
Kini kehidupan Alea tenang. Kerajaan Shi di bawa kepemimpinan Raja Lingzhi mengalami kejayaan yan sangat besar. Di kerajaan Shi telah berdiri sebuah Rumah Sakit yang besar dan mewah. Dan di dalamnya terdapat peralatan seperti rumah sakit modern dengan dokter yang di ajari dan di didik langsung oleh Permaisuri. Banyak murid yang berasal dari kerajaan benua tengah maupun timur belajar di tempat Didik Alea . Mereka sekarang telah mengetahui apa itu operasi. Dan pasiennya bukan saja dari latar belakang kaya. Banyak orang miskin yang menjadi pasiennya. Hanya kamar inapnyalah yang berbeda. Dan para penduduk yang kurang mampu akan di kenakan biaya gratis.
Sedang restoran Alea atau permaisuri semakin ramai hingga permaisuri Alea mendirikan cabang diluar kota. Sang kakak mewakili dirinya menjadi kepala di perguruan Sekte Tiangzi dan sudah memiliki seorang istri yaitu Yin Yi . Adik ipar Alea. mereka sekarang berada di perguruan Tiangzi dan memiliki seorang Putri. Dan Jendral Murong Han kini berada di Rumah besar yang berada di Restoran Milik Alea bersama selir dan ketiga putra - putrinya. Sedangkan Putri May telah menjadi wanita baik dan menikah dengan salah satu putra bangsawan kerajaan Long dan tinggal di kerajaan Long bersama sang suami..Sedangkan Mimi menikah dengan Zio Sang dan memiliki dua orang Putri.
Sedang kedua saudara angkat Putri dari keluarga San mengabdikan diri sebagai dokter di Rumah sakit milik Permaisuri. Dan tabib Lao dan tabib Zheng Raw menjadi guru besar sekolah kedokteran milik Alea . namun mereka banyak belajar dulu dari sang Permaisuri . Kini putra Putri Alea sudah besar si kembar tiga sudah berumur dua belas tahun dan si kembar dua berumur tuju tahun. Hari itu Pangeran Do Hyun dan si kembar dua Pangeran Wee dan Pangeran Le mengajak sang bunda pergi ke hutan halimun mencari hewan spiritual. Sudah beberapa hari yang lalu mereka merengek minta pergi kesana . Sedang Putri Ling Dan Putri Al tetap di istana mereka sibuk demgan percobaan mereka tentang pil racikan mereka .Mereka Mahir dalam soal beladiri tapi mereka lebih ingin menekuni dunia pengobatan. Mereka ingin menjadi seorang Dokter seperti sang Bunda yang ahli dalam segala hal. Sedangkan tiga Putra Alea memilih menekuni tentang ilmu pengetahuan umum. Putra bungsu Alea pandai dalam sastra.
Karna sudah bosan dengan rengekan sang Putra , akhirnya Permaisuri mengabulkan permintaan mereka . untuk menjaga keselamatan mereka. Alea meminta tolong pada ketiga hewan Kontraknya untuk mendampingi satu persatu dari sang putra . Lauyan bersama Pangeran Do Hyun yang dingin. Karena Lauyan menyukai pria tampan dan dingin itu. Sedang White lebih memili Pangeran Ye. Karena Xiao Bai tidak ingin meninggalkan Alea. Maka Yang berada di dekat Pangeran Wee adalah Eagle. Mereka segera berangkat bersama dua puluh prajurit bayangan milik sang Ayah. Serta Zheng Bai dan suami istri Mimi dan Zio Sang. Mereka menyamar menjadi rakyat jelata. Pagi sekali mereka telah berangkat. Dengan pakaian berburu yang di rancang sang bunda mereka segera pergi ke hutan Halimun . sedang Tiga trio macan kini lebih sering bersama ke Tiga Pangeran tampan Putra Raja kerajaan Shi. Wajah tampan mereka sering membuat para gadis berteriak histeris saat mereka keluar dari istana bersama sang bunda. Apalagi calon putra Mahkota pangeran Do Hyun yang teramat dingin. Dia tidak pernah berinteraksi dengan siapapun selain dengan sang Bunda. Saat sekolahpun dia akan diam menjauh dari . para teman prianya . apalagi para teman Wanitanya. Kedinginan sikapnya membuat orang takut dan segan kepadanya. Namun ketampananya membuat para gadis berteriak histeris saat dia lewat bersama kedua adik kembarnya. Wajah ketiga pria tampan itu sangat mirip. Andai bukan karena umur dan tinggi , mereka seperti kembar tiga. Saat ini terlihat ketiganya sedang berjalan menuju hutan Halimun bersama sang bunda , Raja Lingzhi sangat kesal karena tidak bisa ikut pergi karena banyak tamu dari kerajaan Lain karena akan ada festival ketangkasan bulan depan. . Yaitu ketangkasan para pria terutama Para pangeran dari seluruh benua . yang akan di selenggarakan di kerajaan Shi.
