Pengantin Tuan Adam

Pengantin Tuan Adam
Masa lalu Haley.


__ADS_3

Episode 157 : Masa lalu Haley.


***


"Kemarilah ke markas, aku disini ... aku akan memberitahu mu alasannya!"


Ketus Kai mematikan panggilan itu.


Untuk selanjutnya, dia akan tinggal di markas, dan sesekali akan kembali ke mansion Bos nya.


Sebelum keponakannya lahir, dia akan mengerjakan segalanya dengan baik, karena setelah itu dia harus pulang ke kampung halaman merawat ayahnya yang sudah tua.


Setelah mendengar hal itu, Sazu segera berangkat menuju markas, jika dia memang salah maka dia harus tahu salahnya apa, dan akan meminta maaf kepada Haley.


Dan sesampainya di markas, Kai menjelaskan secara panjang lebar, apa maksud dari ucapan Haley.


Jika Sazu telah keterlaluan mengatakan kata menggunakan kecantikan.


Jika ditarik dari profesi masa lalu Haley, kecantikan baginya adalah luka dan derita, ucapan Sazu itu sama saja dengan menggali luka dan derita dari Haley.


Saat mendengar penjelasan Kai, Sazu langsung merasa bersalah, dia melakukan perjodohan ini karena merasa sangat menyayangi Haley, tidak ingin Haley sendirian dan kesepian.


Tetapi nyatanya dia malah menyakitinya.


"Terimakasih sobat, kau sudah menyadarkan aku ... aku akan meminta maaf kepada Al," Sazu hendak pergi berlalu tetapi Kai tersenyum mengerikan dan menghentikan Sazu dengan cara menggenggam bahunya.


"Sobat? untuk sekarang itu tidak berlaku Sazu, tidak ada yang gratis, aku tahu kau punya banyak sekali kekayaan, untuk konsultasi hari ini aku tunggu transferan di rekening ku! ha ha ha!"


Kai akhirnya sukses menjebak Sazu untuk pertama kalinya.


Dan ini semua berkat Haley.


"Terimakasih Al, karena mu akhirnya aku bisa mendapatkan untung dari dewa taruhan ini! ha ha ha!"


Kai tertawa terbahak-bahak, sembari berkecak pinggang dan bangga sekali.


Kali ini bukan karena nominal akan tetapi karena Sazu bisa terjebak olehnya.


Sazu hanya geleng-geleng kepala, dan menatap dengan sinis.


"Aku akan kirimkan, tetapi aku pasti bisa merebut nya lagi, ha ha ha!"


Sazu juga ikut tertawa terbahak-bahak, sembari berkecak pinggang seolah tak mau kalah dari saudaranya ini.


Para anggota mereka yang melihat kedalam. ruangan di dalam markas tempat Sazu dan Kai, hendak memeriksa tawa terbahak-bahak yang sejak tadi nyaring terdengar.


Dan mereka geleng-geleng kepala melihat tingkah kedua Bos mereka.


"Apakah Bos kita baik-baik saja?"


"Aku tidak tahu ... tetapi sepertinya aku sudah terbiasa dengan ini ..."


Para anggota mereka menggosipi Sazu dan Kai yang memang tengah bertingkah aneh itu.


***

__ADS_1


"Hacim ..."


Disaat yang bersamaan, Haley yang sedang membersihkan wajahnya dari sisa-sisa makeup tiba-tiba saja bersin.


"Siapa sih yang sedang mengatai aku di belakangku! apakah ini si Sazu bermulut jahat itu?" ketus Haley masih sangat kesal.


Dia sudah tidak menangis akan tetapi dia kesal karena make-up nya jadi terbuang cuma-cuma.


"Tring!"


Tiba-tiba saja ada pesan masuk ke ponselnya.


"Argghhhhh ... siapa lagi ini yang mengganggu ku!"


Mood Haley dalam keadaan yang tidak baik, dia mengambil ponsel dengan masker wajah yang sudah menempel di wajahnya.


Dan saat ia melihat isi pesan tersebut, mata Haley langsung berbinar-binar.


Kemarahannya sirna tak berbekas dan dia membalas pesan itu dengan sangat bersemangat.


"Terimakasih guru ... aku sudah tidak marah lagi, hehe"


Begitulah balasan pesan Haley kepada Sazu.


Ya, yang mengirimkan pesan kepada Haley adalah Sazu.


