
Happy Reading
.
.
.
"sayang kamu kenapa?" tanya mami saat Kia sudah keluar dari toilet.
"enggak pa pa mi, kata dok Dian asam lambung Kia kumat ge gara kemarin telat makan dan kurang tidur!"
yah padahal Mami sudah berharap akan membopong cucu.
"emang kenapa sampai kamu telat makan dan tidak tidur?"
enggak mungkin kia bilang yang sebenarnya.
"enggak pa pa Mi, Kia hanya sering kepikiran soal salah Kia pada mami dan papi belakangan ini!" jawab Kia tidak sepenuhnya berbohong, memang itu sebagian alasan ia merasa stres dan tertekan belakangan ini.
"sudah sayang, jangan di fikirin.. lagian papi sama mami sudah tidak mempermasalahkannya, kita juga merasa bersalah sama Kia!"
Kia hanya mengangguk.
dan menghampiri Papi yang sudah duduk di sofa ruang tamu yang berhubyngan langsung dengan ruang makan.
"Papi.." sapa Mami
Papi terkejut.
"kamu? kamu kenapa sayang papi dengar kamu muntah?"tanya Papi khawatir menatap Kiana
"enggak Pi, cuman asam lambung Kia kumat.. Pi hari ini Kia uda boleh ikut ke perusahaan yahh, Kia bosan dirumah!"
"nanti saja, urusan kantor terlalu berat sebaiknya Kia istrahat dirumah dulu sampai Kia benar benar pulih!"
"tapi Pi..."
__ADS_1
"katanya Kia sudah mau jadi anak yang penurut?"
"baiklah!" Kia mendesah pasrah.
"kamu bersenang senanglah dulu dengan mami dirumah atau pergi berbelanja kalian sudah lama tidak bersama bukan?"
"Pi_"
"oke Papi berangkat sekarang yah!" Papi langsung meninggalkan meninggalkan mereka.
sebagai seorang anak dan istri, mereka merasa Papi sedang menyembunyikan sesuatu dari mereka. namun Baik Kia maupun Mami menyimpan perasaan itu.
Setelah ke pergian Papi.
"Mi Kia bosan dirumah!"
"bukannya Kia tidak sehat?"
"Kia hanya mual Mi, tapi Kia merasa semakin suntuk dan stres kalau kita hanya dirumah!"
tiba tiba Kia merindukan Mommy Elle yang ceria yang selalu siaga dan paling tahu keinginannya.
"baiklah sayang Kita jalan jalan, sepertinya hampir sebulan tinggal dirumah besar Djatmico membuat sikap Ellena yang suka jalan jalan dan shopping menular padamu!"
mata Kiana berbinar, seperti boca yang baru mendapat mainan baru kesukaannya.
"oke Mi.. Kia bersiap dulu!" Kia memeluk Mami kegirangan kemudian berlari menuju kamar untuk bersiap.
*****
Kiana membuat Mami kuwalahan mengikutinya, Mami tidak tahu sejak kapan putrinya sangat senang berbelanja barang barang unyu seprti bando karakter berwarna warni, jepitan, hingga aksesori yang selama ini Kiana anggap sangat norak, mencolok, dan bla bla bla..
Kia juga membeli baju tidur couple karakter yang sangat unyu 2 pasang, dan barang barang lainnya yang sudah mampu memenuhi bagasi mobil.
"uda yah Mi,,, ayo cari minum Kia haus.." ucap Kia akhirnya
"mami fikir kamu akan membeli toko ini serta penjualnya baru berhenti Ki!"
__ADS_1
Kiana hanya cengengesan melihat wajah suntuk Mami, iya karena barang yang di borong Kia akan membuat kantong Mami jebol..
dari dulu diajak jalan enggak mau, sekali jalan bikin orang tua bangkrut!
"tenang saja Mi, punya mantu sultan belanja segitu saja uda takut bangkrut!" Kia mengeluarkan kartu limited yang diberikan Mom Elle padanya beberapa pekan lalu.
"suami kamu yang kasi?"
"No Mi. ini dari Mommy Elle,, dan ada dua!" Kia mengeluarkan satu lagi menunjukkan ke Mami dengan bangga.
"Ki jangan terlalu menghambur uang milik mertuamu,!"
"kata Mommy Elle Kia bebas kok belanja sepuasnya pake kartu ini Mi" Kia menunjuk kartu un limitednya.
"Ki meski mereka baik kamu enggak boleh ngelunjak dong, mami malu kalau Kia seperti itu!"
"Mom Elle bilang kalau Kia suntuk Kia boleh pake kartu ini Mi untuk berbelanja, siapa tau bisa hilangin suntuk Kia.. itu berarti Mommy izinin Kia dong Mi.. lagian juga hanya sekali kali Kia akan memakainya!"
Mami hanya menggeleng, ia hafal sifat Ellena seperti apa!
ia paling senang menghamburkan uang suaminya yang memang tidak akan habis 7 tidak.. 17 turunan. 😂
setelah Dani memasukkan semua belanjaan Kiana ke bagasi ia dan Mami segera masuk ke mobil.
tiba tiba Kia merindukan Balqis, bagaimanapun selama ini Balqis sudah menjadi kakak yang baik untuknya.
"Mi Kia kangen sama Kakak!" lirih Kiana, sudah lama ia merasa kehilangan sosok kakak yang selalu dikaguminya itu.
Mami menatap Kia sebentar.
"Mami juga, Kita mampir keapartmennya gimana?"
"Mami tahu?"
"papi pernah bilang sama Mami!"
"oke.. Mang Dani kita ke aparteman Kakak yah!" ucap Kia kemudian.
__ADS_1
Sebelum discrool bagi votenya dong kakak biar Vie semangat upnya... 😭😭😭🙏