
Episode 83 : Asal usul Adam Duke dan Kai.
***
Di kediaman Gordon Brown,
Gordon tengah mempersiapkan dirinya menuju lelang hari ini, dia memastikan putrinya tidak akan bisa keluar kemanapun, jika dia membiarkan Rose melakukan sesuka hatinya kali ini maka bisa dipastikan nyawa mereka akan dalam bahaya.
Entah mengapa Gordon memiliki firasat yang semakin buruk mengenai Adam Duke.
Mengingat indentitas nya yang tidak ditemukan dimana pun, bahkan oleh detektif termahal yang ia sewa tak mampu mencari siapa identitas Adam Duke yang sebenarnya.
Akan tetapi siang itu, detektif sewaannya tiba-tiba menghubungi nya, sepertinya ada informasi yang telah ia dapatkan setelah sekian lama.
"Tring ... Tring ... Tring!"
"Halo?"
Gordon secepat yang ia bisa segera mengangkat panggilan dari suruhannya.
"Tuan ... maaf baru menghubungi mu lagi, akan tetapi aku mendapatkan informasi satu-satunya yang berhubungan dengan Adam Duke ...."
Detektif itu berhenti sebentar lalu mengambil berkas-berkas yang sudah ia selidiki untuk melihat info jelas orang yang ia maksud.
"Teruskan ..." dengan tidak sabaran, Gordon yang sudah hendak menemui saudara-saudaranya berhenti sejenak dan diam untuk menunggu jawaban yang akan dikatakan oleh detektif yang ia sewa.
"Ada satu nama yang merupakan nama besar, seperti orang ini adalah orang yang membantu melenyapkan segala identitas Adam Duke, namanya adalah Morgan Regis,"
"Morgan Regis, seorang panglima tertinggi di negara Eden, memiliki kekuasaan yang besar dan keadilan yang kuat, dan setelah aku telaah lebih dalam, Morgan Regis adalah ayah dari salah seorang anggota Adam Duke, nama nya adalah Kai Regis,"
__ADS_1
"Saya belum dapat memastikan hubungan apa yang mereka miliki, akan tetapi mengetahui bahwa anggota terdekat Adam Duke merupakan anak dari seorang panglima maka sudah bisa dipastikan ada campur tangan Morgan Regis dalam semua ini,"
Detektif itu yang sudah bekerja siang dan malam memberikan laporannya, setidaknya namanya tidak terlalu tercoreng karena tidak bisa mencari identitas satu individu.
Mata Gordon melebar, dadanya berdegup kencang, dia merasa sebentar lagi akan mengetahui asal usul Adam Duke dan mengetahui rencana tersembunyi nya.
"Baiklah, fokuskan menyelediki ke Panglima itu sekarang, cari tahu apa hubungan antara Adam dan panglima itu, aku tunggu secepatnya, karena panglima itu merupakan orang besar seharusnya info yang kau dapat haruslah lebih cepat!"
Perintah Gordon sangat bersemangat, jika dia sudah tahu tujuan Adam Duke maka dia pasti bisa mengantisipasi dengan tangannya sendiri melakukan cara apapun, entah itu cara kotor sekalipun.
Tidak perlu melibatkan saudaranya karena akan lebih rumit nantinya dan akan sedikit menyudutkannya jika saudaranya sampai tahu hal ini.
***
Disaat Alice tengah bergejolak dengan batinnya sendiri, Adam sekarang tengah mempersiapkan kehadirannya di lelang keluarga Brown dengan perusahaan Sky, ada beberapa keluarga ternama yang juga diundang ke lelang yang dananya akan disumbangkan untuk kepentingan sosial.
First impression dalam dunia bisnis itu sangat penting, dan hari ini perusahaan Sky yang akan menjejakkan kaki di negara baru untuk mengembangkan usahanya tengah menarik simpatik publik dari arah yang positif.
Lelang diadakan malam hari, dan semua media sudah siap sedia untuk mengabadikan momen saat dimana para elit itu memasuki tempat lelang untuk membeli beberapa barang antik dimana dana nya akan disumbangkan ke panti sosial.
Disisi yang sama, Virgo Brown yang sudah merencanakan pembalasannya tengah menyusun rencananya sendiri, dia akan menuju villa Adam Duke yang dimana saat makan itu menurut suruhannya, Adam tengah merayakan sesuatu.
Virgo bahkan tidak tahu jika Adam Duke sudah bergerak pergi ke kantor dan menyiapkan beberapa hal sebelum akhirnya pergi ke lelang nantinya.
Adam juga harus memakaikan klip mini di salah satu jasnya agar bisa memberikannya perintah dan mendengar misi Sazu dan Black dari kejauhan tentunya.
Momen ini akan menjadi momen pertemuan antara Virgo dan Alice di Virgo Brown, putra satu-satunya milik Baron Brown yang begitu manja dan selalu ingin menang menggunakan kekuasaan ayahnya.
"Bos, semua persiapan sudah rampung, saat nya kita pergi," seru Kai melapor kepada Bosnya.
__ADS_1
"Baiklah, dan satu lagi, kata Paman kau tidak mengangkat panggilan nya, jika kau tidak menjawab panggilannya nanti dia akan datang kesini kau tahu?"
"Jangan membuatnya marah, dan jawablah panggilan nya, lagian dia pasti hanya merindukan mu!"
Adam menyampaikan pesan ayah Kai yang memang merupakan panglima tertinggi itu.
Morgan yang selalu diacuhkan dan dihindari oleh putranya sendiri.
"Merindukan bagaimana? Bos harusnya tahu jika aku bertemu dia, maka kehidupan keras ala militer yang membosankan akan aku lalui lagi, Bos lebih dekat dengan ayahku, jadi tolong bujuk dia untuk tidak menyuruhku pulang, kehidupan ku disini sudah sangat menyenangkan, aku akan melakukan segala perintah mu lebih giat lagi!"
Kai langsung mengubah ekspresi nya, dia sungguh tidak mau bertemu dengan ayah monster nya yang selalu mendidiknya dengan begitu keras.
Bukan karena Kai tidak menyayangi ayahnya, akan tetapi dia hanya tidak ingin mengikuti jejak ayahnya menjadi panglima.
Adam Duke hanya geleng-geleng melihat Kai, betapa Kai sangat menghindari takdir nya untuk meneruskan jabatan ayahnya itu.
.
.
.
Author : Satu per satu rahasia akan terlihat yaa, ternyata Kai orang besar wkwkwk.
Btw update diubah jadwal nya ya, biar kalian ga nungguin terus Jam 00:00, jadwal update jadi setiap pagi jam 06:00 dan jam 05:00 sore
Akan dua kali update setiap hari, agar like dan komentar lebih merata, aku juga sudah baca komentar balasan kalian mengenai curhatan author, hehe terimakasih dukungannya ya.
Maap ye kemarin author lagi baper, lope you semua sekebon jeruk 🍊🤍
__ADS_1