Penjara Cinta Tuan Malvyn

Penjara Cinta Tuan Malvyn
Bab 132


__ADS_3

"Jero, cukup. Aku gak tahan lagi," rengek Aisyah sedari tadi Jerolin terus melakukan pemanasan padahal sudah lebih sekali ia mencapai puncak nya.


Aisyah tak menyangka bila Jerolin seganas ini dalam hal bercinta. 


"Berjanjilah padaku. Kamu gak akan pergi dariku, Ais." Kata Jerolin di tengah aktivitasnya. Ia benar-benar memuja tubuh Aisyah yang sangat seksi semenjak hamil dan menyusui. 


"Aku janji, ahh."


Tampak senyuman Jerolin terbit di tengah hasrat yang membakar keduanya. Pria itu sudah mengambil posisi untuk memulai peperangan. 


"Aaahhh," pekik Aisyah ketika inti tubuhnya di tekan paksa oleh pusaka Jerolin berukuran besar panjang itu. 


Jerolin menghentikan aksinya ketika Aisyah memekik kesakitan. Ia pun tidak menyangka akan sesakit ini. 


"Sakit banget, ya?" Tanya Jerolin menatap Aisyah merasa bersalah.


Aisyah mengangguk. Ia tak menyangka akan sesakit ini, padahal sangat tahu bila Jerolin bermain dengan sangat lembut. 


"Apa kita tunda?" Tanya Jerolin mengesampingkan hasrat nya masih menggebu. Di usap sudut mata Aisyah yang basah karena air matanya menetes. 


Aisyah menggeleng. "Lakukan, Jero. Pelan-pelan, ya."


Jerolin belum melakukan nya. Ia masih menunggu tubuh Aisyah siap untuk menerima kedatangan pusaka nya. Setelah dilihat sudah tenang, ia kembali mengarahkan pusaka nya. 


"Aku akan pelan-pelan. Tahan sebentar, ya." Jerolin menenangkan Aisyah lebih dulu sebelum pada akhirnya, pusaka itu benar-benar menerobos milik Aisyah.


Aisyah sendiri menggigit bibir menahan sakit ketika pusaka Jerolin masuk ke dalam intinya secara perlahan. Ia tak menyangka akan sesakit ini berhubungan pertama kali setelah melahirkan.


Keduanya saling tatap ketika sudah berhasil menyatu. Tanpa berkata bibir keduanya bertemu mencari kepuasan. Aisyah mengalungkan kedua tangan pada leher Jerolin. Sementara dua tangan pria itu menggerayangi permukaan kulit Aisyah sangat lembut menciptakan sensasi luar biasa.


Jerolin sendiri merasa terbang ke awan merasakan nikmatnya surga duniawi. Meski profesi nya sebagai pengusaha sukses di Inggris dan menjadi pemimpin klan mafia tidak pernah bagi nya merasakan surga duniawi ini. Bohong bila tidak ada wanita yang menggoda, merayu, bahkan tidak terhitung wanita mendatangi nya dalam keadaan polos. Tapi, ia tipe pria yang akan bergaiirah jika hatinya telah jatuh cinta. 

__ADS_1


Aisyah.


Wanita inilah yang telah membuatnya jatuh hati. Kepolosan, ketulusan, dan penderitaan membuatnya simpatik hingga menumbuhkan rasa cinta di hatinya. 


"Kamu sangat sempit, sayang." Bisik Jerolin di tengah gempuran ombak gaiirah.


Aisyah tampak tersipu malu di tengah des4ahan nya. Saat selesai bersih masa kelahiran, ia memang rutin berolahraga setiap pagi ketika Jerolin bekerja. Tidak menyangka akan seperti ini hasilnya.


"Benarkah? Kamu gak bohong kan?" Tanya Aisyah dengan nafas tersengal.


"Enggak, sayang. Kalau begini, kamu harus melahirkan lagi agar lebih nikmat dan terus akan nikmat."


