Sahabat

Sahabat
Bab 96


__ADS_3

Kebetulan hari ini adalah hari sabtu, Dira, Luna dan Nisa berencana pergi jalan-jalan lalu pulang ke rumah Arkan.


Arkan sendiri saat ini sedang sibuk di rumah bersama Ayah dan Bunda nya. Elang diminta Dira dan teman-temannya untuk mengantarkan jalan-jalan.


"Kenapa tidak minta antar Kakak? merepotkan saja, Kakak ipar," kata Elang.


"Kita maunya di antar kamu," kata Dira.


"Kakak ganteng, coba lihat! itu ban mobilnya kempes," ucap Nisa seraya menunjukkan ban mobil Elang yang kempes.


"Gak bisa antar kalian, gimana ini?" ucap Elang sembari menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Luna kemudian mengajak Dira dan Nisa untuk naik angkot saja, dari pada merepotkan Elang. Tetapi Elang juga tidak keberatan, dia akan mengganti ban mobilnya .


"Kelamaan kalau nunggu ganti ban, mending ganti mobil," kata Dira yang tau kalau di rumah Elang mobilnya lebih dari satu. Setiap penghuni rumah punya mobil sendiri.


"Dira, merepotkan Kakak ganteng saja!" kata Nisa.


"Pakai mobil Dira saja," sahut Elang.


Kebetulan mobil milik Dira di bawa oleh Papahnya kerja, jadi mereka terpaksa menunggu Elang mengganti ban yang kempes.


"Dira bantuin dong!" ucap Elang.

__ADS_1


"Aku gak bisa, El! kamu ada-ada saja," kata Dira.


Elang lalu pulang meminta bantuan pada Arkan, yang kebetulan baru bangun Tidur.


"Kak, bantuin ganti ban mobil," ucap Elang.


"Bentar El, aku mandi dulu," kata Arkan kemudian masuk ke dalam kamar mandi.


"Kak, cepetan! nanti Dira marah!" teriak Elang.


"Gak lama, kok," sahut Arkan.


"Elang pinjam mobil Kakak aja!" teriaknya lagi.


Elang keluar mengambil kunci mobil milik Arkan lalu membawa mobil Arkan, dia tidak sabar menunggu Arkan mandi.


"Mereka keterlaluan sekali! awas saja nanti!" kata Elang kemudian dia pulang ke rumah lagi.


"Udah nganterin Dira, El?" tanya Arkan.


"Gak jadi!" ketus Elang.


Kemudian mengajak Arkan ke rumah Dira untuk mengganti ban mobilnya. Arkan tertawa melihat coretan di kaca mobil Elang.

__ADS_1


"Tuh lihat! kelakuan calon istri, Kakak," ucap Elang dengan kesal.


"Mereka pergi ke mana, Elang?" tanya Arkan.


Dira memang tidak memberitahu Arkan, karena saat di tanya bilang sibuk padahal Arkan hanya tidur.


"Gak tau, Kak! ayo kita pulang aja!" ajak Elang.


Setelah mengganti ban mobil mereka pulang ke rumah, kebetulan Aldi karyawan Arkan datang ke rumah. Dia mencari Elang, karena ada bisnis yang akan mereka jalankan.


***


Dira, Luna, Nisa saat ini berada di mall, mereka membeli es krim. Kelakuan mereka bertiga sudah seperti anak kecil.


"Kita kemana lagi?" tanya Dira yang masih bersemangat keliling mall.


"Pulang aja, yuk!" ajak Luna.


"Dira, Luna, kalau Kakak ganteng tadi marah gimana?" tanya Nisa yang masih memikirkan Elang.


"Elang gak usah dipikirkan, ayo kalau mau pulang ke rumah Kak Arkan!" ajak Dira.


Dira lalu mengambil ponselnya, lalu meminta Arkan untuk menjemputnya di mall. Arkan meminta Dira untuk menunggu karena ia sedang ngobrol dengan Aldi dan Elang.

__ADS_1


"Kita di suruh nunggu!" ucap Dira.


Nisa memberi ide untuk jalan kaki, tetapi Dira dan Luna menolak. Nisa paling betah jalan kaki, karena biasanya sambil makan.


__ADS_2