
Setelah semua memutuskan untuk ikut,aku dan Abang-abangku menyiapkan perlengkapan pendaki gunung,kebetulan aku dan Abang-abangku pernah mendaki gunung jadi aku punya perlengkapan nya.
"Sudah siap ya,nanti kita mampir ke mini market dulu beli bekal buat makan" ucap bang yuda.
"Iya bang" ucap bagas sembari tersenyum.
Kebetulan mobil yang dibawa reyhan cukup besar jadi mampu menampung banyak orang dan barang-barang.
Reyhan,bagas,dan Abang-abangku memasukkan tas-tas yang akan dibawa untuk mendaki kedalam bagasi mobil.
"Berat banget dek tas nya" ucap bang dafa.
"Hehehe..." Aku terkekeh kecil dan tersipu malu.
"Semuanya sudah siap ya" ucap bang yuda.
"Siap bang" ucap bang dafa.
Setelah beberapa menit kami sampai di mini market dan kemudian belanja untuk membeli perbekalan,yang belanja aku dan bang yuda.setelah belanja kita melanjutkan perjalanan menuju gunung.
Setelah beberapa jam perjalanan yang kami tempuh akhirnya sampai di tempat tujuan,kami mampir di tempat penginapan terlebih dahulu.
"Alkhamdulillah sampai" ucap bagas sembari tersenyum girang.
"Dek..dek.. bangun udah sampai" ucap bang yuda membangunkan ku,aku ketiduran karena lamanya diperjalanan.
"Hmmm.." ucapku sembari mengusap-usap mataku.
Kami pun membawa Ransel kami masing-masing untuk menuju penginapan terlebih dahulu.
"Wih...bagus banget" ucap bagas disertai senyum ceria.
Setelah kami sampai di penginapan, kami pun istirahat duduk santai bersama menikmati indahnya pegunungan.
"Nanti mau jalan jam berapa?" tanya bang yuda.
"Kita cari orang yang sudah ahli mendaki ajah ya,buat ngarahin supaya ngga ke sasar" ucap bagas.
"Betul tu gas,bagus juga idenya" ucap ku sembari menengok ke arah bagas.
"Boleh juga" ucap bang dafa.
"Gimana kalo malam ajah bang,sekitar jam 1 atau 2 an,ngejar Sunrice,kan bagus pagi-pagi" ucap Reyhan menyarankan kepada bang yuda.
"Boleh tuh bagus juga" ucap bang yuda.
"Tapi adek gimana bang,kan adek cewe sendiri kasian nanti kecapean ngga" ucap bang dafa.
"Ngga papa bang santai,kalo cape kan adek bisa istirahat dulu..kan cewe strong" ucapku sembari tersenyum santai.
"Yaudah sekarang kita istirahat yang cukup buat perjalanan nanti malam" ucap bang yuda kepada kami.
Setelah kami semua istirahat dan tak terasa waktu sudah mulai malam,kurang lebih waktu menunjukkan pukul 01:55 jam 1 kurang.kami semua bersiap-siap untuk melakukan pendakian di pagi buta.
"Cuci muka dulu biar ngga ngantuk" ucap bagas.
"Aku mau cimuk dulu ah sepet nih mata" ucap ku sembari mengusap usap mataku.
"Apaan tuh dek cimuk?" tanya bang dafa.
__ADS_1
"Kepoo" ucapku sembari beranjak ke toilet.
Setelah aku cuci muka dan bang yuda bersama reyhan sudah memanggil orang untuk mengarah-arahkan kami nanti kami pun berjalan menuju gunung.
"Naik-naik kepuncak gunung tinggi-tinggi seka.." suara nyanyian bagas dengan penuh ceria dan terpotong oleh ku.
"Diem gas..perjalanan masih jauh nanti kamu kehabisan tenaga lagi buat jalan,nanti ajah kalo udah deket" ucap ku kepada bagas .
"Ngga papa kali ta biar semangat biar ngga ngantuk" ucap bagas.
"Nanti kalo udah di tengah perjalanan jangan ngelakuin yang aneh-aneh ya takut ada apa-apa" ucap akang yang mengarahkan perjalanan.
"Sip kang" ucap ku.
Tak terasa setelah menempuh beberapa pos kita sampai di pos 3 dan masih ada 2 pos lagi yang kita lewati.
"Ngga kerasa ya udah nyampe pos 3" ucap ku sembari menengok kearah bagas dan reyhan.
"Iya ngga kerasa,pegel nya yang berasa" ucap bagas.
Setelah kami istirahat sebentar di pos 3 kami berjalan menuju pos 4 ditengah perjalanan pos 3 kaki ku kesemutan dan sudah mulai lelah.
