SIMPANAN KAKAK IPARKU

SIMPANAN KAKAK IPARKU
ALASAN DIBALIK PENYEKAPAN


__ADS_3

HAPPY READING


.


.


.


.


.


"selamat malam Tuan.."


baritone maskulin itu membuat Devano terkejut bukan main melihat siapa yang berdiri didepannya dengan begitu angkuhnya!


"Kau?!" Geram Devano!


Pria yang tak pernah ada dalam fikiran Devano, ia sudah lama bekerja menjadi supir dirumah besar Wiryawan bagaimana ia bisa berdiri disana dengan sangat menantang?


apa ini semua ulahnya??


tapi untuk apa??


"selamat datang di kediamanku yang sederhana ini Tuan... bagimana?? kau pasti sangat suka kejutanku kan!?" tanya Dani menyeringai puas melihat penderitaan kedua orang itu.


Kediaman?? hebat yah supir sekarang bisa beli rumah sebesar rumah majikannya.


"bajingann apa yang kau lakukan cepat lepaskan!" pekik Devano memenuhi ruangan itu.


sedang Kiana disisinya semakin meringis kesakitan


"hahaha.. ayolah Tuan, slowww.... aku belum puas dengan permainan ini.."


"katakan siapa yang membayarmu melakukan semua ini Dan?, aku akan membayarmu 10 kali lipat!?"


Devano mencoba tenang dan bernegosiasi saat melihat kondisi Kiana semakin memburuk.


Dani kembali tertawa terbahak bahak..

__ADS_1


"maaf Tuan aku tidak tertarik dengan uangmu!"


"bajingan lalu apa maumu?!"


belum Dani menjawab, seorang pria paruh baya masuk keruangan itu..


Devano terdiam merasa tidak asing dengannya, ia menatapnya bingung mencoba mengingat ingat dimana ia pernah melihat pria itu.


"Tuan muda Djatmico dan putri tunggal Danuenra Wiryawan akhirnya putraku bisa membawa kalian kemaria.." ucap pria paruh baya menatap mereka dengan senyum sinis.


"putra??" dari tampilannya ia bukan orang sembarangan.. apa Dani sebenarnya anak orang kaya?


"katakan apa yang kalian inginkan?? aku tidak mengenalmu, dan aku tidak punya urusan denganmu!!"


pria itu hanya mengangguk dan tersenyum.


"kamu memang tidak mengenalku nak! tapi kalian akan menjadi penebus dosa orang tua kalian!"


"apa maksudmu?" kesal Devano mencoba berontak melepaskan ikatan tangannya, ia bisa menahan terikat lebih lama lagi tapi ia tidak sanggup melihat istrinya menderita.


"kamu ingin tahu?"


"cup cup cup so sweet....


kenapa?? apa kau takut kehilangan buah cinta kalian Tuan?!" tanya Dani membuat Devano tersentak..


buah cinta?


"a..apa maksudmu?"


"hemm,, jadi kamu tidak tahu kalau istri tercintamu sedang mengandung Tuan?" Dani tertawa semakin puas melihat wajah panik Devano


Devano menatap Kiana yang sudah semakin lemas dan menangis, membuat tubuh Devano terasa terbakar.. matanya terasa panas menahan amarah dan rasa sakit melihat penderitaan istrinya..


"benarkah Kiana telah mengandung buah cintanya?"


"apa yang kalian inginkan cepat katakan! dan lepaskan istriku!" Teriak Devano tidak terkontrol lagi


"tidak semudah itu Tuan! kau harus merasakan apa yang aku rasakan!" Teriak Dani tak kalah besarnya..

__ADS_1


mereka seperti berubah menjadi binatang buas yang ingin saling menerkam.


"apa maksudmu brengsek?"


dan akhirnya satu pukulan melayang mengenai wajah Devano, hingga bibirnya mengeluar darah.. membuat Kiana terkejut dan semakin ketakutan.


"karena ulah dan tekananmu aku kehilangan bayiku brengsekk!" maki Dani berapi api dan kembali memukul Devano berkali kali


Kiana semakin menjerit ketakutan ia tidak sanggup lagi melihat kekacauan dan merasakan rasa sakit diperutnya yang seperti dipelintir.


Devano yang terikat hanya pasrah menerima pukulan hingga Dani melepaskanya.


setelah lelah memukul Devano.. ia kembali bangkit dan mengusap wajah kasar, sedang Devano yang sudah memuntahkan darah mencoba duduk kembali, ia belum mengerti apa maksud ucapan Dani


Pria paruh baya yang diketahui ayah Dani hanya menikmati pertunjukan itu.


"bayi apa maksudku, aku tidak mengerti?" ucap Devano melemah


"kau belum mengerti??


anak yang dikandung Balqis itu anak aku! anak aku!!


dan karena tekanan kalian anak aku tidak bisa bertahan brengsek


anak aku harus diangkat dari rahim ibunya semalam!" Ucap Dani berapi api sambil menyusulkan sebuah tendangan mengenai dada Devano.


terkejut?? pasti!


bagaimana bisa semua drama konyol ini tercipta, Dani sang supir muncul menjadi anak orang kaya dan mengaku adalah ayah dari anak wanita yang mengaku di hamilinya.


setelah mengucapkan kalimat itu Dani keluar dari sana dengan kemarahannya, sedang Devano dan Kiana masih dengan keterkejutannya sambil menahan rasa sakitnya.


namun apa kesalahan Devano sampai ia harus menanggung dosa atas keguguran Balqis?


seharusnya dia yang marah dan menuntut wanita itu karena telah menipunya..


dan pria paruh baya itu mengatakan Devano dan Kiana akan menanggung dosa orang mereka..


Dosa apa lagi??

__ADS_1


__ADS_2