
Episode 41 : Rencana esok hari.
***
Beberapa waktu kemudian,
Adam telah sampai di kediamannya, Kai hendak ikut, biasanya dia akan bersantai di mansion bosnya jika tidak ada pekerjaan yang mendesak.
Akan tetapi baru juga Kai hendak melangkah mengikuti Bosnya …
“Kau mau kemana?” ketus Adam dengan mata yang tajam dan ekspresi wajah yang menyelidik.
“A … aku ingin ikut masuk ke kediaman mu Bos,” seru Kai terkeut dan keheranan.
Tidak biasanya bosnya seperti ini.
“Untuk apa? kau kembali lah, jika kau disini hanya akan mengganggu waktuku dengan Alice ….” Adam terdiam saat tiba-tiba saja membahas mengenai Alice, matanya langsung berkedip-kedip dan dia segera menutup mulutnya.
Dia baru saja keceplosan.
Sekarang Adam memang memiliki hal favorit baru akhir-akhir ini, menghabiskan waktu bersama Alice dan melatih Alice yang memiliki keinginan kuat untuk menjadi orang tangguh.
__ADS_1
“Apa Bos? Alice? apakah Bos ….” Kai dengan raut wajah yang seperti baru saja di campakkan terheren-heran saat mendengar ucapan itu dari Bosnya.
“Bu … bukan urusanmu, cepatlah kembali dan perisapkan segelanya besok, ji … jika tidak aku akan mengurangi bonusmu!” ketus Adam benar-benar terlihat lucu karena menutupi rasa gugupnya.
Untuk menutupi rasa gugupnya Adam langsung melangkah dengan cepat menuju kediamannya dan meninggalkan Kai dengan segala rasa pengkhianatan yang baru saja ia rasakan.
***
“Bahkan bonusku akan dikurangi, aku kalah taruhan dari Sazu, dan aku tidak bisa memasuki kediaman Bos karena Bos lebih memilih istrinya,”
“Dunia ini sangat kejam!” ketus Kai dengan wajah yang lesu dan seperti tengah terkhianati.
Bayangan yang ada di kepalanya hanyalah tawa Sazu, jika tahu Kai telah kalah taruhan.
***
Disaat yang bersamaan di suatu tempat,
“Rencana akan kita jalankan esok hari, jangan ada kesalahan sedikitpun, ini adalah cara terakhir kita untuk mendapatkan kekuasaan kembali,”
“Cecunguk itu beraninya merebut lahan kekuasaan kita, akan kita rebut kembali!” geram ketua mafia sebuah perkumpulan, dalam pertemuan bersama anggotanya hari ini.
__ADS_1
Dia akan merebut hak miliknya bagaimana pun caranya, dan caranya hanyalah melakukan misi penculikan esok hari dan memberikan tawaran banding dengan nilai lahan yang awalnya memang milik mereka.
Perkumpulan mafia memamg sudah biasa melakukan sengketa perebutan lahan, dan kali ini mereka kalah dari perkumpulan Duke, dan lahan mereka menjadi milik perkumpulan Duke, akan tetapi semuanya belum berakhir.
Setelah mengawasi beberapa bulan, akhirnya Adam Duke memiliki kelemahan, yaitu wanita lemah yang dibawakan Adam Duke beberapa minggu ini ke rumahnya.
Sekuat apapun seorang mafia, jika dia memiliki seseorang yang penting baginya, maka mafia itu akan menjadi kelihatan sangat lemah, karena tentunya kelemahan mafia itu ada pada orang yang penting itu.
Karena itulah banyak ketua mafia yang tidak memiliki orang berharga, karena itu sama saja dengan kelemahan fatal.
***
Kembali ke kediaman Adam Duke,
Alice sudah berlatih selama seminggu penuh dengan suaminya sendiri, karena kemauan yang sangat kuat dan rasa ingin tahu yang besar, Alice berhasil melakukan teknik bela diri dasar untuk mempertahankan dirinya sendiri.
Ini semua berkat Adam Duke tentunya.
Adam sudah kembali pulang, langkah kakinya melangkah dengan cepat menuju kamar pribadinya.
"Cklek!"
__ADS_1
Saat Adam membuka kamar pribadinya ....
"Tuan ...." disana Adam langsung disambut senyuman cerah Alice yang sedang menunggu Adam untuk latihan bela diri hari ini.