Kini Permaisuri dan ketiga Putranya telah berada di pinggir hutan. Mereka segera ingin masuk kedalam hutan. Namun ternyata saat itu ada beberapa orang yang juga akan masuk kedalam hutan Halimun.
"Bunda ...ternyata banyak yang ingin masuk juga..." ucap Pangeran Wee .
"Benar nak...karena itu jangan terlalu jauh dari kami dan ingat jangan merasa ilmu kepandaianmu lebih tinggi dari orang lain dan menjadi sombong , semua itu akan membuat kewaspadaanmu berkurang ingat itu..." nasehat sang bunda.
"Baik Bunda..." jawab mereka bersamaan.
Merekapun segera berangkat kedalam hutan.
Saat mereka sedang asyik melihat keadaan sekitar .
"Selamat pagi Permaisuri..." sapa seseorang yang datang bersama dua orang pria. Permaisuri kaget ketika ada yang mengetahui penyamarannya yang sudah memakai baju pria. Dia segera melihat pria itu. Dan betapa kagetnya Alea, karena pria itu adalah pangeran ketiga.
"Pangeran Mongli...?" seru Alea kaget.
"Apa kabar yang Mulia...?" sapa pangeran Mongli lembut.
"Baik Pangeran...lama tidak jumpa apa kabar ....?" balas Alea.
"Hamba baik- baik saja yang mulia...
Ya ampuun ...apakah ini keponakan hamba...?" ucap Pangeran ketiga Mongli.
"Sayang sapa paman kalian...dia adik dari Ayah kalian...pangeran Ketiga Mongli..." ucap Alea lembur pada ketiga putranya.
"Salam sejahtera Paman Mongli..." ucap mereka sambil menunduk hormat. Melihat tingkah ketiga anak itu membuat hati Pangeran Mongli yang masih tidak bisa menghilangkan cintanya pada wanita di hadapannya terlihat sangat sedih.
"Baik nak...boleh paman memeluk kalian...?" tanya Pangeran Mongli lembut. Ketiga pria remaja itu menatap pada sang Bunda. Ketika melihat anggukam kecil sang Bunda , mereka segera berjalan kearah sang Paman.
"Andai aku jadi dengan Putri Alea, apakah ketiga anak - anak tampan ini adalah putraku..." batin Pangeran Mongli.
Setelah puas memeluk ketiganya , Pangeran Mongli segera melepas pelukannya.
"Yang Mulia..apakah mereka anak kembar...?" tanya Pangeran Mongli lembut sambil memperhatikan ketiganya.
"Dia putra pertamaku namanya Do Hyun. dia kembar tiga saudaranya dua perempuan. Dan yang dua ini kembar juga...namanya Wee dan Le.." jawab Alea .
"Ya ampuun...putra- putra Paman sangatlah tampan..." ucap Pangeran Mongli dengan wajah bahagia.
"Trimakasih Paman..." jawab mereka serempak.
"Kalian ini mau masuk kehutan juga...?" tanya Pangeran Mongli lagi.
"Benar Paman...kami ingin mencari hewan spiritual..." jawab pangeran Wee.
"Putri...apakah tidak berbahaya mengajak mereka masuk kedalam hutan...?" jawab Pangeran Mongli khawatir.
__ADS_1
"Merekalah yang mengajak aku pergi.. Sudah beberapa hari ini mereka memintaku membawa mereka kemari..." jawab Alea.
"Kalau begitu biarkan paman bersama kalian..." ucap Pangeran Mongli lembut.
"Boleh Paman...lebih banyak orang lebih asyik..." seru Pangeran Le . akhirnya mereka pergi kedalam hitam bersama- sama. Agar hewan mau datang. trio Macan sudah di masukkan kedalam ruang dimensi sejak tadi. Dan aura dari ke empat mahluk kontrak Alea sudah di tutupi. Namun ternyata sampai siang hari mereka belum bertemu dengan hewan pemburu satupun juga . Namun saat mereka lebih kedalam hutan , akhirnya terdengar raungan keras di dekat mereka dan tak berapa lama terlihat seekor jaguar besar sudah berdiri dengan garang di depan mereka.Melihat Jaguar itu mereka para orang tua sempat kaget. namun tidak bagi ketiga Putra Alea. mereka terlihat bahagia.
