
Happy Reading
.
.
.
.
.
kantor pusat Djatmico
"jadi anak itu beneran bukan anakku Do?"
Devano tersenyum saat membaca laporan medis yang diterima dari Aldo sang asisten.
"mana mana orang juga bakalan sedih kalau tahu anak yang dikandung wanitanya ternyata anak orang lain!" Aldo hanya menggeleng.
"ia Dev, tapi anak itu juga bukan anak Roy!"
"what's?? jadi foto foto itu?"
Devano menatap Aldo minta penjelasan.
ia masih mengingat betul beberapa foto mesra Roy dan Balqis yang sangat intim yang Aldo berikan beberapa pekan lalu padanya..
Roy???
Devano memang mencurigai Roy adalah ayah dari anak yang dikandung Balqis.
__ADS_1
dimulai saat Devano berkunjung ke apartemen Roy waktu ia mendapat informasi dari Aldo yang ia minta mengawasi Kiana melaporkan jika Kiana sekarang ada bersama pria bernama Roy.
diapartemen pria itu Vano melihat foto seorang wanita berseragam putih biru yang mirip dengan Balqis. namun ia tidak menghiraukannya waktu itu karena sangat mengkhawatirkan Kiana.
namun semakin hari saat ia merindukan Kiana dan mengingat kejadian lalu antara dirinya dengan Balqis jika dibandingkan dengan kejadian bersama Kiana ia semakin curiga.
iapun sangat tidak bergairah jika melihat Balqis memamerkan tubuhnya yang berpakaian sexy diapartemen membuat Devano selalu memilih pergi pagi, dan pulang malam, kadang iapun tidur di kantor atau mobilnya, fikiranya selalu dipenuhi bayang bayang Kiana.
akhirnya ia memutuskan sambil membiarkan Kiana menenangkan dirinya di singapure iapun menggali informasi tentang wanita yang mengaku ia hamili itu.... hingga saat ia mendapat fakta jika wanita itu memang memiliki hubungan dengan Roy yang ia minta untuk menjaga Kiana untuknya.
tanpa fikir panjang Devano langsung menjemput Kiana dari Singapure.
"mereka memang terlibat cinta dimasa lalu, dan ia baru bertemu dan berhubungan lagi satu tahun belakangan ini sampai keranjang, namun hasil menunjukkan anak itu bukan anak Roy!"
"jadi?"
"iya kita belum tahu siapa ayah dari anak itu, dan lagi Roy sebenarnya tidak tahu hubungan Balqis bersama kamu dan Kiana!"
"terus kamu sudah mengatakan pada wanita itu tentang hasil Tes ini?"
"tanpa dikasi tau aku rasa dia sudah tau Dev.. tohh dia yang berbuat, dialah yang paling tahu!"
"maksud aku Do, kamu tanyalah siapa bapak dari anaknya itu biar aku bisa tenang dan bebas jalanin rumah tangga aku bersama Kia!"
"ini sudah cukup menjadi bukti buat menyeret dia keluar dari hidupmu Dev, bakkan kalau kamu mau aku juga bisa menyeret dia sekarang kepenjara!"
"aku mau ceraiin dia dululah.."
bersamaan Daddy masuk keruanga Devano tanpa mengetuk, sebenarnya ia sudah dengar sebagian dari percakapan mereka.
"tanpa kamu cerai dia memang bukan istri kamu van!"
__ADS_1
"dad??" Devano sangat terkejut
"iya Daddy selama ini minta kamu jangan tidur sama dia bukan tanpa alasan!" yah Daddy memang termaksud bagian dari cerita ini.
"maksudnya daddy gimana?"
"dasar anak kurang ajar! kamu nikahin Balqis dalam keadaan hamilkan?"
sejak Daddy tahu Balqis hamil sebelum mereka menikah, Daddy meminta Devano untuk tidak tidur dengan wanita itu, walaupun mereka memang tidak pernah melakukannya.
"Da.. daddy tahu dari mana?" Devano semakin khawatir, meski Daddy adalah pria yang humoris dan jarang menunjukkan kemarahannya tapi sungguh jangan memancing singa yang tidur itu untuk bangun.
Daddy tidak menjawab ia hanya menatap Aldo.
"Aldo??" pekik Devano menatap sahabat sekaligus asistennya itu dengan tajam.
"kamu tinggalinlah wanita itu! pernikahan kalian juga tidak sah..." ucap Daddy tegas
"kok tidak sah dad?"
"tidak ada pernikahan yang sah dalam agama ini saat simempelai wanita sedang hamil, sedangkan secara hukum negara kamu tahu Daddy buatnya buku nikah untuk kamu dan Kiana.. kartu keluargapun belum diperbarui selama kamu nikah!"
"jadi Balqis posisinya?"
"dia bukan istri kamu Dev!" ucap Aldo santai tanpa merasa berdosa.
Devano menatap Daddy bingung, namun jika memang yang dikatakan Aldo dan Daddy benar ia sudah ingin teriak karena merasa sangat senang...
"Bukan anakku, Bukan istriku!!"
namun melihat wajah suram Daddy saat ini, Devano simpan kegembiraannya itu nanti saja...
__ADS_1
gimana kak?? puaskan tuhh Othor uda buat babang Devano bukan ayahnya si dede janin... tapi ayah si dede janin siapa yah???