Pengantin Tuan Adam

Pengantin Tuan Adam
Haredang.


__ADS_3

Episode 94 : Haredang.


***


"Aku bilang ingin mandi bersamamu, aku ingin memulai pembuatan anak sekarang, hahaha!" Adam dengan percaya diri menggendong istrinya dimana Alice yang begitu terkejut mendengar ucapan suaminya belum bisa memproses segala hal yang terjadi sekarang ini.


"Tapi ... aku sudah mandi, kenapa harus mandi lagi?" Alice mencoba menurunkan dirinya sendiri.


Akan tetapi kekuatan Adam lebih besar dari yang ia duga jadi dia tidak bisa melakukan apapun selain di rengkuh oleh suaminya sendiri.


"Sayang ... kau masih ingat tidak, aku kan bilang ingin mengajari mu banyak hal, termasuk di dalamnya hal-hal nakal diluar bayangan mu," seru Adam terlihat bersemangat.


Saat ia memasuki kamar mandi luasnya, dia mengambil sebuah remote dan memencet sebuah tombol, saat tombol itu di pencet, dinding kamar mandi terbuka dan digantikan oleh dinding kaca tebal.


Dimana dinding kaca ini memperlihatkan keindahan malam dengan taburan bintang sebagai langitnya.


Akan tetapi seorang pun dari luar tidak akan bisa melihat kedalam.


"Woah ...."


Lagi-lagi mata Alice berbinar, dia langsung melihat keajaiban teknologi yang ada di setiap sudut rumah Adam Duke.


"Aku tidak tahu jika dari sini pemandangan langitnya sangat luar biasa," seru Alice tidak memperhatikan jika mata ganas dan senyuman nakal sudah tertuju tajam kearah nya.


Apalagi sekarang lelaki itu sudah melepaskan pakaiannya, dimana tubuh bidangnya yang selalu menggugah selera sudah terpampang nyata.


Adam melangkah kearah Alice setelah membuka pakaiannya ....

__ADS_1


"Sayang ...." bisiknya pelan sekali sembari tersenyum nakal.


Alice terkejut namun tak sampai ia melihat ke belakang.


Adam sudah melepaskan pakaiannya hanya sekali hentakan dari belakang.


Bagaimanapun Alice sudah mengenakan pakaian tidur one piece yang bisa dibuka dengan mudah.


"A ... Adam ...." Alice secara spontan hendak ingin menarik pakaian yang terlepas itu tetapi tangannya ditahan oleh Adam.


Adam mendekapnya dengan erat dan membisikkan sesuatu lagi.


"Sayang ... panggil aku suamiku, bukankah kau sudah setuju memanggil aku dengan sebutan itu?" Adam menyesap daun telinga istrinya, dia menikmati setiap detiknya.


Dia suka sekali mendengar suara istrinya mengeluarkan suara kecil karena geli, dan sekarang dia sudah tidak sabar hendak mendengar istrinya memanggil kata suamiku padaku.


Tetapi gairah Adam terlalu besar, Adam segera meraih dagu Alice, dengan wajahnya ia majukan ke depan dan Alice sedikit mendongak keatas, Adam mencium bibir istrinya yang sudah ingin ia paham sejak tadi.


Ciuman itu sangat panas, Saliva mereka menyatu dan bercampur satu sama lain.


"Hmmm ...."


Alice memejamkan matanya dan merasakan sensasi yang semakin panas di tubuhnya.


Adam melonggarkan ciumannya sebentar lalu dia terkekeh nakal.


"Sayang ... kau memang pintar, kau sudah mulai pandai dalam ciuman, kedepannya kau pasti akan lebih lihai lagi," seru Adam membuat Alice malu sekali, sampai wajahnya sudah terasa sangat panas sekarang.

__ADS_1


Mereka masih dalam posisi berdiri, dimana Adam mendekapnya erat sekali, salah tangannya yang besar itu mengusap perut rata Alice yang mulus, dan yang satu lagi bermain di buah dada istrinya.


Dia suka sekali ukurannya, "Sayang ... ukurannya makin besar, hahaha ... aku semakin suka bermain dengan mereka ...." Adam menikmatinya, dia suka kelembutannya dan bagaimana tangannya mengepal disana.


"Boom!"


Seperti ada bom yang meledak di kepala Alice, rasanya terlalu malu dan panas.


"Ji ... jika kau menggodaku terus maka aku mungkin tidak akan kuat melihat wajahmu, suamiku ... aku malu, tolong jangan menggodaku lagi ..." Wajah Alice imut sekali, sembari menutup mulutnya dengan tangannya sendiri.


Alice memejamkan matanya.


Adam tentu semakin gemas dengan istri mungilnya yang membuat tergila-gila ini.


"Pfftt ... kau lucu sekali, kenapa malu sih? aku suka setiap sudut tubuhmu, aku juga sudah melihat segalanya," goda Adam semakin nakal, dengan tetap mendekap istrinya dari belakang.


.


.


.


Author : Guys Novel ini akan author usahakan alur nya tidak terburu-buru ya seperti beberapa novel-novel ku sebelumnya 🥺 Gapapa agak lama tamatnya tapi runtut.


Aku mendengarkan seluruh saran dari kalian, semoga kalian suka yaa.. jangan bosan dengan keuwuan pasangan gemes Adam dan Alice 🤍


***

__ADS_1


.


__ADS_2