut, Alice berubah menjadi seseorang yang keji dan berdarah dingin seperti Keluarga Brown yang lain.

__ADS_1


"Haaahhh!"


Adam menghela nafasnya panjang, dia mencubit pipi istrinya lembut.


"Sayang ... ternyata kau keras kepala juga, kau belajar dari mana sih?"


"Karena kau memaksa maka kali ini akan aku ijinkan, tetapi jangan sampai kau ikut terjun, aku tidak ingin sesuatu terjadi kepadamu, aku hanya akan mendengar strategi darimu!" ketus Adam sudah tahu dia tidak akan bisa menolak permintaan istrinya ini.


"Darimu, aku belajar semuanya darimu, jadi jika menurut mu aku keras kepala maka berarti kau juga keras kepala," balas Alice memeluk suaminya.


Dan menepuk pundak bidangnya.


Mereka akhirnya selaras, walau badai dan kejahatan menerpa akan tetapi keduanya tidak goyah.


.


.


.


Hari ini update satu dulu yaa ...


Btw mau revisi mengenai hadiah pulsa yang kemarin hehe..


Jadi aku mau kasih hadiah sama yang sudah ada tanda fans nya yaa dan berurutan berdasarkan gelar fans nya.



Gelar fans Platinum : Pulsa 100rb


Gold : Pulsa 50rb


Silver : Pulsa 25rb


Dan yang dapat dari ranking 1-3 😍

__ADS_1


Terimakasih semuanya, jangan lupa di like yaa, agar aku makin semangat update nya.


__ADS_2