
Happy reading..
jangan lupa beri dukungannya readers say 😘😘😘 beri like, komen dan vote nya yahh 🙏
.
.
.
.
"Mom yakin kita pergi dengan pakaian ini?" Kiana menggaruk tengkuknya, sambil menenten beberapa Kain ditangannya...
Mom Elle baru saja memesan paket baju untuk Kiana dan dirinya serta pasmina untuk mereka pakai.
"iya kitakan harus tampil beda jika tidak ingin dikenali orang lain sayang.. cobalah!"
Kiana hanya mengangguk pasrah ia tidak tahu cara menggunakan pasmina itu. yang ia tahu hanya menggunakan mukena langsung pasang, itupun ia gunakan saat hari raya islam saja.
"mommy juga sudah download tutorialnya.... nih!" Mommy memberikan ponselnya pada Kiana.
beberapa tutoril menggunakan jilbab pasmina santai untuk pemula ada disana
Kiana memanyungkan bibirnya namun ia menurut saja dan menuju kamar untuk mengganti pakiannya.
meski sekarang adalah trennya menggunakan hijab bahkan non muslim sekaligus banyak yang menggunakannya.. namun Kiana adalah orang yang tidak suka tampil ikut ikutan.
jika bukan untuk penyamaran ia merasa tidak nyaman dengan tampilan itu.
dua jam kemudian..
setelah mencoba berkali kali melilit hingga mencekik lehernya akhirnya ia berhasil juga menggunakan pasmina itu..
"Ki lama banget sayang! cepat buka pintunya Mommy mau lihat." teriak mom Elle dari luar.
kiana yang menatap dirinya termenung didepan kaca, langsung kaget
"i_iya Mom!"
Kiana membuka pintunya
__ADS_1
Mom Elle membatu sesaat tidak sanggup berkata kata melihat menantunya itu..
imut , cantik dan manis sekaliiii. kata itu yang pastas diberikan untuk Kiana.
"mom jelek yahh?"
"e_enggak sayang, enggak.. kamu cantik sekali!! ini, ini, tambah ini lagi!"
Mom Elle dengan antusias memasangkan kacamata bulat yang juga dipesannya tadi di ke Kiana.
"sempurna!"
Kiana penasaran, ia bercermin dilayar hp, dan langsung melepas kaca mata itu..
"enggak ahhh mom!"
"kok dibuka?"
"aku persis kayak pelakor mom!!"
Kiana cemberut memikirkan sesuatu yang ada dikepala pembaca 🤣
"emang sekarang aku juga pelakorkan!" batin Kiana.
"sayang jangan cemberut gitu dong! jangan samakan dirimu dengan orang lain.. masing masing orang punya ceritanya sendiri, dan kita tidak aka tahu cerita orang lain jika hanya melihat dan mendengar dari satu pihak saja! lagian penampilan itu relatif tidak selalu identik dengan visual satu orang saja.."
"mommy bicarain siapa?" tanya Kiana bingung
"Mommy juga enggak tahu!" Mommy ikut menggaruk tengkuknya.
membuat mereka kembali sama sama tertawa.
Mom Elle juga sudah siap dengan tampilan barunya.
"ehhh... ngomong ngomong Mommy aku cantik banget sihhhh, kayak mau cerama aja!" goda Kiana terkekeh geli.
"dasar anak nakal! ayo berangkat.."
*******
mertua dan menantu itu benar benar menikmati hari yang menyenangkan.
__ADS_1
sudah lama Mom Elle memimpikan ini, berjalan, berbelanja dan melakukan hal hal menyenangkan dengan menantu yang sudah lama ia idamkan itu.
sekarang mereka berada di sebuah rumah makan..
"Mom, Kia ke toilet bentar yah!"
"Mommy temani ya nak!"
"enggak apa apa bentar kok!"
Kia tersenyum, merasa sangat bahagia memiliki mertua yang sangat sayang dan perhatian padanya.
.....
didalam toilet..
saat Kiana ingin keluar ia mendengar sesorang sedang bertengkar diruang wastafel diluar toilet itu.
"kamu ngapain selalu gangguin aku!"
"karena kamu selalu menghindar! dan kamu berubah!"
Kiana merasa tidak asing dengan suara itu, ia mengurungkan niatnya untuk keluar dan mencoba membuka sedikit pintu itu untuk mengintip.
seseorang lelaki berdiri disana dengan posisi membelakanginya dan menghalangi Kiana melihat wajah wanita yang ditemaninya bertengkar.
"tolong jangan menggangguku dulu, aku tidak ingin suamiku tahu hubungan kita!"
"kamu jangan bercanda! aku bisa saja mengatakan pada suamimu kau mengandung anakku Balqis!"
jantung Kiana berpacu dengan cepat.. tidak mungkin yang ada difikirannya itu benar!
PLAK
satu tamparan membuat pria itu tersengkur, membuat pemilik suara wanita itu terlihat jelas oleh Kiana.
"Ka.. kakak!" tulang kakinya terasa berubah menjadi agar agar hingga merosot dan mengeluarkan suara benturan.
membuat kedua orang diluar sana terkejut, dan panik.
"sepertinya ada orang!" pria itu ingin melangkah ke toilet dimana Kiana didalamnya menahan sesak didadanya.
__ADS_1
"kamu mau kemana, cepat pergi dari sini!" Balqis menyeret pria itu keluar dari sana.