Pesona Ibu Susu Baby Elnan

Pesona Ibu Susu Baby Elnan
Bab 79 - Kejutan untuk Rico


__ADS_3

Seminggu telah berlalu, kini Richard fokus pada kerja samanya dengan Rico yang beberapa hari lagi akan launching. Selain mempersiapkan acara agar lancar, ia juga mempersiapkan rencananya untuk membuka aib besar Rico di acara tersebut.


"Tunggu beberapa hari ini, kau tidak akan mungkin bisa mengelak. Sudah cukup aku memberikan kesenangan untukmu. Kini kesengsaraan akan datang padamu," ucap Richard sambil menyalin semua video yang sudah dihapus oleh Rico.


"Kau benar kawan. Aku pun sudah tidak sabar menantikan kehancuran b*jingan itu," sahut Alex yang memang berada di ruangan Richard.


"Tapi kenapa kau lama sekali untuk mencari video ini, Lex? Kan kau tinggal suruh seorang hacker untuk mengembalikan rekaman cctv nya seperti semula," ujar Richard pada Alex.


"Tidak semudah itu, meskipun rekamannya bisa dikembalikan, ternyata masih ada beberapa video yang sengaja di potong agar si pelaku tidak dapat diketahui. Dan untuk mengembalikan rekaman aslinya, ada beberapa kode yang hanya hacker expert yang bisa memecahkannya. Hacker andalanku tidak sehebat itu, makanya ini agak susah. Setidaknya akhirnya ia berhasil mengembalikan rekaman itu, dan kita bisa menjadikannya sebagai bukti."


"Baiklah, aku benar-benar sangat berterimakasih padamu, Lex. Kau rela membantuku sampai si pelaku diketahui dan sampai bukti-buktinya sudah berada di tanganku. Entah bagaimana aku harus membalasnya," ucap Richard yang benar-benar sangat berterimakasih pada sahabatnya.


"Gampang, cukup kau berikan Naya padaku," ujar Alex dengan entengnya. Sebenarnya ia tidak serius mengatakan itu, hanya ingin bermain-main dengan Richard saja. Namun, responnya sungguh di luar dugaan.


"Jadi, kau masih menginginkan istriku?! Awas saja jika kau berani merebutnya! Habis nyawamu di tanganku! Hubungan persahabatan kita juga otomatis berakhir."


Alex bergidik ngeri. Setiap ucapan yang keluar dari mulut Richard benar-benar membuatnya tegang. Tapi, ia juga bersyukur, rupanya Richard memang sudah bucin dengan Naya. Yang awalnya bilang Naya bukan tipe wanita yang diinginkannya, kini menjadi wanita yang benar-benar diinginkannya. Benar-benar sebuah karma baik dari ucapannya sendiri.


"Becanda," ucap Alex agar Richard menurunkan kadar emosinya.


"Huh! Sekali lagi kau mengucapkan itu. Aku benar-benar akan membunuhmu!" ancam Richard.


"Iya, iya, iya. Ya sudah aku kembali saja ke kantorku. Masih banyak hal yang harus aku lakukan," pamit Alex.


"Kembalilah," ucap Richard mengiyakan.


***


Hari launching pun tiba, Richard mengajak mama, Ele, Naya dan juga si gembul Elnan ke acara itu. Ia ingin keluarganya menyaksikan sebuah kebenaran yang terjadi dan juga ingin memperkenalkan pada dunia, jika Naya adalah miliknya, istrinya dan juga wanita yang akan jadi ibu dari anak-anaknya.


"Para hadirin sekalian, terima kasih karena sudah bersedia hadir dalam acara launching restoran baru saya. Sebelum memasuki acara intinya, saya ingin memperkenalkan seseorang," ucapan Richard terhenti, ia memberikan kode dengan matanya pada Naya untuk mendekat padanya.


Naya yang mengerti tatapan itu langsung berdiri dan berjalan kemudian berdiri di samping Richard.

__ADS_1


"Wanita yang ada di samping saya ini adalah Anaya Devaloka, istri saya," ucap Richard dengan lantangnya sambil menatap wajah Naya.


Suara riuh tamu dan para pengunjung terdengar begitu keras. Ada yang senang mendengar berita itu ada pula yang tidak. Mereka yang tidak senang, langsung membicarakan Naya.


"Apa bagusnya wanita itu, dibilang cantik masih cantikan aku."


"Iya, aku tidak rela jika wanita itu yang menjadi istri tuan Richard. Seharusnya tuan Richard memiliki istri seperti Denada, model terkenal itu. Ia cantik dan seksi. Ia lebih cocok bersanding dengan tuan Richard."


