Pengantin Tuan Adam

Pengantin Tuan Adam
Latihan keras ala Adam Duke.


__ADS_3

Episode 36 : Latihan keras ala Adam Duke.


***


Adam sedang menunggu Alice di ruangan latihan, dia sudah mempersiapkan segalanya, dia juga merasa wajib sekali mengetahui gerak bela diri, karena Adam sendiri adalah seorang mafia dimana musuh bisa datang kapan saja, jadi setidaknya Alice harus bisa membela dirinya sendiri.


"Tuan,"


Alice telah sampai di ruangan latihan, dia terlihat sangat mungil dan lucu, suaranya saja pelan dan terdengar menggemaskan di telinga Adam.


Saat menoleh ke belakang dan melihat istrinya dalam balutan pakaian latihan karate putih, Adam sampai harus menutupi mulutnya karena merasa gemas sekali.


"Astaga, kenapa dia menggemaskan sekali? bajunya kelihatan kebesaran, seolah baju itu menelannya,"


"Bagaimana aku bisa melatihnya jika dia terlihat sangat imut seperti ini, celaka!"


Adam lagi-lagi harus menahan dirinya, melakukan sesuatu yang akan melawat batas, entah kenapa khusus untuk Alice dia sangat berhati-hati, dan sangat menghargai dirinya.


"Tuan, apakah kau baik-baik saja? wajahmu merah sekali," Alice kelihatan khawatir, dia keheranan mengapa Adam terlihat melebarkan mata dan sekarang wajahnya malah merah sekali.


"Ehem!"


"Aku baik-baik saja, aku akan mulai melatih mu dengan caraku sendiri, jika mempelajari hal hal yang ada di sekolah itu tidak terlalu berguna, biar kau tahu saja, aku lebih jenius dari Professor si pemilik senyuman menjijikkan itu!"


Adam masih teringat dengan lelaki yang menjadi tutor istrinya, yang tersenyum sok manis di hadapan Alice.

__ADS_1


Mengingat senyumannya saja sudah membuat Adam panas hatinya.


Alice langsung mengangguk lucu, dia langsung percaya, segala hal yang ia dengar dari Adam, dia mempercayainya seratus persen.


"Ehem ..." Adam mencoba merilekskan dirinya lagi


Setiap kali ia berbicara dengan Alice dan membuat suatu pernyataan yang salah, dia seperti sedang membohongi anak kecil, dan itu sedikit mengusik hati nuraninya, tetapi apa boleh buat, dia tidak mau kalah dari profesor yang saat lalu mengajari Alice.


***


"Baiklah mari kita mulai, pertama kita harus melakukan pemanasan dulu ...."


Adam kemudian memulai latihannya.


Apalagi selama ini Alice selama ini kelihatan lemah sekali.


"Baik Tuan!" seru Alice dengan wajah yang ia paksakan serius dan berapi-api namun tetap saja kelihatan lucu dan menggemaskan.


"Pertama rileks kan tubuhmu, lalu pasang kuda-kuda mu seperti yang aku lakukan ini!"


Adam memasang kuda-kuda sempurna dengan tubuh berotot yang kelihatan kokoh.


Alice segera mengangguk semangat, dengan semangat juang yang ingin mengubah takdirnya, dia mengikuti apa yang dilakukan oleh Adam Duke.


Tetapi hal itu tidak semudah yang ia bayangkan.

__ADS_1


Hanya kuda-kuda yang terlihat sederhana sangat sulit dilakukan oleh pemula seperti dirinya.


"Apa yang kau lakukan, pijakan mu tidak seimbang!"


"Tubuhmu harus tegap jangan goyah!"


"Pundak mu jangan bungkuk, tegap!"


Adam menerapkan latihan seperti tentara.


"Ba ... baik Tuan," seru Alice tetap berusaha tidak menyerah.


Alice harus bisa dan harus lebih berusaha lagi.


Setelah pemanasan dan kuda-kuda dasar usai, Adam akhirnya mulai memberikan pengarahan langsung untuk mengajari Alice teknik bela diri untuk pemula.


"Baiklah, pertama kau harus menguatkan kekuatan tinju mu, coba pukul aku!" seru Adam masih tegas dan dengan suara yang lantang.


"Ta ... tapi Tuan, bagaimana mungkin aku bisa memukulmu," Alice langsung panik dan tidak sengaja melonggar kuda-kuda yang seharusnya tetap harus ia lakukan.


"Kuda-kuda mu jangan di lepas, kau harus tetap menggunakan itu agar tubuhmu terbiasa, cepat lakukan saja, kita sedang latihan jadi tidak apa,"


Seru Adam menatap tajam membuat Alice segera memperbaiki kuda-kuda nya lagi.


***

__ADS_1


__ADS_2