
Keesokan harinya..
"Pagi bang"ucapku sembari duduk di kursi meja makan.
"Pagi dek"sahut bang yuda dan bang dafa.
"Bang,aku berangkat sekolahnya sama reyhan dan bagas ya bang"ucapku.
"Emangnya di jemput?"tanya bang dafa.
"Iya,reyhannya sendiri yang mau, padahal aku udah nolak"ucapku sembari menengok ke arah bang dafa.
"Rezeki namanya"ucap bang dafa.
Setelah aku makan aku langsung bersiap-siap untuk menuggu reyha dan menjemput ku.
"Assalamu'alaikum.."ucap bagas yang baru saja datang.
"Wa'alaikumsalam..reyhannnya mana gas"ucapku.
"Ada di mobil,ayo ta"ucap bagas.
"Bang aku berangkat dulu ya"ucap ku yang kemudian mencium punggung tangan bang dafa dan bang yuda yang sedang duduk di ruang tamu.dan di ikuti oleh bagas.
"Assalamu'alaikum.."ucapku dan bagas.
"Wa'alaikumsalam.."sahut bang yuda dan bang dafa.
Aku dan bagas pun langsung menuju reyhan yang sudah menunggu di mobil.
"Kuy.."ucap bagas yang sudah duduk di kursi depan lebih tepatnya di samping reyhan.
"Eh kita baru berangkat bareng lagi ya"ucapku.
"Iya,kita udah lama ngga berangkat bareng"sahut bagas.
Setelah kami berbincang-bincang di dalam mobil dan tak terasa sampai juga di sekolah,reyhan pun langsung memarkirkan mobilnya di halaman sekolah.
Kami bertiga pun berjalan berdampingan seperti trio-trio gitu yang menuju kelas.
__ADS_1
"Eh pulang sekolah ke tempat wahana yuk"ajak bagas.
"Boleh"sahutku.
"Gimana rey ?"tanya bagas.
"Ayo ajah"sahut reyhan.
Tak lama kemudian guru pun datang.
"Pagi,anak-anak"ucap pak beben guru matematika.
"Pagi pak.."sahut semua murid-murid.
"Buka buku paket hal 112"ucap pak beben.
Semua murid pun langsung membuka buku paketnya .
Tak terasa pelajaran pun usai bel pulang pun berbunyi yang membuat para murid girang.
"Kring...kring...kring..."suara bel pulang berbunyi.
Semua murid-murid pun berhamburan keluar kelas.
"Bentar ya aku kabarin abang ku dulu"ucap ku yang kemudian membuka ponselku.
"Iya"sahut reyhan dan bagas.
Sembari mebuka handphone akupun memasuki mobil reyhan.
"Assalamu'alaikum..bang ade izin main dulu ya"ucap ku lewat telefon.
"Waalaikumsalam..Iya,jangan malam-malam ya"ucap bang yuda lewat telefon.
"Iya bang siap,Assalamualikum.." ucapku yang mengakhiri telefon.
"Wa'alaikumsalam.."jawab bang yuda.
Akupun langsung mematikan sambungan teleponnya.
__ADS_1
"Udah ta"ucap bagas.
"Udah gas"sahutku.
"Nanti kamu mau naik apa di sana ?" tanya bagas.
"Aku mau naik semuanya"sahutku dengan perasaan gembira.
"Nanti kalo kamu pusing kita ngga tanggung jawab ya"ucap reyhan.
"Siapa yang pusing"ucapku.
"Kamu"ucap reyhan dan bagas berbarengan.
"Is kok aku"ucapku sembari menunjukkan muka keaslku.
"Kan kamu ta yang biasanya pusing kalo habis naik wahana"ucap reyhan.
"Bagas juga"ucapku yang melihat ke arah bagas.
"Lah kok jadi aku"sahut bagas.
"Udah-udah kok malah jadi samber-samberan"ucap reyhan yang masih sibuk dengan menyetir mobilnya.
Dan tak lama kemudia kami bertiga pun sampai di tempat wahanya.
Aku dan bagas pun keluar mobil duluan karena reyhan harus memarkirkan mobilnya terlebih dahulu.
"Gas fotoin aku"ucapku yang langsung ngasih handphone ku ke bagas dengan senyum ceria.
Aku pun kangsung berpose di pintu utama tempat wahanya.kebetulan kami pulang cepet jadi kami bisa ketempat wahana bersama.
"1 2 cekret"ucap bagas yang mengaba-aba.
"Gantian dong ta"ucap bagas.
"Mana hp nya"ucapku.
"Numpang dulu ajah"ucap bagas yang langsung bersiap-siap berpose.
__ADS_1
"1 2 3"ucapku.
"Ayo masuk nanti ajah foto-fotonya di dalam"ucap reyhan yang baru selesai memarkirkan mobilnya.