
Episode 88 : Kerja sama Black dan Sazu.
***
Saat menerima perintah dari Bosnya, baik Black maupun Sazu yang sudah terampil melakukan penyerangan secara senyap segera meledakkan sebuah bom di lokasi yang sedikit jauh dari lokasi pabrik.
Bom yang sudah dirakit sedemikian rupa oleh keahlian Sazu, bom itu tidak akan meninggalkan bekas sama sekali, jadi tidak ada yang akan bisa memeriksa merek ataupun bukti yang akan menyudutkan pihak Adam nantinya.
Seluruh alat dan senjata yang mereka gunakan, memiliki teknologi medis dimana seluruh jejak akan hilang ketika senjata itu telah digunakan.
"Duar!"
Suaranya terdengar begitu nyaring, meledakkan beberapa tanah di sekelilingnya, ledakan beruntun itu menarik perhatian para mafia yang menjaga keamanan produksi juga lokasi pulau pribadi.
Disaat beberapa petugas yang juga memegang kendali atas keamanan pergi memeriksa lokasi, saat itulah Sazu dan Black memulai operasinya.
Dengan senyap memasuki lokasi pabrik yang ada di bawah tanah.
Setiap orang yang mereka lewati akan langsung dilumpuhkan sebelum sempat meminta pertolongan.
"Drap ... drap ... drap!"
Suara sepatu safety yang menggema, posisi yang bergerak maju akan tetapi disaat yang sama siap menyerang, baik Sazu maupun Black hanya mengirimkan sinyal berupa bahasa tubuh satu sama lain, akan tetapi sudah langsung mengerti.
Black menggerakkan tangannya, meminta kepada Sazu agar bergerak dari bagian belakang pabrik untuk menghindari adanya mafia yang mencoba kabur.
Sazu mengangguk, lalu membawa anggota menuju bagian belakang pabrik.
"Ctak!"
Suara peluru hasil rakitan Sazu, dimana peluru itu tidak terlalu menembus bagian tubuh terlalu dalam, akan tetapi didalamnya ada pil yang saat lalu ia teliti dan disetujui oleh Adam dipergunakan dalam misi, dimana saat pil itu memasuki tubuh dan bercampur dengan darah maka reaksinya akan membuat orang lumpuh dan tak bisa bergerak.
__ADS_1
Dan hanya menunggu kematian dalam kurun waktu satu jam.
Juga senjata ini sangat fleksibel, hanya membutuhkan sekali tembakan, dengan bunyi yang terdengar tidak mencolok, maka musuh akan tergelatak di hadapan mereka.
Sangat cocok di pergunakan dalam misi menghabisi musuh secara senyap.
"Ah!"
Suara-suara teriakan pelan beberapa anggota kompolotan mafia yang bekerja sama dengan keluarga Brown menghiasi penyerangan itu.
Mereka tergeletak sembari Black dan anggota intinya menyusuri bagian depan pabrik menuju bagian dalam.
Begitu senyap dan bersih, terlihat sekali Black terbiasa melakukan misi seperti ini.
***
Hanya dalam beberapa saat, Black dengan perlahan memeriksa keadaan, di balik tembok yang tinggi itu, akan ada mesin pabrik yang begitu canggih, memproduksi banyak obat-obatan terlarang dan berbagai senjata api ilegal yang diproduksi untuk memperkaya keluarga Brown.
"Ctak!"
Black menyalakan sebuah bom mini di tangannya, lalu melemparkannya ke arah depan.
Saat bom mini itu meledak, suara peringatan kebakaran langsung memenuhi pabrik luas, para anggota mafia beringas yang memang terkenal karena kriminalitas nya segera panik, belum karena suara bom yang terdengar dari luar, sekarang pabrik yang mereka jaga sepertinya akan mengalami kebakaran.
"Sepertinya bom nya mengenai alat vital pabrik, jika pabrik ini kebakaran maka tamatlah riwayat kita,"
"Bagaimana ini?"
Mereka menjadi panik, apalagi sekarang para petarung jarak dekat dan komandan mereka sedang pergi memeriksa asal bom, dan hendak menyusuri seluruh pulau untuk mencari pelakunya dan menghabisinya tentunya.
Karena tidak ada komando di dalam pabrik, semua orang menjadi panik dan menghentikan apa yang mereka lakukan sekarang.
__ADS_1
Mereka hendak menyelamatkan diri mereka sendiri, karena suara peringatan kebakaran semakin menggema dan memekik di telinga mereka.
Ini adalah apa yang diinginkan oleh Black, saat semuanya panik, puluhan mafia yang masih tertinggal di dalam pabrik, segera dilumpuhkan oleh anggota Black.
Mereka tidak sempat mengirimkan pesan melalui walkie talkie mereka, dan langsung lumpuh dan berdaya.
"Bajingan, siapa kalian!" salah seorang yang masih memiliki kesadaran mencoba menggertak Black yang hendak melakukan operasi selanjutnya yaitu menghanguskan pabrik bawah tanah ini.
Black menoleh kebawah dimana orang yang hendak menggertak itu segera merinding ketakutan saat melihat wajah Black.
Black menyeringai, "Kau tahu, aku sangat ingin cepat melakukan misi ku agar aku bisa tidur, jadi tidak ada waktu mendengar ocehan mu! tidak ada waktu untuk mendengar kehebatan geng mu, karena semua akan aku habisi juga!" seru Black segera berlalu dan memulai operasi peledakan pabrik.
"Di ... dia adalah Black, kenapa dia ada disini? aku harus melaporkan ini pada Bos!" dia hendak merangkak dan melakukan segalanya agar bisa memberikan informasi jika sekarang Black dan para anggotanya sedang menyerang mereka.
Akan tetapi, senjata medis yang sudah bercampur dengan darahnya membuatnya tidak bisa bergerak dan lumpuh seketika.
Black memang sangat terkenal dalam dunia mafia, dikenal tidak memiliki ampun terhadap musuhnya dan hanya tunduk kepada satu orang saja, yaitu Bosnya, yang begitu misterius dan hanya kalangan elit saja yang mengenal Bos para monster itu.
Yaitu Sazu, Black dan Kai.
Ya, identitas Adam Duke begitu misterius sehingga mafia kelas bawah tidak ada yang menebal dirinya.
.
.
.
.
Karena ini hari Sabtu aku cepetin update nya deh, tapi nanti jam 5 udah ga update lagi yaa. Terimakasih
__ADS_1
Jangan lupa di like ya guys 🤍🙏