"Apa dia menggunakan pelet untuk menjerat tuan Richard? Atau dia membuat jebakan untuk tuan Richard agar bisa tidur dengan tuan Richard kemudian memintanya untuk menikahinya. Dasar wanita j*lang!"


Untung saja ucapan tidak suka itu tidak didengar oleh Richard, jadi mereka aman.


Selain para wanita-wanita yang tidak suka mendengar berita itu, ada pula orang lain yaitu Nicolas. Nicolas terkejut dan tidak menyangka jika wanita yang selama ini ia incar rupanya adalah milik Richard.


Sial! Kenapa harus Richard?! Aku harus berhati-hati untuk merebutnya.


Kesal Nicolas dalam hatinya. Ia benar-benar berada di ujung jurang. Ia benar-benar menginginkan Naya, akan tetapi jalan yang ditempuh begitu sulit, mungkin saja ia harus tertatih-tatih untuk mencapainya. Itu pun masih ada dua kemungkinan, antara hidup dan mati.


Setelah memperkenalkan Naya pada khalayak umum, Richard benar-benar memperlihatkan rasa cintanya pada wanita itu. Menegaskan bahwa tidak akan ada yang bisa merebut Naya darinya.


Lalu untuk acara selanjutnya, Rico dipersilahkan untuk memimpin acara intinya.


"Terima kasih atas waktunya. Saya berdiri disini untuk memperlihatkan pada kalian filosofi dari nama restoran ini, serta pasang surutnya dalam proses pembuatan gedungnya."


Di sebuah layar proyektor, terlihat sebuah gambar yang mendeskripsikan arti dan filosofi nama restoran. Semua mata yang melihat itu, takjub akan artinya. Setelah itu, yang seharusnya muncul video tentang restoran justru malah muncul video Rico yang sedang berjongkok sambil memegang gunting di samping mobil milik Richard.


Semua orang terkejut karena perbuatan Rico, akan tetapi itu malah membuat Rico bingung. Apa yang salah dengan video yang ia tampilkan? Lalu ketika ia melihat video apa yang ditayangkan ...


Sial! Apa maksudnya ini!


Alex dan Richard tersenyum penuh arti. Keduanya berjalan ke arah Rico yang masih berdiri dengan terkejutnya.


"Bagaimana? Apa kau suka kejutan dariku?" tanya Richard pada Rico dengan tatapan yang tidak bersahabat.

__ADS_1


"Apa maksudmu?! Kau mau memfitnahku yang telah menyabotase rem mobil milikmu begitu?!"


"Aku tidak mengatakan demikian. Kaulah yang mengatakannya. Atau jangan-jangan memang benar?!"


Rekaman video pun terus berlanjut, di dalam video tersebut Rico mengatakan bahwa, "Mampus kau! Sebuah kecelakaan pasti tidak akan bisa kau hindari. Aku harap kau mati di tempat bersama keluargamu. Dengan begitu, predikat pebisnis terbaik akan jatuh ke tanganku. Aku tidak rela kau terus saja bahagia. Sedangkan aku tidak. Siap-siap menuju ajal mu, Rich!"


Setelah kata-kata itu selesai diucapkan. Video pun berhenti.


"Apa kau masih akan berdalih jika aku memfitnah mu?! Hello! Semua bukti sudah jelas Rico. Kau memang menyabotase mobilku hingga aku dan keluargaku mengalami kecelakaan," cecar Richard mengeluarkan segala emosinya.


"Kau busuk Richard! Kalian semua jangan percaya ucapannya! Semua video itu tidak benar! Aku tidak pernah melakukan hal keji seperti itu! Pasti kau mengada-ada video itu kan? Dengan mengatakan bahwa itu adalah suaraku dan juga wajahku! Jelas-jelas aku sudah mengatakan padamu jika di waktu itu aku tidak berada di kota yang sama denganmu! Kau benar-benar pandai sekali memfitnahku!" kesal Rico yang terus saja mengelak.


"Hahaha... Aku sudah menduganya, kau pasti akan mengelak. Untuk itu aku datangkan langsung hadiah untukmu. Come here, please!"


Seseorang yang diminta Richard untuk maju pun membuka penutup wajah yang dikenakannya. Kira-kira siapa orang itu?🤭


***


Terima kasih sudah membaca ceritaku sampai di bab ini. Semoga kalian menyukainya.


Jangan pelit-pelit untuk memberikan like dan vote nya geng 🤭 Supaya ceritaku popularitasnya semakin naik dan pembacanya semakin banyak. Kalau begitu kan aku jadi semangat nulis kelanjutan ceritanya.


Ramaikan juga cerita ini dengan komentar-komentar kalian.


Jangan lupa follow aku Ig ku ya


@yoyotaa_


****


Mampir ke ceritaku yang satu juga ya,


__ADS_1


__ADS_2