Pesta Di Masa Depan

Pesta Di Masa Depan
BAB 43


__ADS_3

Sesuai janjinya hari ini Dylan pulang lebih cepat dari biasanya karena nanti sore ia dan Ziena akan berangkat ke rumah orang tuanya. Setelah melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya menunjukkan pukul tiga sore Dylan segera membereskan meja kerjanya dan pergi meninggalkan kantor. Sebelum pergi ia memberitahukan kepada Alex bahwa hari ini dirinya akan pulang lebih dulu. "Lex hari ini saya mau pulang lebih awal jadi jika ada yang mencari saya katakan saja bila saya sudah pulang" ucap Dylan


"baik pak" jawab Alex sambil menganggukkan kepalanya


Dylan kemudian melangkahkan kakinya menuju parkiran. Saat Dylan hendak masuk ke dalam mobilnya tiba-tiba ia mendengar bunyi pesan masuk ke dalam ponsel miliknya. Setelah melihat nama Alex yang tertera dilayar ponselnya tanpa pikir panjang Dylan langsung membaca pesan yang Alex kirim takut-takut jika itu pesan yang penting pikir Dylan.


Tapi setelah membaca isi pesan yang Alex kirim Dylan justru malah tertawa dan mengata-ngatai Alex dalam hatinya. bagaimana Dylan tidak tertawa bisa-bisanya Alex mengirim pesan hanya untuk menanyakan perihal alasan Dylan pulang lebih cepat. "Lex Alex makanya jangan jomblo kelamaan, Lo gak sadar hari ini itu Sabtu malam Minggu yang artinya orang-orang yang mempunyai kekasih atau pasangan bakal menghabiskan waktunya bersama-sama, gue kan udah punya istri jadi gue mau menghabiskan waktu gue sama istri tercinta gue lah" batin Dylan sambil jemari tangannya sibuk membalas pesan dari Alex dan tanpa sadar pula Dylan mengakui Ziena sebagai istrinya

__ADS_1


Setelah mengirim pesan ke Alex, Dylan segera masuk ke dalam mobilnya dan melajukan mobilnya pergi meninggalkan kantornya. Setelah menikah dengan Ziena Dylan menjadi jarang memakai sopir pribadi. Ia lebih suka membawa mobilnya sendiri ketimbang memakai sopir. Berbeda saat ia masih tinggal bersama kedua orang tuanya, ia lebih sering memakai sopir karena perintah dari kedua orang tuanya.


Karena hari ini adalah hari Sabtu Dylan memilih menggunakan jalur lain untuk pulang ke rumahnya. Ia berpikir kalau akhir pekan seperti ini biasanya jalanan lebih ramai dari jam-jam biasanya dan karena memilih jalur yang berbeda dari biasanya membuat perjalanan Dylan sedikit lebih jauh dari biasanya.


Setelah menempuh perjalanan yang lumayan jauh akhirnya mobil Dylan sudah memasuki kawasan rumah miliknya. Satpam yang sedang berjaga segera membukakan pintu gerbang setelah melihat mobil tuannya ada di depan gerbang. "selamat sore tuan" sapa pak satpam


"sore" balas Dylan singkat sambil terus melajukan mobilnya masuk ke dalam

__ADS_1


"astaga" ucap Ziena yang terkejut akan kehadiran Dylan yang dianggapnya tiba-tiba


Ziena refleks langsung menutup layar laptopnya. "jangan sampai mas Dylan lihat kalau aku sedang mengerjakan tugas kantorku" batin Ziena was-was


"sedang melihat-lihat fotoku bersama dengan teman-temanku" jawab Ziena dengan cepat


Setelah mendapat jawaban dari Ziena bukanya menjawab Dylan justru malah berjalan menuju kamar mandi. "aku mau mandi dulu,l setelah itu kita berangkat" ucap Dylan saat berjalan masuk ke dalam kamar mandi tanpa menoleh ke arah Ziena

__ADS_1


Setelah Dylan masuk ke dalam kamar mandi Ziena langsung menyiapkan pakaian untuk Dylan. Kemudian ia menata beberapa barang penting yang akan ia bawa nanti. Ziena memasukkan tablet miliknya ke dalam tas ransel dengan ukuran yang pas dengan tablet miliknya dan menaruh laptop yang tadi ia pakai ke dalam lemarinya. Setelah itu Ziena mengganti pakaiannya sebelum turun ke bawah menunggu Dylan.


Ia menggunakan celana jeans dengan kaos berwarna putih yang ia masukkan ke dalam celana dan menggunakan sneaker dengan warna senada. "SEMPURNA! sekarang waktunya turun ke bawah dan menunggu mas Dylan selesai mandi" ucap Ziena sambil menatap pantulan dirinya dicermin


__ADS_2