SIMPANAN KAKAK IPARKU

SIMPANAN KAKAK IPARKU
Gara Gara Paper Bag


__ADS_3

HAPPY RADING


"sebelum lanjut bagi votenya dulu kakak sayang 😘😘😘"


.


.


.


.


.


.


beberapa orang pekerja disewah sudah sibuk untuk mempersiapkan acara tasyakarun kecil kecilan dirumah besar itu..


hanya mengundang anak anak yatim dari panti asuhan dan beberapa kaum dhuafa


Mom Elle dan Hilda tadi sempat berbelanja paket hadiah untuk mereka.


Mom Elle sengaja melakukannya sendiri karena ia ingin memberikan sesuatu yang ia sendiri pilih kualitasnya.


"Mommy yakin itu buat anak panti semua?" tanya Hilda merasa takjub melihat bingkisan yang sedang dikemas oleh pekerja disana.


setiap satu bingkisan untuk anak panti berisi pakaian sepaket dan alat sholat yang harganya setara dengan gaji Hilda ditempat lonri selama tiga bulan.


bahkan ukuran dan jenisnya Mom Elle sangat teliti, ia sudah meminta orangnya untuk mendata semua anak panti yang di undangnya.


bukan hanya itu Mommy juga sudah menyiapkan beberapa paket besar yang akan di serahkan untuk pengurus panti.


dan juga bingkisan untuk kaum dhuafa tidak jauh berbeda..


bagi Hilda bekerja seumur hidup untuk membeli hadia dan bingkisan ini saja ia harus kembali hidup tiga kali bekerja ditempat lonri untuk membeli semua hadia ini.


"iya sayang, Mommy justru merasa sangat bersalah hanya memberikan ini sedangkan pengeluaran untuk mereka semua hari ini hanya setara dengan uang belanja dapur Mommy selama sebulan!"

__ADS_1


Hilda meneguk salivanya..


andai ia diberi kesempatan menjadi orang berada ia ingin sekali memiliki hati yang mulia seperti mommy Elle dan memuliakan kaum dhuafa dan anak yatim.


Hilda tahu kegiatan sosial Mommy setiap pekan untuk memuliakan kaum dhuafa dan anak yatim dari Kiana,, walau mom tidak pernah diumbarnya kemana mana.


"Mommy pesanan Kia adakan?" ucap Kiana membuat hayalan Hilda buyar.


"ada sayang... tadi sama Aldo!"


Hilda hanya mendengarkan. bersamaan Aldo menghampiri mereka membawa dua Paper bag kecil, dengan warna yang berbeda.


"sudah sehat kakak ipar?"


"seperti yang kamu lihat Do... itu punya ku kan?"


Kiana merebut salah satu papar bag yang warnanya menarik perhatiannya.


namun dengan cepat Aldo menahanya.


"yang ini pesanmu!" Aldo menyodorkan paper bag satunya


"kamu apakan istriku?" ketus Devano yang juga tiba tiba ikut bergabung disana.


Kiana tidak peduli dengan Devano


ia justru menatap sang mertua dengan tatapan mengadu


"aku cuma bilang ini bukan miliknya, paper bag yang ini punyaku!"


"Mommy aku ingin paper bag itu!" adu Kiana menunjuk paper bag yang ada ditangan Aldo, membuat Mommy jadi serba salah.


"Aldo! berikan itu pada istriku aku akan menggantinya dua kali lipat!" pekik Devano melihat Kiana akan menumpahkan air matanya..


Hilda hanya menggeleng melihat itu, namun ia sangat senang melihat Devano dan Mommy begitu menyayangi sahabatnya.


"tidak bisa begitu Dev aku akan membeli yang lain untuknya!"

__ADS_1


"Do berikan itu untuk istriku, dia lagi hamil!!


kamu mau cari isi paper bag yang lain saja atau kamu mau cari tempat kerja yang lain??"


Devano tahu jika keinginan wanita hamil harus di turuti, Devano sudah mempelajari semua artikel tentang wanita hamil untuk mempersiapkan diri menjadi suami yang siaga.


Aldo mengerang kesal dalam hatinya.


"tapi sayang itu hadiah Aldo untuk Hilda." akhirnya Mommy angkat suara agar menantu kesayangannya itu paham ia tidak tahan dengan keributan kecil itu.


Hilda terkejut dan menatap Aldo yang langsung salah tingkah.


mata Kiana langsung berbinar dan cerah, sedangkan Devano yang belum paham apa yang terjadi masih memaksa Aldo untuk menyerahkan Paper bagnya.


"berikan itu!" tegas Devano


Aldo yang malu karena pengakuan Mommy akhirnya pasrah memberikan itu pada Devano.


Devano penasaran isinya.


ia mengeluarkan dan ternyata isinya adalah kotak kecil bludru warna merah.


Devano dengan bangga bagai pahlawan hero memberikan itu pada Kiana dengan tangan kanannya.


"ini untukmu sayang!"


Mommy, dan Aldo menatap itu dengan putus asa.


namun tiba tiba Kiana justru menarik paper bag ditangan kiri Devano dengan mata yang berbinar, membuat semuanya bingung.


"aku cuman minta paper bagnya bukan isinya!"


ucap Kiana santai sambil mengeluarkan sebuah kotak yang sedikit lebih besar yang sudah dikemas dengan bungkusan cantik dari paper bag miliknya untuk di tukar ke papar bag milik Aldo.


membuat semuanya bingung dan merasa dongkol..


beberapa detik berikutnya Mommy langsung merebut kotak bludru ditangan Devano yang mematung melihat tingkah konyol istrinya dan memberikannya pada Aldo yang terkihat kikuk.

__ADS_1


Kiana melihat itu hanya santai tanpa merasa berdosa.


__ADS_2