
Episode 76 : Kau adalah hadiah untukku!
***
Seperti dunia yang berputar, begitu pula hidup, tidak selamanya kegelapan akan selalu terlihat, suatu saat terang akan datang dan hidupmu akan berubah sepenuhnya.
Bagi seseorang yang sabar dan bertekad kuat, maka bahagianya akan datang laga waktunya.
Seperti Alice, siapa yang bisa menduga, pernikahan mendadaknya dengan seseorang yang sebenarnya bukanlah lelaki yang memiliki rencana untuk memiliki pasangan hidup selamanya.
Siapa yang menduga, keduanya malah menemukan ikatan kuat dari sejak mata mereka bertemu.
"Sayang ...."
"Hmmm?" Alice menjawab suaminya, yang tengah tersenyum sangat nakal, kamar mereka ada di lantai paling atas villa, sebagian dindingnya dinding kaca kuat, sehingga menampilkan pemandangan tepi pantai yang indah.
"Kau bertanya padaku apa yang bisa kau berikan untukku kan?" bisik Adam sudah semakin bersemangat.
Ya, hanya pikiran nakal saja yang ada di kepalanya sekarang ini.
"Iya ... tolong beritahu aku, aku akan memberikannya untukmu, jika itu ada ...." Alice langsung bersemangat, dia langsung melihat kearah Adam dengan mata yang berbinar-binar dan penuh harap.
Adam segera meraih dagu istrinya, lalu secara cepat langsung mendekatkan wajahnya.
__ADS_1
"Kau ...." balasnya lembut seolah tengah membisik begitu nakal.
"Hmmm? aku? maksudnya?" Alice masih kebingungan, bagaimanapun cara berpikir Adan dan Alice sungguh berbeda.
Di pikiran Alice sama sekali tidak ada hal nakal sama sekali, sedangkan di pikiran Adam Duke, semuanya sudah penuh dengan malam panas tak berujung yang hendak ia lakukan dengan sang isteri.
"Ya ... kau adalah hadiah yang paling indah untukku, kau adalah sesuatu yang kuinginkan, semuanya yang ada pada dirimu, aku menginginkan semuanya,"
Saat mendengar itu, telinga Alice seperti tengah dimanjakan, pipinya yang merah merona dan senyuman yang langsung tergambar di wajahnya.
Dia menunduk malu namun langsung bersandar di dada suaminya.
Tentu Alice bisa mendengar detak jantung suaminya yang berdegup begitu kencang, sama dengannya sekarang, menandakan keduanya benar-benar memiliki perasaan yang sama.
"Tadi Haley memberikan mu goodie bag bukan? di dalam pasti ada sesuatu, akan sangat menyenangkan jika kau mengenakannya di hadapanku, untuk melengkapi sisa hari ulangtahun mu, mari kita lakukan sesuatu yang menarik,"
Alice kebingungan, lalu ia melihat ke genggamannya dan dia baru sadar jika sejak tadi dia masih menggenggam hadiah dari kakak tertuanya itu.
"Memangnya apa yang ada dalam goodie bag ini?" dengan polos dan wajah penuh tanya Alice memiringkan wajahnya.
Namun, dia memang yang sudah bahagia sekali hari ini tidak mau terlalu bertanya banyak hal, dia tidak tahu apa yang ada di dalam goodie bag tetapi mungkin itu pakaian makanya Adam memintanya untuk mengenakannya.
"Jika ini bisa membuatmu bahagia, aku akan mengenakan apapun yang ada di dalam sini, lagian kau suamiku, itu tidaklah masalah ...." seru Alice tersenyum begitu manis, mengangkat wajahnya keatas agar melihat suaminya yang berbadan tinggi itu.
__ADS_1
"Duar!"
Seperti ada kembang api yang meledak di hati Adam, rasanya dunia berhenti berputar dan segalanya terlihat berwarna pink peach yang indah sekali.
Saat Alice melangkah menuju ruangan ganti, wajah Adam sudah merah seperti tomat.
"Su ... suamiku? dia memanggil aku suamiku?"
"Kenapa jantungku serasa mau meledak, astaga .... aku bisa gila jika seperti ini, kenapa enak sekali di dengar dan nyaman sekali di telinga!"
"Suamiku .... ah!"
Adam bahagia sekali dengan ucapan istrinya yang memanggil nya suamiku, rasanya sangat mendebarkan.
Mungkin bagi orang lain itu biasa saja, akan tetapi bagi Adam, hal itu terdengar sangat romantis dan indah.
.
.
.
Hello guys, mohon maaf ya biasanya di novelku memang tidak akan ada pelakor, kalau ada pun pasti tidak akan mengambil peran penting, sama dengan novel ini ya.
__ADS_1
Maafkan Author tidak pandai membuat novel yang ada pelakor nya, jangan lupa berikan komentar atau saran ya haha.
Semoga kalian sehat selalu dan diberikan kebahagiaan. 🤍