Penjara Cinta Tuan Malvyn

Penjara Cinta Tuan Malvyn
Bab 137


__ADS_3

Aisyah tersenyum senang melihat kedatangan dua orang yang begitu berjasa dalam hidupnya. Paman John dan Paman Johan. Kedua pria itu sudah berumah tangga rupanya. Paman John akhirnya menikah dengan mbak Lala dan memiliki dua anak dan Paman Johan menikah dengan Meta, sepupu Gio. Ternyata salah satu bodyguard Aisyah itu telah lama berhubungan dengan Meta menjadi sugar baby.


“Paman….” pekik Aisyah berjalan cepat menuju pintu utama membuat Jerollllin besertaaa lainnya begitu panik. 


“Oh, Tuhan. Sayang!!!” pekik Jerolin seraya bangkit dan mengejar Aisyah.


Aisyah menghentikan langkah lalu menoleh ke belakang dimana jarak antara dirinya dan Jerolin hanya dua langkah saja. Sempat terkejut sebab yang ia lihat tadi, suaminya itu masih duduk bersama kedua anaknya.


John dan Johan terkekeh melihat itu. “Masih sama seperti dulu saja, Ais?” tanya Jhon dengan suara mengejek.


Jerolin juga tertawa mendengar pertanyaan John sebab pertanyaan itu masih memiliki jawaban yang sama.


Aisyah cemberut, ia hentakkan kaki tak jadi memeluk kedua Paman nya itu. “Meta. aku kangen. Ya ampun. Apa Paman ku selalu membuatmu kelelahan setiap malam? Sampai-sampai kamu dibuat buncit begini. Apa enak dikasih makan sosis dan dua telur saja?” cecar Aisyah penuh makna membuat orang-orang disana melotot ketika mendengar hal tersebut.


“Ya ampun Ais.”


“Enak apa nggak?”

__ADS_1


“Enak. Buktinya jadi kenyang sampai 9 bulan.”


Jerolin menggeleng mendengar obrolan mereka. Ia pun mempersilahkan tamu nya masuk ke dalam rumah. 


Rumah mereka tampak ramai dengan kehebohan anak-anak mereka. Aisyah memilih duduk diantara John dan Johan. Dan istri mereka tak ada yang marah sekalipun sebab sudah tahu bila Aisyah sangat dekat dengan suami mereka masing-masing. Hanya saja, Jerolin berulang kali berdecak sebal melihat itu.


"Mom. Papi cemburu," ungkap Jerolin membuat semua orang melihat ke arahnya. Agaknya, jika menyangkut Aisyah tak ada lagi wibawa yang terlihat. Jerolin lebih tampak seperti suami manja dan tak ingin jauh-jauh dari nya.


"Sudah punya suami, Ais. Sana sama suami kamu. Lengket mulu," ejek John yang masih sering video call dengan Aisyah.


Aisyah tentu saja mengerti bagaimana Jerolin selama ini. Pria itu terlalu sempurna baginya sehingga membuatnya benar-benar merasa dicintai dan begitu penting dalam hidup Jerolin.


"Maafin Ais ya gak bisa datang saat kalian menikah," kata Aisyah tulus seraya membiarkan Jerolin terus saja memeluk ya dari samping. Ia merasa, beberapa bulan ini justru suaminya lah yang sangat manja kepadanya. 


"Iya gak apa-apa, Ais. Kami ngerti, kok." 


Setelah cukup lama menghabiskan waktu mengobrol bersama, Aisyah mengajak semua nya untuk makan siang bersama termasuk anak-anak mereka yang sudah ditemani pengasuh masing-masing.

__ADS_1


"Meta," bisik Aisyah kepada Meta yang duduk disampingnya. Meta pun menoleh ke arahnya. 


"Ada apa, Ais?" Tanya Meta setelah menelan makanan yang dikunyah dalam mulutnya.


"Kabar kak Gio gimana?" Bisiknya lagi.


"Dia masih galau saja. Dia juga titip salam padamu," bisik Meta sebab jawabanya ini bisa menjadi boomerang. Apalagi suaminya, Johan. Sangat menyayangi Aisyah.


"Aku mendengarnya," celetuk Jerolin dan Johan hampir bersamaan. 


Aisyah dan Meta saling pandang, menelan saliva gang terasa sangat kasar. Aisyah menoleh menatap Jerolin dengan senyum Pepsodent nya. 


Kenapa suamiku jadi posesif begini, ya?


❤️


Maaf, ya. Aku lagi gak enak badan. dua hari lalu aku ada lomba drama jadi fokus kesana dulu

__ADS_1


__ADS_2