"Wooo...besar sekali Gege...!' seru Pangeran Le gembira.
"Biar aku yang menghadapi gege...!" teriak Pangeran Wee.
"Baik...hati - hati Wee..." ucap sang kakak datar.
"Siap Pangeran..." ucap Pangeran Wee bahagia. Dia segera maju menghadapi jaguar besar
"Tapi Pangeran...!" seru Pangeran Mongli kaget melihat pangeran berumur 7 tahun itu melangkah ingin menghadapi hewan jaguar yang besar itu sendiri. Dan di tangannya terlihat pedang tipis tergenggam dengan erat.
"Tidak apa- apa Pangeran...biarkan mereka berlatih menghadapi musuh secara langsung..." ucap Alea tenang.
Pangeran Mongli menjadi heran melihat ketenangan Alea melihat sang putra menghadapi bahaya. Tak lama terlihat pertarungan pangeran We dengan hewan besar itu. Melihat kelincahan pangeran Wee dalam menghadapi jaguar itu, membuat Pangeran Mongli ternganga .
'Ya dewa...apakah dia anak umur tuju tahun..." seru Pangeran Mongli dalam hati.
Dan beberapa saat kemudian terlihat jaguar besar itu mati dengan perut robek .
"Wee...kau terlalu lama menghadapi hewan seperti itu...!" seru Pangeran Do Hyun dingin .
"Maaf gege...aku baru bertemu dengan musuh yang sesungguhnya...!" seru pangeran Wee dengan tenang. Namun terlihat nafasnya biasa saja. Mendengar perkataan pangeran Do Hyun , Pangeran Mongli hatinya bagai berdarah. Gerakan pangeran Wee yang lincah seperti itu. Dan kemampuannya terlihat sangat kuat, masih dapat celaan dari sang kakak. Lalu sekuat apa pria tampan ini..." batin pangeran Mongli.
"Tidak masalah sayang...Adikmu baru sekarang bertemu musuh yang sebenarnya..." ucap Permaisuri Alea dengan bijak. Mereka segera melanjutkan perjalanan mereka setelah Zheng Bai membantu pangeran Wee mengambil inti roh dari jaguar itu. Dan setelah itu merekapun bertemu dengan banyak hewan roh lainnya. Dengan gembira ketiga pangeran itu saling berebut mengalahkan hewan- hewan itu. Dan Pangeran Mongli hanya bisa menghela nafas takjub melihat kekuatan dari ketiga Putra Alea. Apalagi Putra pertamanya . jika dia tidak sungguh- sungguh berlatih dalam dua belas tahun ini . mungkin dia akan di kalahkan oleh pria mudah di depannya.
"Pangeran...kenapa tidak pernah pulang ke istana...Ayahanda sudah merindukan Pangeran Mongli..." ucap Alea sambil berjalan.
"Peristiwa itu sudah lama berlalu, apakah Pangeran Masih mengingatnya..?" kata Alea lagi.
Terlihat pangeran Mongli terdiam dan memandang kedepan dengan tatapan kosong.
"Kau tidak tahu Putri...sampai sekarang aku tidak bisa menghilangkan perasaanku padamu...namun mungkin dengan dekat denganmu dan putra- putramu aku bisa membiasakan diri . bahwa kau memang bukan jodohku..' ucap Pangeran Mongli dalam hati.
"Pangeran...pangeran...." panggil Alea beberapa kali ketika melihat pangeran berjalan tanpa fokus.
"Paman...ada apa...?" ucap Pangeran Do Hyun sambil memukul pelan tangan Pangeran Mongli.
"He..apa...? maaf Paman hilang fokus ya...?" ucapnya lucu. Membuat semua orang tersenyum.
"Sayang...Memangnya ada apa dengan Pangeran Ke tiga...?" bisik Zio Sang yang berjalan dengan Mimi agak jauh dari Pangeran Mongli.
"Dia dulu sangat mencintai Permaisuri..." ucap Mimi perlahan.
"Ooo...pantas...terlihat sampai sekarang dia sepertinya masih mencintai Permaisuri..." bisik Zio sang .
"Sstt...jangan terlalu keras..." bisik Mimi lagi.
mereka melanjutkan perjalanan mereka. sedangkan pangeran Mongli yang di tanya Pangeran Do Hyun akhirnya menjawab.
