
Episode 83 : Misi pertama Alice.
***
Di villa Adam Duke,
Teriakan di telinga Alice masih terdengar jelas sekali, seseorang yang meneriaki dirinya saat dulu, entah umur berapa tetapi Alice tidak tahu.
Yang jelas teriakan itu menggema dan selalu menyuruhnya mati, ternyata itu bukan bisikan karena halusinasi akan tetapi itu adalah teriakan yang teringat secara tidak sadar di dalam batin yang telah terkoyak.
"Siapa kau sebenarnya, kenapa wajahmu nampak familiar," Alice masih menggenggam foto itu.
Foto yang sepertinya terjatuh dari kantung suaminya.
Alice langsung teringat dengan Adam Duke, pasti Adam Duke tengah menyelidiki sesuatu juga yang mungkin berhubungan dengan orang di foto ini.
Alice menghela nafasnya dalam-dalam, wajah pucat nya dan mata merahnya, dia melihat ke sisinya dimana dia bisa melihat pantulan dirinya di cermin.
"Apa bedanya kau dengan Alice yang terkurung itu jika hanya dengan melihat foto saja kau sudah ketakutan?"
"Jangan menyia-nyiakan waktu yang sudah dituangkan oleh Adam mengajari mu yang lemah untuk menjadi kuat!"
__ADS_1
"Akan ada rahasia yang lebih pekat lagi, dan ini hanyalah permulaan, jangan cengeng dan bangkit lah dengan kakimu, agar kau pantas bersanding dengan suami mu!"
Alice mengangkat wajahnya, matanya ia fokuskan, di mengusap air matanya dan dengan tetap gemetaran dia menyimpan foto yang membuatnya mengingat sesuatu itu.
Alice menatap lurus ke cermin melihat dirinya yang hampir terjatuh ke kegelapan lagi, jika dia tidak ingat suaminya dan segala hal yang sudah ia dapatkan, maka mungkin Alice akan terpuruk dan menjadi Alice lemah yang beberapa saat lalu mendapatkan cahayanya.
Alice memang terbilang begitu cepat berubah, tekad dan hatinya terbentuk begitu cepat menjadi kokoh, bukan tanpa alasan.
Alice juga adalah keturunan seseorang yang kuat dan berpengaruh, darah tidak akan pernah berbohong, sama seperti berlian jika di lemparkan ke lumpur pun akan tetap bersinar, walau Alice baru keluar dari kegelapan beberapa saat dan berkembang menjadi sangat pesat.
Maka hanya ada satu jawaban, Alice memang memiliki bakat dan darah pemimpin mengalir di tubuhnya, dan saat hatinya menjadi kokoh, pikiran dan fisiknya mengikuti dengan sangat cepat pula.
***
Disisi lain, bahkan Sazu dan Black sudah memanggil Alice dengan sebutan Bos kecil, walau hal belum diketahui oleh Alice tentunya.
Alice segera berdiri, mencari identitas asli nya adalah misi utamanya sekarang ini.
Semua ini akan ia lakukan demi menjaga hal berharga yang ia miliki, baik Adam Duke ataupun teman-temannya yang merupakan saudara perkumpulan suaminya.
Alice tidak ingin keluarga nya yang mengerikan itu menghalangi kehidupan yang sudah ia dapatkan ini.
__ADS_1
Setelah Alice meneguhkan hatinya, dia mulai mempersiapkan dirinya, dia harus mencari cara bagaimana caranya dia bisa menyusup ke mansion ayahnya.
Disana apalagi di tempat ia di kurung, pasti ada petunjuk yang tertinggal dan mungkin bisa mengingatkan Alice akan sesuatu.
Walau teriakan mengerikan di telinganya masih terdengar ngeri dan membuat hatinya sakit, tetapi Alice mencoba untuk mengalihkan perhatiannya, teriakan dan kesakitan nya tidak boleh membuatnya jatuh dan menghalangi dirinya seperti saat dulu.
Saat-saat dimana Alice tidak memiliki semangat hidup dan mempercayai doktrin yang dikatakan oleh Rose Brown.
.
.
.
.
Jangan lupa mampir juga ke karya author Belenggu Hasrat Sang Mafia, di masukin favorit aja dulu biar saat update dapat notifikasi nya 🤍
Tidak kalah seru loh dari novel ini, soalnya mafia juga 🤍
__ADS_1