
"Sahabat itu terkadang seperti saudara kita sendiri,selalu menemani dan selalu mendengarkan keluh kesah kita ketika sedang menghadapi masalah"
Namaku Nindita aprilia,aku adalah anak ke-3 dari 3 bersaudara,aku mempunyai 2 saudara laki-laki yang pertama bernama:Wahyuda Pratama
Kedua bernama:Dafa Faturahman.
Aku biasa manggil mereka dengan sebutan Abang.
Aku tinggal bertiga dengan Abang-abang ku,karena ibu dan bapakku tinggal dikampung halamanku,karena mereka mempunya bisnis restauran yang cukup sukses dan mempunyai beberapa cabang di daerah yang berbeda,ibu dan bapakku mengunjungi kami bertiga setiap 3 bulan sekali.
Aku adalah adik kesayangannya abang-abang ku,mereka selalu memanjakanku dan selalu menjagaku dengan baik,mereka berdua bekerja di restauran milik bapak,lebih tepatnya mengelola di rastauran yang berbeda tapi tempatnya tidak terlalu berjauhan.
Pada pagi hari kami bertiga melakukan aktivitas seperti biasa kedua abangku bekerja dan aku sekolah.
"Dek bangun..." ucap bang Yuda sembari membangunkanku.
"......" tidak ada jawaban dari ku.
"Adek...." bang Yuda membangunkan dengan menepuk nepuk pelan bahuku.
"Hmmmm..." gumamku sembari mengusap-usap mataku.
"Sekolah ngga udah siang" ucap bang Yuda sembari duduk di pinggir tempat tidurku.
"Astagfirullah...abang aku kesiangan" ucapku langsung bergegas bangun dan sedikit panik.
"Hehehe.." tawa kecil bang Yuda.
"Kenapa sih bang?" tanyaku kepada bang Yuda.
"Jangan buru-buru gitu de..masih pagi" ucap bang Yuda di sertai senyum-senyum kecil.
"Ihh...abang mah gitu.." ucapku agak sedikit kesal.
"Mangkannya lihat jam dulu,terus kalo tidur jangan kaya kebo..dibangunin ngga bangun-bangun" ucap bang Yuda
"Iya bang.." ucapku sembari berjalan kelemari mengambil handuk.
"Yaudah mandi terus turun ya sarapan" ucap bang Yuda sembari tersenyum.
"Iya" ucap ku.
Setelah mandi dan Rapih-rapih tempat tidur aku bergegas turun untuk sarapan pagi.
"Pagi.." ucapku dengan ceria sembari duduk di kursi meja makan
"Pagi.." jawab bang Yuda.
"Bang Dafa mana bang?" tanyaku sama bang Yuda.
"Udah berangkat" jawab bang Yuda dengan singkat.
"Lahh..pagi amat tumben" ucapku sembari mengoleskan selai di Roti.
"Iya soalnya ada miting jadi berangkat pagi" jawab bang Yuda sembari mengoleskan selai di Roti juga.
"Ooo.." jawabku
Setelah kami berdua sarapan aku siap-siap untuk berangkat sekolah.
"Bang aku ikut ya.." ucapku sembari tersenyum merayu.
"Biasanya naik taxi" jawab bang Yuda.
__ADS_1
"Hehehe...lagi pengen ikut abang aja" jawabku agak sedikit terkekeh.
"Mau ikut abang apa males nunggu Taxi nya" jawab bang Yuda.
"Ihh..abang" ucapku
Setelah beberapa menit naik mobil sama bang yuda akhirnya sampai di sekolah.
"Makasih ya bang, Assalamu'alaikum" ucapku sembari mencium punggung tangan abangku dan bergegas keluar mobil.
"Wa'alaikumsalam,belajar yang bener ya" jawab bang yuda sembari mengelus ubun-ubun ku.
Aku duduk dibangku kelas XI(11) SMA,disekolah aku mempunyai dua orang Sahabat yang bernama,Bagas dan Reyhan.Kami bersahabat sejak SMP kelas IX(9),kebetulan kelas kita pas kelas 9 sama dan sampai SMA,kami bertiga sangat dekat kemana-mana kita selalu bertiga.
"Pagi Rey" sapaku kepada Reyhan yang sudah duduk di kelas.
"Pagi..eh ta besok..wekend yu" ucap Reyhan.
"Ayo ajah, ngomong-ngomong Bagas belum dateng ya" tanyaku kepada Reyhan.
"Iya belum" jawab Reyhan
"Pagi sahabatku" ucap Bagas dengan penuh ceria.
