Sahabat

Sahabat
BONUS


__ADS_3

Beberapa tahun kemudian.


Kini mereka semua sudah hidup dengan bahagia, mereka menjalani kehidupan masing-masing karena jarang berkumpul. Dira, Luna, Nisa dan Elang kini tinggal di kota yang berbeda.


Dira.


Sekarang Dira sudah mempunyai seorang bayi yang sangat tampan, mirip dengan Arkan. Dia hanya ada di rumah mengurus bayinya, sedangkan Arkan kini sudah tidak mengajar di kampus dia fokus dengan perusahaan yang kini telah berkembang dengan pesat.


Mereka berdua masih tinggal di kota itu, Elang dan Bunda Sinta yang kini pindah ke luar kota ikut dengan Ayah. Karena sudah mempunyai cucu, sekarang Bunda Sinta berkunjung ke rumah Dira. Setiap hari Mamah Meri juga datang, untuk bertemu dengan cucu kesayangannya.


Kebahagiaan Dira sangat lengkap, karena dikelilingi oleh orang yang menyayanginya. Di tambah dengan kehadiran buah hatinya.


Elang.


Kini dia belum menikah, soal karir ia sangat beruntung karena sekarang menjadi seorang pengusaha sukses. Walaupun masih tinggal bersama Ayah dan Bundanya tetapi ia sudah mempunyai rumah sendiri di dekat rumah Arkan.


Luna


Gadis yang paling pandai di antara ke tiga sahabat itu, saat ini sudah menikah dan menjadi orang yang sukses. Ibunya sudah meninggal beberapa waktu yang lalu, sekarang dia tinggal bersama keluarga suaminya di luar kota. Ada hal buruk yang dia alami saat ini, suaminya jarang pulang ke rumah sedang dia harus tinggal bersama mertuanya yang sangat galak. Dia berencana hendak kembali membangun rumahnya dan pulang meninggalkan suaminya. Sudah cukup dia bersabar dengan apa yang dia pertahankan, Luna wanita yang kuat.


Nisa

__ADS_1


Si tukang makan itu sekarang juga sudah menikah dengan Leo, mereka dulu sering bertemu di kantor. Sehingga membuat mereka menjadi sangat akrab, Nisa juga sudah banyak berubah.


Leo juga masih berkerja di kantor Arkan saat ini, ia sangat bahagia bisa memiliki Nisa seutuhnya. Walaupun dulu tingkahnya aneh sekarang sudah berubah drastis, bahkan sangat menjaga pola makan jangan sampai dia gemuk. Kini Nisa sedang hamil, ia ngidam ingin menginap di rumah Dira.


Sisil.


Gadis yang dulu jahat dengan Dira, kini malah sering berkomunikasi dengan Dira. Bahkan dia sering berkunjung ke rumah Dira, dia sekarang menjadi seorang model terkenal. Karena mengejar karier, dia belum menikah. Leo meninggalkan dia karena kehidupan yang berbeda jauh, ia tidak bisa mengikuti kehidupan Sisil yang serba mewah.


*


*


Saat ini semua teman Dira sedang berkumpul di rumahnya, sayang sekali Luna yang tidak bisa datang karena ada halangan.


"Gak boleh! nanti makanan ku habis," sahut Arkan bercanda.


"Kakak, makan ku sekarang sedikit," kata Nisa.


Leo sudah melotot ke arah Nisa, sebenarnya dia tidak mengizinkan istrinya menginap di rumah Dira. Karena takut mengganggu istirahat Dira dan Arkan.


Elang mengendong keponakannya, sambil mondar-mandir agar bayi itu tenang.

__ADS_1


"Maaf aku datang terlambat," ucap Sisil yang baru saja datang.


Dira kemudian mempersilahkan Sisil untuk duduk dulu, mereka menceritakan masa lalunya saat masih kuliah. Bunda Sinta dan Mamah Meri kemudian datang, mengajak mereka semua untuk makan bersama. Acara dadakan ini menjadi sangat ramai, karena kebersamaan mereka.


"Dira, kamu kenapa?" tanya Sisil.


"Luna... " ucapnya lirih.


Arkan kemudian menenangkan istrinya yang teringat dengan Luna, mereka berdua tau kalau Luna sedang ada masalah keluarga.


Selesai makan mereka berfoto bersama, dan akan diabadikan sebagai kenang-kenangan.


"Luna!" teriak mereka secara bersama.


Tak di sangka Luna hadir walaupun terlambat, mereka bergantian memeluk Luna. Akhirnya ketiga sahabat itu dipertemukan kembali, mereka semua tidak menyangka bisa bertemu kembali.


Dira, Luna dan Nisa selamanya akan menjadi sahabat.


The End


...----------------...

__ADS_1


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2