Aisyah terkejut mendengar ucapan Jerolin. Namun tidak dapat protes sebab kenikmatan yang diberikan pria itu dapat melupakan masalah itu. 


Suara syahdu keduanya memenuhi kamar itu. 


***


Aisyah masih terlelap di balik selimut tebal yang menutupi tubuhnya yang polos. Sementara sudah ada baby Dominic diantara mereka, yang pasti bayi mungil itu tergeletak di atas kasur kecil. Sebab Jerolin tahu ranjang mereka masih dalam keadaan kotor bekas percintaan malam tadi yang begitu panas. Walaupun harus beberapa kali berhenti akibat baby Dominic kehabisan stok ASI.


"Mommy, Dominic mau minum susu." Kata Jerolin lagi menirukan suara anak kecil. 


Aisyah yang masih mengantuk tapi setengah sadar menurunkan selimut dan mengarahkan salah satu gunung kembarnya pada baby Dominic. 


Jerolin melihat tingkah ibu muda itu terkekeh disertai gelengan kecil di kepalanya. Terlihat jelas jejak-jejak percintaan dan tanda kepemilikan di gunung kembar, bahu, dan leher Aisyah. Ia tak menyangka akan sebuah itu menerkam istrinya.


"Badan ku pegal, Pi. Kamu benar-benar menghabisi aku," cicit Aisyah masih memejamkan mata.


Jerolin merasa bersalah. "Maaf, sayang. Aku gak bisa nahan diri," kata nya tak kalah pelan.


"Besok gak gini lagi. Aku usahain," tutur Jerolin menambahi.

__ADS_1


Aisyah membuka mata setelah mendengar penuturan tersebut. "Jangan. Aku akan siap layani kamu. Jangan ditahan," katanya.


Jerolin mendekatkan diri mencium bibir Aisyah sembari menutupi mata baby Dominic agar tidak melihat kelakuan Papi dan Mommy nya. Tubuh nya semakin panas ketika Aisyah membalas ciuman nya.


"Aku menginginkan mu lagi. Kenapa begini?"


***


Malvyn menatap panggung utama dimana terlihat Malya dan Mario baru saja menyematkan cincin di jemari manis mereka. Akhirnya, saudari kembar dan sahabatnya telah menikah. 


Pria itu melihat betapa bahagia pasangan suami istri tersebut. Begitu juga dirinya. 


Semenjak terkahir kali Malvyn mendatangi rumah Satria, ia tak pernah lagi mencari tahu kabar Aisyah. Berdamai dengan keadaan meskintak memungkiri kerinduan sudah menggunung. 


Malvyn tersenyum ketika Malya menyerahkan bunga pengantin kepadanya. 


"Semoga kamu segera menyusul, Vyn." Kata Malya dan Malvyn hanya diam tanpa menanggapi. 


"Selamat untuk kalian berdua. Jangan lagi berulah seperti dulu," terangnya mengalihkan pembicaraan.


Malvyn mengembalikan bunga itu kepada Malya sebab tak ada niat di hatinya untuk menikah lagi. Rasa takut untuk memulai hubungan baru dan juga hatinya telah dibawa pergi oleh Aisyah.


Ia keluar dari ruangan dimana tempat pernikahan itu di selenggarakan. Kembali ke dalam kamar Hotel dan memilih membersihkan diri lalu beristirahat. 


Teringat ucapan Aisyah bahwa tidak ingin lagi melihat Malvyn mabuk-mabukan membuatnya berhenti minum minuman haram itu. Ia tahu, Aisyah tak mungkin melihatnya lagi. Tapi, kenangan bersama Aisyah membuatnya bahagia.


Keluarga Malvyn juga sudah berusaha menghibur dan mengenalkan beberapa wanita dari kalangan atas maupun bawah. Wanita yang mirip dengan Aisyah. Namun, cinta Malvyn begitu besar hingga tak ada membuahkan hasil memuaskan. 


Malvyn tetap bersikap dingin kepada wanita. 


❤️

__ADS_1


__ADS_2