Bagas itu paling ceria di antara kami bertiga,kalo Reyhan cool tapi kadang suka becanda dan usil,kalo aku paling cantik..yaiyalah aku cewe sendiri.
"Pagiii" ucapku dan Reyhan
"Jadi ngga besok?" Tanya Bagas kepada ku dan Reyhan.
"Maaf gas aku ngga bisa ikut..." ucapku sembari muka murung.
"Tapi boong...hehehe.." ucapku langsung ceria kembali dan diseetai kekehan.
Setelah berbincang-bincang guru pun datang,dan tak terasa waktu istirahat pun tiba.
"Kringgg...kringg...kring..." Suara bel istirahat berbunyi.
"Kuy lah kantin" ucap bagas
"Ayo" jawab reyhan sembari berdiri dari tempat duduknya.
"Duluan ajah aku mau ke perpus dulu ngembaliin buku" ucapku sembari mengambil buku di Tas.
"Yaudah duluan ya" ucap bagas sembari berjalan menuju kekantin.
"Mau ditemenin ngga?" ucap reyhan
"Ngga usah" ucap ku sembari berdiri dari tempat duduk.
"Yaudah nanti langsung nyusul ajah ya" ucap Reyhan kemudian bergegas ke kantin.
"Iya" jawabku dengan singkat.
Setelah sampai di perpustakaan aku menaruh buku di rak,di bagian bawah,setelah menaruh buku dan aku langsung berdiri,ngga sengaja kepalaku ke jedod rak buku dan keningku agak sedikit lebam.
"Dorr.." suara jedodan keningku di rak.
"Aduhhh sakit" ucapku sembari mengusap usap keningku dan meringis kesakitan.
Aku itu orangnya terkadang agak sedikit grasak-grusuk yang mungkin agak sedikit ceroboh tapi terkadang.
Setelah aku kejedod tadi seseorang menghampiriku,yaitu penjaga perpus pa Farhan namanya.
__ADS_1
"Kenapa neng?" tanya pak Farhan
"Ini tadi pak aku kejedod" ucap ku sembari tersenyum malu.
"Jidadnya lebam,mau ke UKS dulu ngga" ucap pak Farhan.
"Ngga usah pak,ngga papa kok" ucapku.
"Yaudah lain kali hati-hati ya" ucap pak Farhan.
"Permisi pa" ucap ku sembari bergegas keluar.
Setelah keperpus aku bergegas menuju kantin,dan langsung menuju tempat duduk Reyhan dan Bagas.
"Maaf ya udah nunggu lama" ucap ku sembari ternyum.
"Iya ngga papa lagian makanannya belum jadi,eh aku udah pesenin makanan seperti biasa" ucap Bagas
"Kamu kenapa ta ko kening kamu lebam" tanya Reyhan agak sedikit khawatir.
"Iya kenapa ta,aku baru nyadar" ucap bagas sedikit bingung.
"Oh ini tadi.." ucapku terpotong seseorang yaitu ibu kantin yang menghantarkan makanan.
"Permisi nak ini makanannya udah jadi" ucap ibu kantin.
"Oh iya makasih bu" jawab ku sembari di sertai senyuman.
"Sama-sama nak" jawab ibu kantin dan langsung bergegas kembali menuju tempat nya.
"Eh tadi kamu belum jawab kenapa" tanya Reyhan sembari menatap ku.
"Ini tadi kan aku naruh buku,terus.. aku ke jedod" ucap ku sembari menaruh sambal di makananku.
"Ooo gitu" jawa Bagas
"Kamu kebiasaan ya ngga hati-hati" ucap Reyhan
"Namanya juga musibah kan ngga tau..ya kan gas" ucap ku kemudian menengok ke Bagas.
"Iya,udah makan" ucap Bagas.
Setelah kami makan kami pun bergegas menuju kelas.
"Eh aku ke toilet dulu ya" ucap ku
"Iya hati-hati nanti kejedod lagi" ucap Bagas yang sedikit senyum usil.
"Ih kamu gitu gas" ucap ku agak sedikit kesal.
"Becanda ta ta" ucap Bagas
"Au ah" ucapku dan langsung berjalan menuju ke toilet.
Setelah itu aku langsung kembali ke kekelas, bertepatan dengan bel masuk.
"Pas banget bel masuk" gumamku
Tak terasa waktu belajar sudah selesai waktu menunjukkan pukul 15:00,waktunya para murid pulang sekolah.
__ADS_1