
Episode 33 : Kontrak rahasia kita.
***
Kembali ke kediaman Adam Duke,
Setelah keduanya selesai makan siang, Adam mengganti pakaiannya menjadi pakaian biasa, dia lelah sekali dan tidak ingin melakukan apapun untuk saat ini.
Adam sedang memakai pakaian biasa di hadapan Alice, Alice hanya bisa menunduk dan tidak berani melihat tubuh bidang suaminya.
Adam dibuat tersenyum oleh itu, senyuman nya sangat lembut dan mata tajamnya akan berubah lembut saat berhadapan dengan Alice.
Setelah ia selesai memakai pakaian nya, dia melangkah mendekat ke ranjang dimana Alice hanya duduk saja, dia selalu saja bingung apa yang harus ia lakukan jika berada di sekitar Adam.
*Adam menarik tangan Alice sampai terdorong berbaring di ranjang*
“Tu … Tuan,” Alice sedikit panik, dia terkejut bagaimana Adam masih saja memeluknya dan sekarang sedang berbaring di ranjang.
“Ssshhh … diam sebentar, aku lelah, pelajaran kita mulai besok saja ya, aku ingin berbaring seperti ini bersamamu,"
"Kenapa? kau tidak suka?” Adam memeluk Alice dari belakang, nafasnya menyentuh tengkuk Alice dimana Adam menyandarkan wajahnya di tengkuk Alice yang terbuka.
__ADS_1
Rasanya sangat geli dan membuat tubuh Alice entah kenapa memberikan reaksi berlebihan.
Seperti tersengat listrik, hanya itulah penggambaran Alice saat merasakan rasa aneh ketika nafas hangat Adak menyentuh tengkuknya.
“Ti … tidak Tuan, aku … aku senang jika aku berguna untukmu, jika kau lelah kau boleh mengunakan bahuku untuk bersandar,” Alice berbicara sedikit cepat dan terbata-bata.
Jantungnya berdegup cepat sekali, dan udara di sekitarnya menjadi panas.
“Pffttt …” Adam terkekeh saat mendengar jawaban Alice.
“Biasanya yang mengatakan itu adalah lelaki, menyuruh wanitanya bersandar di pundaknya, ini malah kau yang mengatakannya kepadaku, hahahah! kenapa kau menggemaskan sekali sih!”
(Aduh, author kok gemes sih sama dua orang ini, Cuma pelukan doang tapi lucu 🥺)
“Deg … Deg … Deg!”
Jantung Alice berdegup semakin kencang tentunya, dan wajahnya menjadi semakin merah, hanya saja Adam tidak lihat karena Adam sedang kelelahan dan memejamkan matanya bersandar di pundak istrinya.
“Ko … kontrak rahasia? apa ini? kenapa aku rasanya mau meledak, seolah ada aliran listrik mengalir di tubuhku! Ah aku selalu merasakan banyak hal aneh ketika bersama Tuan Adam!” gumam Alice hanya bisa mengatur pernafasannya.
Sekarang ini, di siang bolong, saat angin menyapa dari balik jendela kaca besar kamar pribadi Adam duke, kedua orang yang sengaja dipertemukan oleh semesta ini sedang memeluk satu sama lain, hanya sentuhan sedikit seolah menyembuhkan dahaga kesepian mereka.
__ADS_1
Dua orang yang tersesat dalam kegelepannya sendiri, bertemu dan menciptakan cahaya mereka sendiri, berjalan bersama dan akan menemukan tujuan hidup dan hal yang belum pernah mereka lihat dan rasakan sebelumnya.
Untuk beberapa waktu setelahnya, Adam terlelap, dia tidur begitu pulas sembari memeluk istrinya.
Alice masih terjaga, dia tidak bisa mengontrol dirinya dan reaksi aneh tubuhnya.
Tetapi saat ia melihat kearah Adam yang secara alami pelukannya terlepas karena tidur nyenyak, Alice tersenyum lembut.
Alice menyandarkan kepalanya di pundak Adam Duke, dia bahagia sekali.
"Aku tidak tahu apa yang kau lakukan di luaran sana hingga kau begitu lelah, tetapi aku akan selalu mendukungmu, aku akan menjaga mu, aku yakin ayahku memiliki rencananya sendiri untukmu, makanya dia menikahkan aku denganmu, bukan dengan Rose,"
"Tapi untuk kali pertama aku bahagia dengan keputusan ayahku menikahkan mu denganku, Tuan Adam, aku akan menjadi kuat, aku akan menyelesaikan masalah keluargaku, dan kau bisa fokus dengan apa yang sedang kau capai,"
Alice tahu semuanya, Alice peka dengan segala hal, hati seseorang dan reaksi seseorang, dia tahu Adam menyembunyikan sesuatu dan sedang melakukan sesuatu.
Hanya saja Alice tidak ingin menyinggung dan mengusiknya, Alice hanya akan menjaga Adam dari ayahnya saja, oleh karena itu dia harus kuat, dia harus berjuang, agar dia bisa membantu Adam.
Tujuan Alice bertambah satu, dia akan mencari tahu mengapa dia harus menderita, disaat yang bersamaan juga menjaga Adam dari ayahnya yang pasti memiliki rencana sendiri.
***
__ADS_1