Pesona Ibu Susu Baby Elnan

Pesona Ibu Susu Baby Elnan
Bab 139 - Hasutan Mama Helen


__ADS_3

Di suatu malam, di saat anak-anaknya sudah tertidur. Naya dan Richard melakukan percakapan mereka di atas ranjang. Richard menatap Naya lekat-lekat sambil menyingkirkan rambut yang menutupi wajah Naya.


"Sayang, maukah kau berjanji padaku?"


"Janji apa?" tanya Naya.


"Berjanji untuk tidak meninggalkan aku dan anak-anak. Kita membutuhkanmu," balas Richard.


"Tidak ada alasan untuk aku meninggalkanmu. Kalau pun iya, berarti aku adalah wanita bodoh! Yang tidak bisa bersyukur sudah diberikan suami yang tampan dan kaya juga anak-anak yang menggemaskan."


"Aku pegang kata-katamu ya sayang. Awas saja jika kau ingkar janji! Akan aku kejar dirimu meski kau pergi ke planet mars sekalipun!"


"Iya sayang," jawab Naya.


"Naya aku mencintaimu."


"Aku juga," jawab Naya.


"Masa jawabannya begitu?" ucap Richard yang kesal tidak mendapatkan balasan ucapan cinta dari Naya.


"Kan itu juga sama saja sayang."


"Tidak mau," ucap Richard yang merajuk.


"Baiklah, baiklah," ucap Naya sambil menyentuh wajah Richard dengan salah satu tangannya.

__ADS_1


"Aku juga mencintaimu suamiku."


Naya mengatakan itu diakhiri dengan sebuah kecupan di bibir Richard. Membuat Richard yang awalnya biasa saja menjadi on fire. Bagi Richard kecupan tersebut merupakan ajakan tersirat dari Naya bahwa ia ingin bercinta dengannya.


"Sayang kau harus bertanggungjawab!"


"Hah?" Naya mengernyit bingung.


"Sesuatu yang sudah dimulai harus diakhiri sayang," ucap Richard lagi.


"Apa yang sudah dimulai memangnya?" tanya Naya yang masih belum mengerti.


Richard tidak menjawab pertanyaan Naya. Ia justru berpindah posisi berada di atas tubuh istrinya dan mempraktekkan kembali kecupan yang diberikan Naya tadi berkali-kali.


"Stop! Stop! Stop!" ucap Naya agar Richard berhenti menciumnya.


Naya pun menggelengkan kepalanya.


"Kapan pikiran mesum mu itu akan menghilang sih?!" kesal Naya.


"Tidak akan pernah apalagi sama istri sendiri! Oh, jangan harap itu terjadi sayang!"


Richard pun melancarkan aksinya dengan terus memberikan kecupan di wajah istrinya, sampai ia juga mengigit telinga Naya hingga Naya merintih. Bukan hanya itu, tangan Richard pun sudah mulai merajalela ke tubuh Naya. Naya hanya bisa pasrah saja, toh memang ini sudah menjadi kewajibannya dan hak bagi suaminya.


Mereka pun bercinta hingga dini hari. Anak-anak mereka seperti mengerti bahwa orang tuanya tidak ingin diganggu jadi tidak ada satu pun yang bangun ataupun menangis.

__ADS_1


"Sayang terima kasih," ucap Richard sambil mengecup kening Naya kemudian memeluk tubuh Naya. Mereka tidur dalam keadaan polos dan saling berpelukan.


****


Paginya si kembar menangis akan tetapi baik Naya maupun Richard tidak ada yang terbangun satu pun. Hingga membuat Mama Helen yang mendengar pun terus mengetuk pintu kamar pasangan itu.


"Aduh! Mereka itu bagaimana sih? Anaknya menangis dari tadi kenapa tidak didiamkan?"


Alhasil Mama Helen pun mencari duplikat kunci kamar Naya dan Richard lalu membukanya. Ketika masuk ke dalam kamar, Mama Helen hanya menghela napas pasrah.


"Pantas saja mereka tidak mendengar anaknya menangis. Pasti semalam mereka bercinta hingga pagi. Aduh! Siap-siap punya cucu banyak kalau begini," ucap Mama Helen yang melihat baju dan celana yang berserakan di bawah sekitar ranjang.


Dengan hati-hati Mama Helen menggendong cucunya satu persatu di bawa keluar dari kamar pasangan itu ke rumah keluarga. Untungnya persediaan ASI nya masih ada. Jadi tidak perlu repot-repot membangunkan Naya.


"Kasian sekali cucu-cucu Oma. Papa kalian begitu serakah, ingin memiliki mama kalian seorang diri. Nanti kalau kalian sudah besar, jangan biarkan papa dan mama kalian sering-sering berduaan. Ganggu mereka saja!" hasut mama Helen pada cucu-cucunya.


****


Terima kasih sudah membaca ceritaku sampai di bab ini. Semoga kalian menyukainya.


Jangan pelit-pelit untuk memberikan like dan vote nya geng 🤭 Supaya ceritaku popularitasnya semakin naik dan pembacanya semakin banyak. Kalau begitu kan aku jadi semangat nulis kelanjutan ceritanya.


Ramaikan juga cerita ini dengan komentar-komentar kalian.


Jangan lupa follow akun Ig ku ya

__ADS_1


@yoyotaa_


__ADS_2