Pengantin Tuan Adam

Pengantin Tuan Adam
Apa yang ku dapatkan dari semua ini?


__ADS_3

Episode 140 : Apa yang ku dapatkan dari semua ini?


***


Kai tentu panik, dia sedang ada di dalam aula persidangan.


Dimana pesertanya adalah hakim agung yang tengah menjabat, para elit dan para kepala pemerintahan yang menentang kekuasaan Baron Brown.


Artinya kasus Baron Brown ini sebenarnya sungguh sangat dinanti.


Bisa dibilang, langkah Adam Duke dalam membalaskan dendam nya malah membantu pemerintahan menumbangkan kejahatan Baron Brown yang seperti gunung es


Yang selama ini tidak bisa mereka adili karena kekuasaan Baron Brown.


Akan tetapi Adam Duke dan Alice membuat semuanya mungkin, sekarang mereka bisa menangkap dan mengadili Baron Brown.


"Bos ... jika dia mati, maka seluruh kejahatannya tidak akan bisa terbongkar ...." kAi berbicara kepada Bosnya.


Dimana di tempat ia menjalankan misinya mereka sudah ricuh disana mengenai kegilaan Adam yang dengan sangat ringan tangan menembak Baron Brown.


"Dia tidak boleh mati dulu, jika dia mati artinya segala kejahatannya yang belum terdeteksi tidak akan bisa dilacak,"


"Juga para anggotanya dan sekutunya yang tersebar luas tidak akan bisa ditangkap dan akan memberikan peluang bagi mereka untuk bangkit dan melakukan kejahatan lagi!"


Petinggi keamanan yang merupakan sebenarnya bawahan dari Galilea Brown segera memberikan peringatan kepada Kai yang mengawasi dan mengikuti jalannya persidangan.


Misi Kai adalah melakukan persidangan secara langsung dengan hakim agung, oleh karena itulah mengapa tadi Adam meminta Baron untuk mengakui segala kesalahannya.


Sesungguhnya sidang seperti ini belum pernah terjadi dimanapun, dan tersangka seharusnya didampingi kuasa hukumnya, akan tetapi kasus ini kasus yang spesial oleh karena kejahatan Baron yang sudah di tingkat internasional.


Kejahatan yang hampir sama dengan fenomena gunung es, semakin dicari semakin besar dan luas kejahatannya.


Jadi menangkap Baron secara hidup hidup adalah wajib untuk mengakhiri seluruh tali sekutunya.


"Dia tidak akan mati, paling tidak sadarkan diri! dia membunuh seluruh keluarga ku, ini hanyalah luka kecil dari penderitaan ku, sisanya aku serahkan padamu!"


"Jika aku melihatnya lebih lama maka mungkin aku benar-benar akan membunuhnya!"


Adam melempar senjatanya kearah Black yang sudah turun bersama para anggotanya.


"Urus mereka semua, aku tidak ingin mengotori tanganku lebih lama lagi!" perintah Adam hendak pergi.


Melangkah berlalu seolah teriakan Baron tak penting baginya.


"Adam ... tolong, aku akan berikan apapun, jangan lakukan ini!"


Baron berteriak, tangannya mencoba meraih Adam yang semakin lama semakin menjauh melangkah.

__ADS_1


Namun segalanya menjadi gelap, karena darahnya mengalir secara teru menerus membuatnya pingsan.


"Bawa dia, tutup lukanya dan ikat dia dengan benar!" perintah Black pada anggotanya, meminta agar membawa Baron dengan sangat hati-hati agar tidak ada cela untuk kabur.


"Baik Bos!" seru anggota Black segera melakukan pertolongan pertama untuk menutup luka namun setelah itu langsung mengikat Baron dan membawanya ke penjara kelas tinggi yang isinya adalah kriminal kelas paling berat.


"Sebaiknya kalian semua mengikuti apa kataku jika tidak ingin terluka seperti mereka, selain Baron Brown semua orang di gedung ini tidak dijamin nyawanya, jadi jangan ada yang berontak!"


Black berseru sampai menggema dalam gedung, membuat semua orang bergetar ketakutan.


Seluruh anggota Black segera membereskan misinya, seluruh orang yang memang merupakan sekutu Baron Brown secara sukarela membiarkan diri mereka tertangkap.


Karena jika mau kabur pun percuma, sebab di luar sudah ada pasukan khusu yang memang didirikan hanya untuk membasmi Baron Brown dan sekutunya.