"Kenapa de ko berenti?" tanya bang yuda.
"Kaki adek keram bang ngga bisa jalan" ucap ku
"Yaudah istirahat dulu ajah neng" ucap akang pengarah.
"Iya istirahat dulu,muka kamu juga udah pucet kaya ayam tiren" ucap bagas yang sedikit usil.
"Ihhh apaan sih gas" ucapku agak sedikit kesal yang disertai muka letih.
"Yaudah duduk selonjorin kakinya, biar cepet ilang keramnya" ucap bang dafa.
Setelah aku dan teman-teman ku istirahat kami pun melanjutkan perjalanan,dan tak terasa samapai di pos 4.
"Semangat 1 pos lagi" ucap bang dafa.
"Iya bang,lelah kita akan terbayarkan diatas" ucap reyhan yang sedari tadi diam.
"Wah ngga sabar nihhh" ucap bagas sembari senyum ceria.
"Kamu ngga ngerasain cape gas?" tanya bang dafa.
"Ngga bang,tips biar ngga ngerasaiin cape itu diawali dengan hati yang ceria" ucap bagas.
"Masih kuat dek?" tanya bang yuda agak sedikit cemas karena mukaku pucat karena kelelahan.
"Masih" ucapku agak sedikit lemas.
Setelah kami istirahat dan berbincang-bincang di pos 4,kami pun melanjutkan perjalanan.ditengah perjalanan menuju pos 5 aku sudah merasa tidak kuat dan kaki ku sudah mulai lemas untuk melangkah,dan tiba-tiba aku jatuh pingsan.
"Brukkk" suara terjatuhku.
"Adek.." ucap bang yuda panik yang berada tepat di belakangku.
"Ada yang bawa minyak angin ngga?" tanya bang yuda panik.
"Bawa bang,bentar aku ambil" jawab reyhan.
__ADS_1
"Iya" ucap bang yuda singkat.
"Dek bangunn..dek" ucap bang yuda sembari menepuk nepuk pipiku pelan yang berada di pangkuannya.
"Ini bang minyak anginnya" ucap reyhan sembari menyodorkan minyak angin nya.
"Oh iya" ucap bang yuda.
Setelah bang yuda mengoles-oles minyak angin ke kening ku,kemudian aku terbangun.
"Emmmm" gumamku sembari memegang kepalaku,karena merasa agak sedikit pusing.
Setelah aku bangun dan istirahat sejenak kami pun melanjutkan perjalanan,tak terasa kami sampai di puncak gunung dan sebentar lagi sunrice muncul.
"Akhirnya sampai..." Ucap bagas.
"Kita bikin tenda dulu ya,terus sarapan pagi,biar menikmati sunrice nya enak" ucap bang dafa.
Setelah abang-abang dan teman-teman ku selesai menyiapkan semuanya,dan dilanjutkan sarapan pagi.
"Udah enakan ta?" tanya reyhan kepada ku.
"Iya udah"ucap ku.
"Ta ,ta aku kira kamu kuat ampe atas" ucap bagas sembari mengeleng- geleng kan kepala.
"Namanya juga cape gas,lagian aku kan cewe jadi ngga sekuat kalian berdua" ucap ku sedikit kesal .
"Cepet makannya bentar lagi sunrice" ucap bang dafa.
"Iya bang" ucap ku sembari melanjutkan makan.
Setelah kami semua makan,dan kami sudah bersiap siap menunggu sunrice.
"Siapin kamera nih buat selfi" ucap ku sembari senyum ceria.
"Wihhh indahnya pemandangan di pagi harii" ucap bang dafa.
"Fotoin aku gas" ucap ku sembari menyodorkan kamera ke bagas.
"Siap ya 1 2 3" ucap bagas mengaba-aba.
"Coba liat" ucapku
"Nih bagus kan...hasilku" ucap bagas.
"Boleh juga" ucap ku mengangguk-anggukan kepala.
"Ayo dong sekarang giliran kita bertiga, sini rey foto bareng,buat kenang-kenangan" ucap ku sembari melambaikan tangan ke reyhan yang sedang menikmati suasana pagi.
Setelah kami semua foto-foto dan kami semua bersiap-siap untuk turun,dan sesampainya di bawah kami menuju penginapan kembali untuk istirahat .
Kami sampai di penginapan sekitar siang an,karena kami agak santai berjalan jadi turun lebih lama dari pada naik.
"Abang mau istirahat dulu ya dek" ucap bang yuda.
"Iya aku juga,pegel" ucap bang dafa sembari beranjak kedalam kamar penginapan.
__ADS_1