Pesta Di Masa Depan

Pesta Di Masa Depan
BAB 83


__ADS_3

"sayang" panggil Mela dari depan pintu


Dylan terkejut melihat kedatangan Mela yang tiba-tiba. "ada urusan apa kamu datang ke sini?" tanya Dylan


"kamu ke mana saja, ku hubungi kok gak bisa?" tanya Mela balik


Dylan menghentikan aktivitasnya sambil menatap Mela. Jujur sekarang Dylan merasa sangat bingung mau mengucapkan apa ia sendiri sudah tau jika Mela selalu menanyakan kegiatannya ke Alex karena Alex selalu memberi tahukannya. "aku rasa kamu sudah tahu jawabannya mel" jawab Dylan dengan tenang


Mela yang sedari kemarin malam menahan emosinya akhirnya ia luapkan. "sayang kamu lupa sama janji kamu dulu"

__ADS_1


Dylan menggelengkan kepalanya. "aku masih mengingatnya Mel"


"kalau kamu mengingatnya kenapa kamu masih mau pergi berbulan madu dengan istrimu itu? aku yakin kamu pasti juga sudah melakukan hubungan badan dengannya" ucap Mela tanpa henti


"CUKUP MEL! dengarkan penjelasanku" ucap Dylan


Setelah Mela menghentikan ucapannya yang tiada hentinya itu Dylan akhirnya angkat bicara. "aku melakukannya atas dasar perintah mama dan papaku dan untuk hubungan suami istri itu memang iya aku sudah melakukannya tapi karena kekhilafan" jelas Dylan


Alex sangat kecewa pada sahabatnya ini. Ia tak habis pikir di mana jalan pikiran Dylan bisa-bisanya ia berkata seperti itu di depan Mela yang notabenenya musuh istrinya sendiri. Alex sendiri tahu bila Ziena itu tulus mencintai sahabatnya tapi kenapa Dylan tak bisa melihatnya. "gue gak habis pikir sama Lo Lan bisa-bisanya Lo bilang seperti itu tentang istri Lo di depan Mela"

__ADS_1


"untung yang denger gue bukan nona, gak tau lah gimana perasaan nona kalau denger langsung"


Alex memilih kembali ke meja kerjanya dan tidak jadi mengantarkan berkas yang perlu Dylan tanda tangani. Entah kenapa tiba-tiba selera Alex hilang saat mendengar perbincangan mereka. Alex sendiri tipikal laki-laki yang perasa ia masih bisa membedakan mana orang yang benar-benar tulus baik dan mana yang hanya berpura-pura saja berbeda dengan Dylan yang buta saat melihat Mela.


Sejujurnya sudah berkali-kali Alex menasehati sahabatnya ini namun hasilnya sama saja. Dylan selalu berkata bahwa Mela itu wanita yang baik hanya saja ia pernah mengalami masa kelam dan dari situ Alex menjadi tidak peduli lagi dengan hubungan Mela dan Dylan.


Tapi semenjak sahabatnya menikah dengan Ziena, Alex menjadi sedikit bersimpati untuk membantu Ziena dalam hal mendapatkan tempat di hati Dylan. Menurutnya wanita mana yang mau perasaannya dipermainkan.


Terkadang Alex suka berpikir mengapa Ziena mau menerima perjodohan ini padahal jika dipikir-pikir ia adalah seorang gadis muda yang cantik mengapa mau dijodohkan dan dipermainkan perasaanya bahkan ia berhak menolak jika ia mau tapi kenapa Ziena malah menyetujui perjodohan ini.

__ADS_1


"beruntung banget Lo Lan bisa dicintai sama nona, dia sangat tulus mencintaimu bahkan saat Lo memperkenalkan Mela itu kekasihmu di depannya ia hanya tersenyum dan mengangguk seperti tidak ada penolakan dengan ucapanmu tapi aku yakin jauh di dalam hatinya pasti dia terluka hebat" batin Alex sambil mengingat-ingat kembali tangan Ziena yang bergetar saat memberikan kotak makan yang seharusnya ia berikan kepada Dylan


__ADS_2