Ya, sejak satu minggu penuh Kai melakukan misinya, dengan memberikan seluruh bukti dan fakta mengenai Baron Brown, negara memutuskan membuat pasukan tim tersendiri untuk membasmi Baron dan sekutunya yang sudah menjamur.


Negara telah menganggap kasus Baron sebagai kasus khusus dan berpotensi membahayakan susunan konsitusi negara, jadi langkah Adam yang ingin memberantas dan memerangi Baron adalah langkah yang sangat didukung.


Oleh karena itulah mengapa misi Kai saat lalu adalah misi paling penting dan krusial dalam misi akhir Adam Duke.


***


Adam keluar dari gedung, tangannya bergetar hebat, diluar dia sudah melihat para personel negara yang memang membantunya.


Tetapi segalanya tidak penting bagi Adam, Adam berdiri di luar hotel, langit biru cerah hampir berganti menjadi jingga, yang artinya hari sudah sore.


Hatinya menjadi kosong, tubuhnya menjadi dingin dan dia seperti kehilangan arah.


Adam telah berhasil membalaskan dendam nya, melakukan segala cara akan tetapi nyatanya, diujung segalanya dia tidak mendapatkan apapun.


Dia sama sekali tidak puas, saat melihat Baron memohon kepadanya dan hampir mati oleh karena dirinya, Adam tidak merasakan puas sama sekali.


Adam akhirnya menyadari, jikapun dia membunuh semua orang yang membunuh keluarganya tetap saja ayah, ibunya dan adik kecilnya tidak akan bisa hidup lagi.


***


Adam tersesat, hatinya menjadi kosong, dia menyetir sendirian, dia tidak ingin ditemani oleh siapapun.


Hanya dalam beberapa saat mobil yang ia kendarai sampai di dermaga tempat ia kunjungi dulu bersama Kai.


Dia berlari kesana, langit sudah gelap dan dia tidak berhenti berlari.


Sampai akhirnya ia sampai di ujung dermaga, dia melihat air laut yang memantulkan langit gelap, dia bisa melihat wajahnya dipantulkan air laut.


"Ayah ...."


"Ibu ...."

__ADS_1


"Aleya ...."


Air matanya menetes, dia tidak menemukan apapun setelah ia membalaskan dendam, dia tidak menemukan kepuasan atau apapun.


"Aku sudah membalaskan dendam ku atas kematian kalian, tetapi mengapa hatiku menjadi kosong?"


"Sebenarnya apa yang aku harapkan?"


"Kenapa aku tidak bisa merasakan apapun,"


"Haaaa!"


Adam berteriak, dia memukul kayu dermaga yang menjadi tempat pemisah antara dia dan lautan.


"Aku hanya ingin sekali saja bisa melihat kalian lagi, aku ingin sekali saja bisa mengatakan bagaimana aku sangat mencintai kalian,"


"Maafkan aku Ibu selalu membantah,"


"Maafkan aku Ayah selalu mengganggu mu dan sering tidak mendengarkan mu,"


"Adikku Aleya, maafkan aku ... maafkan aku tidak bisa menyelematkan mu,"


"Maafkan aku karena hidup sendirian, maafkan aku!"


"Biarkan aku bertemu kalian sekali saja, aku tidak menemukan apapun setelah menghancurkan nya!"


"Aaaaaa!"


Adam Duke hancur sekali, dia akhirnya sadar setelah langkah bertahun-tahun yang ia lewati, setelah dendam yang ia pikul selama ini tuntas ....


Akhirnya Adam Duke sadar jika sesungguhnya dia membalaskan dendam hanya karena kerinduan dan penyesalan yang begitu dalam sehingga menghancurkan hatinya berkeping-keping.


Olehkarena itu, saat dia berhasil membalaskan dendam nya, dia kesepian lagi, dia melihat realita hidup lagi, bahwa dia tidak akan pernah bertemu dengan keluarganya lagi.


Dia tidak akan pernah bisa mengatakan bagaimana dia bersyukur menjadi putra dari ayah dan ibunya, bagaimana dia bersyukur menjadi kakak laki-laki dari Aleya.


.


.


.


Author : Aku nangis nulisnya 😭


Btw Crazy up dimulai hari ini ya selama satu minggu, jadi aku akan upload tiga episode selama satu hari di jam yang berbeda, agar like dan komentarnya merata.


Maaf ya ga bisa up sekaligus semua, soalnya kalau sekali up semua pasti like nya ga akan merata. Hehe

__ADS_1


Lope you sekebon jeruk semuanya 🍊🤍


__ADS_2