
Episode 61 : Perlihatkan kepadaku ...
***
"Tetapi tenang saja, aku akan sangat lembut sehingga kenikmatan yang akan kau ingat," bisik Adam meraih tangan Alice dan menyesap jemarinya nakal sekali.
Saat mendengar hal itu, Alice melebarkan matanya, untuk pertama kalinya dia melihat sisi buas Adam.
Sisi yang dimana Adam selalu tahan, akhirnya Alice mengerti apa maksud Adam saat mengatakan dia selalu menahan dirinya di sisi Alice.
Ini adalah maksudnya, saat Adam tidak menahan dirinya, dia terlihat sangat dominan, sangat nakal dan terlalu menekan, membuat Alice sedikit terkejut.
Tetapi hanya sesaat, Alice memang sudah ingin menyerahkan dirinya kepada cahayanya ini, dia ingin memberikan yang terbaik dari segala hal.
Apalagi dia tidak ingin Adam sakit karena menahannya terlalu lama.
"Kau takut?" Adam membisik dan mulai mendekat, tangannya sudah mengulum di buah dada indah istrinya, ia suka rasanya dan jantungnya rasanya mau meledak.
Alice menjawab dengan jujur, Alice menganggukkan wajahnya, dan pipinya yang merah padam membuat ekspresinya terlihat sangat nakal di hadapan Adam Duke.
"Kau mau mundur? aku memang bilang tidak akan berhenti tetapi jika kau takut dan jika ini akan menjadi trauma bagimu, maka aku tidak akan melanjutkan nya,"
Adam berbicara lembut sekali.
__ADS_1
Walau nafasnya sudah berat dan gairahnya sudah ada dipuncak, tetapi Alice tetaplah yang utama, Adam tidak ingin egois dan hanya memberikan kenikmatan untuk dirinya sendiri.
Dia ingin Alice siap secara mental, dia ingin Alice menganggap malam pertama mereka ini sebagai malam terindah bukan malam menyakitkan.
Saat Alice mendengar hal itu, ia mengingat kata-kata kakak tertuanya, Haley mengatakan Adam benar-benar tidak akan melanjutkan hal itu jika Alice merasa tertekan, dan benar saja.
Sekarang Adam hendak mundur dan melepaskan tangannya, tetapi ....
"Tidak, lanjutkan, perlihatkan padaku, aku ... aku juga ingin melakukannya," Alice meraih tangan Adam yang hendak menjauh dan meletakkannya lagi di buah dadanya. ( 🤣 )
"Deg!'
Rasanya jantung Adam seperti berhenti sebentar, matanya melihat jika kejadian ini nyata dan benar terjadi.
Sisi buas Adam seperti dipancing keluar, dia sudah tidak tahan lagi.
Adam mempersiapkan tubuh Alice sehingga nantinya tidak akan terlalu sakit jika sudah menuju menu utama.
***
Keindahan malam dan suara desahaan yang menggema di kamar pribadi Adam Duke, rasanya Adam tidak percaya saat melihat istrinya berada di bawah tubuhnya dan dia merasa begitu nikmat.
Rasanya ini semua mimpi dan dia belum bisa percaya.
__ADS_1
Tubuh indah istrinya dan suara lenguhan yang begitu indah didengar di telinga, rasanya Adam tidak ingin malam ini berakhir, dia ingin melakukan hal ini lebih lama.
Kepuasan dan hasrat begitu besar yang belum terjadi, ini sangat mengejutkan, hal ini tidak pernah ia rasakan sebelumnya.
Sedangkan Alice, yang segalanya merupakan kali pertama untuknya, dia merasa suhu tubuhnya menjadi sangat panas.
Rasa malu masih begitu besar sehingga wajahnya merah sekali.
Awalnya dia merasa sedikit sakit, tetapi perlakuan lembut Adam dan bagaimana Adam menyentuhnya dengan sangat hati-hati menghilangkan rasa sakit itu.
Yang diingat oleh Alice hanya kebahagiaan, rasa sakit dan ketakutannya seolah sirna jika bersama dirinya.
Penyatuan indah dan pelepasan yang begitu memuaskan, tidak ada yang bisa menggambarkan betapa berharga dan ajaibnya malam ini.
*
*
*
Adegan dewasa tidak akan terlalu diperjelas, karena tidak akan lulus review jika adegan nya terlalu jelas hehe.
Semoga kesan dan pesan nya masih sampai ya ke kalian semua, semoga kalian menikmati novelku bukan berfokus ke adegan dewasa.
__ADS_1
Terimakasih banyak, sayang kalian banyak banyak 🤍
***