
Episode 89 : Misi pertama usai!
***
"Ti ... tidak mungkin, mengapa Black dan anggota nya ada disini? habislah kita semua!" hanya itu yang terdengar dari mulutnya saat gelap sudah memenuhi matanya.
Hal terkahir yang ia lihat hanyalah saat Black tengah meletakkan beberapa bom dengan daya ledakan besar di segala sudut pabrik yang luas.
Black sudah berhasil menguasai keseluruhan pabrik dan Sazu sudah berhasil mengamankan bagian belakang pabrik.
"Bos, semua sudah ada di posisi,"
Anggota Black segera melaporkan hal itu kepada Black yang kelihatan tidak sabar ingin menyelesaikan misinya dan kembali tidur.
"Bagus, cepat pakai penutup kepala kalian, kita akan segera keluar!" perintah Balck mulai mengenakan penutup kepalanya yang terlihat seperti topeng besar yang menutupi seluruh wajah.
Topeng ini adalah topeng untuk menjaga semua anggotanya terbebas dari racun yang sudah menyebar di luar.
Tentu saja, bom yang diledakkan oleh Sazu di luar tadi mengandung racun paling mematikan yang juga memiliki efek yang sama seperti yang ada di senjata mereka.
Jadi semua mafia yang ada di luar juga sudah dilimpahkan hanya dalam satu gerakan.
__ADS_1
Sazu memang benar-benar sangat jenius dalam hal seperti ini, juga Balck memiliki keterampilan dalam hal menginvasi lokasi musuh dan begitu cepat tanggal dalam keadaan genting.
Setelah mereka menggunakan perlengkapan yang lengkap, mereka melangkah keluar menuju belakang pabrik dimana Sazu hanya duduk tenang menunggu Black disana.
"Sudah usai, mari kita pulang!" seru Black saat sudah keluar dari pabrik.
"Sudah kuduga, kau memang saudaraku yang paling gesit," seru Sazu menyambut Black dan merangkul bahunya sembari melangkah menuju boat yang sudah tersedia tersembunyi di sisi pulau.
Para anggotanya yang ada di belakang yang hangat berjumlah sekitar 16 orang berhasil menguasai pulau pribadi Brown dengan senyap dan bersih.
"Hadiah apa ya yang akan kita belikan untuk Bos kecil ...." Sazu masih berbicara santai disaat itu ledakan yang sangat besar sampai meruntuhkan tanah diatasnya terjadi dibelakang mereka.
Saat Sazu dan Black melangkah menuju boat mereka, dimana Sazu tengah merangkul bahu saudaranya, Black, dibelakang mereka tengah terjadi kebakaran hebat karena bom yang sudah meledek sesuai dengan waktu yang diperkirakan oleh Black.
Dan jika keluarga Brown tahu hal ini, maka mereka akan kelimpungan dan tidak akan tahu siapa yang menghancurkan penghasil uang terbesar mereka.
***
"Bos, semua sudah usai, kami sudah dalam perjalanan kembali ..." seperti biasa Black yang memang cuek dan selalu mengantuk itu segera memberikan laporan dan cuek terhadap Sazu yang selalu banyak omong.
"Cih! si dingin ini, bagaimana nanti kau akan hidup jika berbicara saja sangat irit!" gerutu Sazu dan tentu saja bisa di dengar oleh Adam dari jarak yang begitu jauh melalui barang rakitan Black.
__ADS_1
Saat mendengar itu, Adam menyeringai, senyumannya sangat lepas dan salah satu rencananya akhirnya tercapai.
"Bagus, kalian kembalilah segera, aku akan memberikan libur selama satu minggu ..." seru Adam begitu bangga terhadap saudara-saudaranya.
"Libur? benarkah?"
Black yang mendengar itu begitu kegirangan, karena dia akan memiliki waktu tidur lebih lama dari biasanya.
Ini adalah hadiah terbesar bagi Black.
Sedangkan Sazu, memikirkan hari libur, dia akan bermain-main di luar, tempat bermain Sazu paling ia sukai adalah casino, disana dia akan bermain dengan banyak wanita cantik dan berjudi.
Sazu suka berjudi dan taruhan, dan sepertinya memang dia begitu mahir menipu orang, jadi dia selalu menang, entah sudah sebanyak apa kekayaannya sekarang.
.
.
.
.
__ADS_1
Jangan lupa di like ya guys 🤍