"tidak ada apa- apa Pangeran... Paman hanya mengenang mada lalu paman. oh ya Putri...mungkin setelah ini hamba akan kembali kekerajaan, Apa Raja dan Ayah masih mau bertemu dengan hamba.." ucap Pangeran Mongli dengan wajah sedih.
__ADS_1
"Aku fikir mereka akan bahagia melihat anda pulang pangeran..." kata Alea sambil tersenyum.
"semoga saja yang Mulia..." jawab pangeran Mongli pelan . namun saat mereka sedang berjalan. tiba- tiba di depan mereka ada dua serigala putih menghadang perjalanan. mereka.
Ketiga Putra Alea segera bersiaga.
"Salam sejahtera Yang Mulia permaisuri... tiba-tiba mereka telah berubah menjadi dua pria tampan berbaju putih.
"Kalian datang...? dari mana kalian tahu kedatangan kami...?" tanya Alea pada kedua bawahan Xiao Bai.
"Harum Raja Bai sampai ke istana kami. dan ada beberapa Rakyat yang melihat kehadiran yang Mulia bersama Raja Bai.." ucap salah satu dari kedua pria itu.
"Gege...kau lupa menutup auramu...?" tanya Alea pada Xiao Bai yang berada di pundak Alea.
"Walaupun aku sudah menutupinya, mereka tetap bisa mencium kehadiranku Lea'er..." ucap Xiao Bai.
"Paman jadi mereka anak buah Paman..?" tanya pangeran Le.
"Iya ..mereka tangan kanan Paman..." jawab Xiao Bai malas.
"Jadi Paman adalah seorang Raja...?" tanya Pangeran Wee kagum.
"Semua hewan Kontrak Bundamu adalah Raja, Pangeran Wee..." ucap Xiao Bai dengan sabar.
"Wiii...ternyata Bundaku adalah wanita Hebat..." seru Pangeran Le dengan kagum. Mendengar omongan Pangeran Lee semua tertawa. hanya Pangeran Do Hyun yang tersenyum tipis. Pria remaja Tampan itu memang mewarisi gen sang Ayah. Dingin Angkuh namun sebenarnya hatinya baik dan lembut. hanya Saja dia tidak mau berinteraksi dengan siapapun selain keluarganya dan Mahluk Kontrak sang Ibu.
'Ada apa kau datang mencariku..." kata Xiao Bai pada Kedua bawahannya.
"Tuanku...boleahkah hamba ikut Tuan Putri...sudah lama kami ingin mengikuti tuan Putri. kami cukup lama menunggu.." ucap salah satu dari mereka.
"Lalu bagaimana dengan kerajaan...?" tanya Xiao Bai.
"Pangeran Antaru sudah dewasa dan sebentar lagi dia sudah bisa menjadi Raja.." jawab Rubah yang Satu .
"Paman Bai...biarkan Dia ikut kita...aku menyukai paman Putih..." ucap Pangeran Le.
"Paman Putih...?" tanya Alea heran.
"Maksud hamba Serigala Putih itu Bunda.." ucap Pangeran Le sambil tertawa. mendengar omongan Putra Tuan Putri, Rubah putih tersenyum bahagia .
'Gege...biarkan mereka ikut..kau dengar perkataan keponakanmu...apa bisa kau membuat dia diam kalau kau menolaknya..?" tanya Alea sambil tersenyum.
"Baiklah kalian boleh ikut, tapi ingat jaga selalu mereka putra dan Putri yang Mulia.." kata Xiao Bai dingin.
"kami mengerti tuanku..." ucap kedua hewan itu. mereka hewan serigala yang besarnya dua kali lipat besarnya Serigala dewasa. sedang Pangeran Mongli hampir tak percaya melihat kedua binatang legendaris itu berlomba ingin ikut Alea.
Dia hanya bisa menggelemgkan kepalanya karena kagum sekaligus iri dan heran akan kekuatan Alea . Jangankan manusia tidak tergila- gila pada gadis itu. hewan saja begitu memyayangi Alea.
"Baiklah ayo kita Lanjutkan perjalanan. kita..." kata Alea sambil berjalan lebih dahulu .
Merekapun segera melanjutkan perjalanan mereka. Tak terasa mereka sampai di padang rumput yang sangat luas.
"Kalian harus lebih waspada. jangan sampai lengah..." kata Putri Alea sambil berjalan lebih dahulu bersama Xiao Bai. Begitu juga dengan Xiao Bai yang berada di pundak Alea dengan Waspada.
"Maaf udahan dulu ya...aku lanjut besok.
__ADS_1
Jangan lupa , Like Vote, dan Komennya aku tunggu.
Bersambung