Pengantin Tuan Adam

Pengantin Tuan Adam
Suamimu paling tampan di dunia.


__ADS_3

Episode 81 : Suamimu paling tampan di dunia.


***


Setelah beberapa saat ....


"Ahh ... pinggangku," pagi itu dibuka oleh keluhan Alice di pinggangnya, sepertinya tadi malam saking panasnya dan betapa bersemangat nya Adam, Alice dibuat sangat kelelahan.


Juga Alice baru mengerti sebesar apa gairah suaminya tadi malam, jika saat pertama ternyata Adam masih tetap menahan dirinya, tadi malam lah Adam benar-benar menunjukkan seberapa buas dirinya itu.


"Haahhh!"


Alice menghela nafasnya dalam-dalam.


"Sepertinya mulai hari ini aku harus menjaga ucapan ku, ternyata gairah Adam sangat besar, jika begini setiap malam mungkin aku akan encok dalam waktu dekat," Alice sudah mulai waspada.


Bukan berarti Alice tidak suka dan tidak ingin melakukan hal itu dengan suaminya, akan tetapi suaminya memiliki gairah yang tidak bisa dibayangkan olehnya sehingga membuat nya kewalahan.


Setelah berpikir beberapa strategi, dia menyadari jika Adam sudah tidak ada di sisinya, hanya meninggalkan surat cinta di pinggiran ranjang.


"Sayang ... aku pergi duluan ya, ada acara lelang hari ini jadi aku harus mempersiapkan segalanya, performa mu tadi malam sangat hebat loh, aku menantikan malam malam selanjutnya, proyek pembuatan anak kita baru saja dimulai, dari Adam Duke, suami mu yang paling tampan 🤍"


Diikuti tulisan surat itu ada bentuk hati bewarna putih di akhiran suratnya.


"Pro ... proyek pembuatan anak? kenapa rasanya sangat malu? anak?" Alice langsung merona, dia memeluk surat cinta pertamanya dan berguling-guling di ranjang.


Ya, Adam sudah pergi sejak pagi tadi, karena Alice begitu kelelahan menerima gairahnya begitu besar, Adam berencana tidak mengganggu tidur istrinya.


Disamping itu, dia meninggalkan surat cinta untuk istrinya, agar saat Alice bangun dia bisa membacanya sendiri.


Disamping itu, hari ini adalah salah satu hari penting dalam rencananya, dia akan memulai rencananya dimulai dari hari ini.


Juga Black dan Sazu beserta tim mereka sudah siap sedia di lapangan untuk memulai operasi penghancur pabrik ilegal yang begitu besar secara diam-diam dan bersih tentunya.

__ADS_1


***


Kembali ke villa Adam Duke,


Hari ini rencananya Alice akan kembali berlatih dengan Kakak tertuanya, dia belum terlalu kuat untuk berada di sisi Adam jadi dia tidak boleh lengah.


Juga, Alice harus menunggu waktu yang tepat, dia harus mencari jati dirinya dan membalas Rose yang dengan seenak hati memintanya bertemu dan juga ingin merebut suaminya.


Saat Alice mengingat wajah Rose dan bagaimana wajah percaya dirinya saat mengatakan ingin merebut Adam, wajah merah Alice karena marah langsung terlihat jelas.


"Ingin merebut suamiku?"


"Huh!"


"Tidak akan ku biarkan! tapi pertama-tama aku harus mengetahui jati diriku yang sebenarnya dulu!" seru Alice mengangkat tangannya dan mengepal nya seperti seorang Superman yang hendak terbang.


Akan tetapi ....


Pinggangnya masih terasa pegal, jika mengingat kejadian tadi malam dengan olahraga panas dengan beberapa posisi yang menggairahkan, Alice langsung terdiam malu dan mencoba melupakan hal itu.


Karena tidak bisa dipungkiri, Alice sangat menikmati nya, Adam sangat pintar membuat istrinya yang begitu polos merasa sangat bahagia diatas ranjang.


"Surat cinta pertamaku, ahh ... aku bahagia sekali ...." Alice kembali melihat surat cinta pertamanya, lalu memeluknya, dia akan menyimpannya seumur hidup.


Juga hadiah pertamanya yang telah tergantung di lehernya.


"Hmmm ... aku juga harus memberikan sesuatu kepada suamiku, aku akan cari tahu nanti ..." seru Alice bersemangat lagi.


Dia hendak turun dari ranjang, pasti Kakak tertua sudah menunggu dirinya di lantai bawah, jadi dia harus mandi dulu dan mempersiapkan dirinya untuk kembali pulang.


Akan tetapi saat Alice hendak turun dari ranjang, saat ia membereskan selimut nya ada sesuatu yang tergeletak di ranjang.


Sepertinya saat Adam membuka seluruh pakaiannya, foto yang ada di kantong nya terjatuh keatas ranjang.

__ADS_1


Dengan rasa penasaran Alice mengambil foto yang tergeletak itu, dia membalikkan foto dan melihat seorang wanita muda yang terlihat mirip dengannya berada di foto itu tersenyum.


Jantung Alice langsung berpacu begitu cepat tak berhenti, dadanya sakit dan dia merasakan sesak nafas yang hebat.


Seperti dunia yang runtuh dan menjadi gelap tiba-tiba, air matanya tidak berhenti mengalir dan dia menutupi telinganya dengan tiba-tiba.


Seluruh ancam dan ucapan kematian terdengarlah lagi di telinganya.


"Tidak ... tidak ... tidak!" Alice menggelengkan kepalanya dan seperti seorang yang trauma dan kehilangan akal, dia mencengkeram foto itu kuat sekali.


"Jika kau tidak lahir, tidak akan ada yang mati!"


"Jika kau tidak lahir, tidak akan ada yang menderita,"


"Tidak seharusnya kau hidup!"


Bisikan itu, ah tidak .... sekarang kata-kata itu bukan lagi bisikan di telinga Alice, melainkan sebuah teriakan.


Seseorang pernah meneriaki nya sambil memukul nya sampai pingsan dan mengatakan kata-kata mengerikan itu.


Mungkin karena itulah mengapa ucapan menyakitkan itu selalu didengar oleh Alice karena kata-kata itu adalah apa yang ia dengar setiap hari dulu.


Tetapi semuanya masih dalam bentuk puzzle yang terpecah, Alice belum bisa mengingat keseluruhan, dia masih kebingungan dan merasa trauma.


Yang jelas semua berhubungan dengan wanita yang ada di foto itu.


Entah kehidupan apa yang dialami oleh Alice kecil, tetapi semuanya akan mengoyak hatinya dan merubah hidupnya sekali lagi.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2