Pesta Di Masa Depan

Pesta Di Masa Depan
BAB 11


__ADS_3

"selamat pagi nona" sapa para pelayan sambil tersenyum


"pagi" jawab Ziena sambil berjalan menuju meja makan


"selamat pagi non Nana" sapa bi Ani


"pagi bi" jawab Ziena


"masak apa hari ini?" tanya Ziena


"bibi masak nasi goreng kesukaan non Nana" jawab bi Ani


"bawa kemari bi" ucap Ziena


"ini nona" jawab bi Ani sambil menaruh sepiring nasi goreng di depan ziena


Ziena menikmati nasi goreng buatan bi Ani, nasi goreng yang sama seperti buatan mamanya.


tanpa sadar Ziena meneteskan air matanya, buru-buru ia mengusap kasar pipinya agar tidak ada yang melihat ia sedang menangis.


bi Ani yang sadar Ziena menangis menyuruh para pelayan untuk pergi melanjutkan pekerjaan yang lainnya.


"non Nana kenapa menangis?" tanya bi Ani


"masakan bibi gak enak ya non" lanjut bi Ani


"bukan bi" jawab Ziena


"terus kenapa non Nana nangis?" tanya bi Ani


"rasa nasi goreng buatan bi Ani sama seperti buatan mama" jawab Ziena sambil menunduk


"aku rindu masakan mama bi" ucap Ziena


"aku sangat sangat rindu mereka bi" lanjut Ziena sambil sesenggukan


"maaf non bibi gak bermaksud buat non Nana sedih" ucap bi Ani sambil memeluk Ziena


"biar bibi buatkan masakan yang lain ya non" lanjut bi Ani


"jangan bi" larang Ziena


"kenapa non? bibi gak mau buat non Nana sedih" jawab bi Ani


"dari masakan yang bi Ani buat itu bisa mengobati rasa rinduku kepada mama yang sering membuatkan masakkan untuk ku bi" jawab bi Ani


"mulai besok sering-sering buatkan aku nasi goreng ya bi" lanjut Ziena

__ADS_1


"iya non, asal non Nana jangan sedih lagi" jawab bi Ani


"iya bi Ziena usahakan" jawab Ziena


"iya non" jawab bi Ani


"bi aku mau ke atas kalo ada om ifran suruh aja langsung ke ruang ku" ucap Ziena


"baik non" jawab bi Ani


"non Nana mau dibuatkan minuman?" tanya bi Ani


"gak usah bi" jawab Ziena sambil berjalan menuju ruangannya


di dalam ruangannya Ziena melanjutkan beberapa pekerjaan kantornya sambil sesekali ia melirik jam di atas meja kerjanya.


ting ting ting


suara pesan masuk di ponsel Ziena


karena terganggu akhirnya Ziena mengambil ponselnya dan melihat banyak pesan dari grub WhatsAppnya.


Mila: guys udah baca pengumuman di grub kelas belum?


Dea: udah nih, gila dua hari lagi acara kelulusan


Rista: cepet banget ya nih waktu gak kerasa dua hari lagi kita beneran udah lulus


Mila: tau tuh mana perasaanku ke Dimas belum dibales lagi 😭


Rista: emang kamu udah pernah bilang ke Dimas mil?


Mila: belum lah Ris


Rista: terus tau dari mana kalo perasaanmu gak di bales?


Dea: tau dari storynya Dimas lah Ris hahaha 🀣


Rista: maksudnya gimana de?


Mila: Dimas kemarin buat story foto berdua sama Lala mana captionnya mine pakek emot love lagi 😭


Rista: ada yang hatinya kratak kratak nih 🀣


Dea: udah asal bang Dimas bahagia sama Lala Mila juga bahagia kok πŸ˜‚


Rista: makanya kalo punya perasaan jangan di pendem mil, diembat temen sekelaskan jadinyaπŸ˜‚

__ADS_1


Mila: rese kalian gak tau apa aku lagi sedih cintaku pupus nih 😭


Rista: besok waktu perpisahan nyumbang nyanyi kek mil


Dea: iya mil yang lagunya pupus itu loh


Mila: gila bisa hancur perasaanku nih, tega bener kalian


Dea: kita yang bagian support aja sambil doa biar kamu gak pingsan waktu nyanyi sambil melihat kemesraan Dimas sama Lala


Rista: baru ku sadari cintaku bertepuk sebelah tangan 🀣


Mila: punya temen gak malah semangatin malah panas-panasin aja 😀


Ziena yang membaca pesan dari teman-temannya hanya tersenyum.


setelah itu ia meletakkan ponselnya di atas meja dan melanjutkan pekerjaannya.


tok tok tok


suara pintu di ketuk


"masuk" ucap Ziena


"ada apa om?" tanya Ziena yang melihat om Irfan masuk


"permisi nona ini ada beberapa berkas penting yang harus nona tanda tangani" ucap om Irfan


"bawa kemari" jawab Ziena


"apa ada masalah di kantor?" tanya ziena yang masih fokus membaca berkas-berkas penting


"tidak ada nona, semua aman terkendali" jawab om Irfan


"bagus" jawab Ziena


"ini om, jika ada hal penting kirim lewat email aja om" ucap Ziena


"baik nona, kalo begitu saya izin pamit" jawab om Irfan


"oh iya om satu lagi, tolong Carikan aku kebaya buat acara kelulusan" ucap Ziena


"baik nona" jawab om Irfan


"acaranya dua hari lagi dan om sudah taukan selera ku bagaimana?" tanya Ziena


"iya nona saya tau" jawab om Irfan

__ADS_1


"ya sudah kembalilah om" jawab Ziena


"baik nona saya permisi dulu" jawab om Irfan dan diangguki Ziena


__ADS_2