"Aku minta maaf Al, seperti nya tadi aku keterlaluan, sebagai permintaan maaf ku, aku mengirimkan kepadaku sejumlah uang, aku hanya memiliki uang, jadi hanya itu yang bisa ku tawarkan, kau tahu kan aku tidak pandai menyusun kata-kata apalagi membujuk orang lain,"


Itulah pesan Sazu kepada Haley.


Selain meminta maaf, Sazu juga memberikan aksi nyata dalam tindakannya.


Tentu saja Haley senang menerima uang yang banyak.


***


Time skip,


Drama dalam perkumpulan Adam Duke akhirnya berakhir, sudah satu bulanberlalu sejak hari itu.


Alice semakin berkembang dalam kemampuan memasak nya.


Kandungannya juga baik dan dalam keadaan sehat, dan mengejutkan lagi, Alice akhirnya tahu mengapa dia tidak merasakan apapun atau perasaan aneh dan kurang nyaman yang dirasakan oleh ibu hamil.


Seperti mengidam yang mengalami gejala mual dan tidak selera makan.


Ternyata yang mengambil seluruh rasa sakit itu adalah suaminya sendiri, dengan kata lain entah mengapa Adam adalah yang mengidam.


Mungkin karena Adam terlalu khawatir pada istrinya atau terlalu bersemangat, jadinya Adam lah yang mengidam.


Jadi Alice harus ekstra sabar jika Adam menginginkan hal hal yang aneh.


***


Disaat yang bersamaan,

__ADS_1


Adam Duke sudah mulai mengambil alih pekerjaan di perusahaan nya.


Karena bulan madu mereka diundur jadi Adam bisa bekerja sembari menunggu hari itu.


Adam tahu, dia menyita terlalu banyak waktu Kai, jadi secara perlahan Adam harus bisa mengerjakan seluruhnya, mungkin selanjutnya pengganti Kai adalah Black.


Karena Kai sudah berjanji kepada ayahnya jika seluruh rencana Adam usai, dia akan kembali pulang dan merawat ayahnya.


Akan tetapi hal itu bukan berarti Kai keluar dari perkumpulan mafia Adam Duke, Kai tetap menjadi anggota dan saudara mereka dan diterima kapan pun jika Kai kembali nantinya.


Sedangkan untuk Sazu, dia akan mengurus perkumpulan mafia Adam Duke, menangani kasus kasus yang tidak bisa dipecahkan oleh pemerintah.


Dan akan selalu berdiri di sisi yang benar.


Ya, perkumpulan Adam Duke sudah beralih fungsi sekarang, akan membantu pemerintahan memerangi kejatahan.


Tetapi perkumpulan nya tetap akan menjadi perkumpulan misterius dan tidak akan bisa dideteksi.


***


Sedangkan Haley, karena dia sudah baikan dengan Sazu, Haley berusaha semaksimal mungkin untuk bisa terus berhubungan dengan Luke.


Menurut Haley, Luke juga merupakan lelaki yang sopan dan baik, tidak ada salahnya memberikan kesempatan, walau itu kecil sekali.


Selama satu bulan terakhir, sudah lima kali Luke dan Haley melakukan makan malam, Luke terlihat sangat bangga bisa dekat dengan wanita secantik Haley.


Bahkan sudah ada photo Haley di ponselnya.


Luke sedang membanggakan Haley diantara teman-teman nya.


"Lihatlah, dia Haley, wanita yang hendak aku jadikan istri nantinya, tidakkah menurut kalian dia cantik sekali?"


Luke begitu bangga menunjukkan photo Haley ke teman-temannya.


Teman-temannya tentu penasaran secantik apa wanita bernama Haley itu.


Dan saat mereka melihatnya, mereka mengakui jika Haley memang cantik.


Akan tetapi ada seseorang dari mereka sepertinya mengenal Haley.


"Loh ... bro, dia ini dulu salah satu wanita penghibur di klub yang sudah tutup dulu, dia salah satu wanita paling diminati saat itu, aku kenal dengannya!"


Salah satu teman Luke, mengenal Haley.


Seperti ketakutan Haley, akhirnya Luke tahu masa lalunya yang menyedihkan.


.


.


.


.


Like dan komentar kalian adalah semangat author loh, jangan lupa berikan Like dan komentar nya yaa 🤍

__ADS_1


__ADS_2