Pesta Di Masa Depan

Pesta Di Masa Depan
BAB 79


__ADS_3

Setelah sampai di gazebo mereka berempat mencari posisi duduk paling nyaman dengan menghadap ke arah taman. "akhirnya kita bisa ketemu berempat lagi" ucap Mila dengan bahagia


"bahagia banget rasanya" sahut Dea


"aku minta maaf ya karena jarang bisa kumpul kayak gini" ucap Ziena sambil merangkul pundak Dea dan Rista yang ada didekatnya


"jangan merasa bersalah zie kita gak ada maksud buat nyalahin kamu, komunikasi kita lancar aja kita udah alhamdulilah" jawab Rista


"hei hei hei! hari ini kita harus bersenang-senang karena bisa kumpul bareng jadi jangan rusak momen ini dengan kesedihan dan saling menyalahkan oke" sahut Mila sembari merangkul pundak Dea yang ada disebelahnya


"mil aku lihat-lihat beberapa hari ini kamu bahagia banget ya terus bikin story foto bareng cowok gitu, emang dia siapa kamu mil?" tanya Dea yang baru ingat perihal beberapa story milik Mila


"iya mil siapa tuh" sahut Ziena penasaran


Mila langsung membuka ponselnya sambil tersenyum bahagia sebelum menjelaskan kepada sahabatnya. "jadi aku itu baru jadian sama Dimas" jawab Mila sembari memperlihatkan foto mesranya dengan sang pacar


"Dimas tetangga kelas yang pacaran sama Lala itu" sahut Rista


"sembarangan aja kalau ngomong, pacar aku itu namanya ADIMAS kalau si masa lalu DIMAS" ucap Mila dengan menekankan nama pacarnya

__ADS_1


"kok nama mereka bisa samaan ya" sahut Ziena


"iya tuh sama-sama Dimas-nya" balas Rista


"mending kamu kalau manggil dia Adi aja mil biar gak ketuker sama masa lalu" saran Dea dengan tawa di akhir kalimatnya


"bisa aja kamu de kalau kasih saran" jawab Mila yang ikut tertawa


Mila menceritakan awal pertemuannya dengan si kekasih dan tak lama kemudian bi Ani datang membawa minuman dan mie Samyang yang mereka minta tadi. Mereka makan mie sambil mendengarkan cerita dari Mila. "jadi dia tetangga baru kamu mil" ucap Rista mengulangi perkataan Mila


Mila menganggukkan kepalanya tanda itu benar. "terus dia sering minta bantuan kamu buat ngajarin matematika emangnya dia kelas berapa?" tanya Rista lagi


jawaban Mila sukses membuat ketiga sahabatnya melongo. "APA!" teriak mereka bertiga bersamaan


"kenapa sih"


"mil kamu tuh kalau gak bisa melupakan Dimas bilang dong sama kita nanti kita bantu, masa iya kamu pacaran sama anak SMP" ucap Rista yang benar-benar kaget dengan temannya


"aku itu merasa nyaman sama dia, lagian dia sering godain aku sih kalau aku lagi beli jajan di warung depan rumah" jelas Mila

__ADS_1


"ya udah kalau kamu merasa nyaman sama dia mil kita bakal ikut seneng juga" balas Ziena


"kalau dia bisa bikin kamu nyaman kita seneng mil dari pada kamu nungguin Dimas yang gak tau kapan putusnya" sahut Dea dengan tawa


"gini-gini nih yang bikin aku seneng punya kalian, mendukung tapi juga menyindir" ucap Mila dengan tawa di akhir kalimatnya


Mendengar penuturan dari Mila membuat obrolan mereka terhenti sejenak. "oh iya Ziena kan abis bulan madu nih oleh-olehnya mana" ucap Mila


"tenang aja gak lupa kok udah aku siapin di dalam tapi ini ada sesuatu yang khusus buat kalian" jawab Ziena sambil merogoh saku jaketnya


"nih buat kalian" lanjutnya sembari menyodorkan tiga buah gantungan kunci


"wah couple nih" ucap Dea dengan senang


"terima kasih ya zie, kita pasang di mana ya enaknya" ucap Rista


"di simpan aja gak usah di pasang" jawab Mila


"kok gitu"

__ADS_1


"nanti takut rusak atau hilang lagi ini kan barang couple kita jadi harus di simpan dengan baik-baik" jelas Mila


__ADS_2