SIMPANAN KAKAK IPARKU

SIMPANAN KAKAK IPARKU
Menikah karena kesalahan


__ADS_3

Happy Reading..


Othor membuka sedikit fakta tentang hub Balqis dan babang Vano yahh 😘


.


.


.


Devano tidak langsung menemui Balqis, pria itu masuk ke ruang kerjanya mencari sesuatu yang berada didalam laci meja kerjanya itu.


Devano menatap amplop berwarna coklat itu dengan senyum sinisnya.


tidak berlangsung lama Daddy masuk menemuinya meminta ia segera bergabung dimeja makan untuk makan malam.


entah darimana Daddy tahu jika putranya berada disana.


"panggil istri istrimu, Mommy sudah menunggu kalian untuk makan malam!"


Deddy merasa geli mengucapkan kalimat itu.


"suru pelayan saja meminta Balqis bergabung dimeja makan bersama kalian Dad, dan Kiana tolong suru pelayan bawa makanan untuknya biarka saja ia makan di kamar, aku tidak ingin ia merasa tertekan karena kehadiran Balqis!"


Daddy menghembuskan nafasnya kasar, benar benar merepotkan punya anak satu saja kenapa harus punya dua menantu..


"kamu sendiri ingin menemani istrimu yang mana untuk makan malam?"


"aku tidak berselera Dad!"


"kamu itu punya istri dua harus banyak makan biar kuat memberi mereka nafkah lahir dan batin!" ledek Daddy, sedikit bercanda melihat ketegangan anaknya.

__ADS_1


****


setelah makan malam yang canggung dimeja makan usai, Devano keluar dari ruang kerjanya menuju kamar dimana Balqis menunggunya


"Mas.." Balqis berdiri antusias mencoba merangkul pria itu dengan sumringah.


terlihat wanita itu juga sudah mengganti kostumnya dengan kostum yang yang lebih menantang dan terbuka.


"langsung saja apa maumu datang kemari?" tanya Devano dingin, menghindari wanita itu. tatapannya sangat jelas tidak bersahabat!


"aku dan anak kita merindukan mu mas, kamu selalu saja sibuk dan mengacukanku!" Balqis tidak patah arang dan kembali mendekati pria itu.


"Balqis.. aku harap kamu sadar posisimu! jika aku berhasil membuktikan anak ini bukan anakku, kamu bahkan tidak hanya ku lempar dari sini tapi aku akan menjebloskanmu ke penjara!"


Balqis terperanjak kaget, dan bergetar..


yah siapa sangka Devano jauh lebih kasar dihadapan wanita yang memiliki paras dan bentuk tubuh yang sangat sempurna untuk ukuran wanita dewasa itu.


"Mas... sampai kapan kamu bersikap dingin padaku?" jelas wanita mana yang tidak akan terluka dengan sikap suami yang sekasar Devano


"kesalahan? bahkan kamu yang menarikku masuk ke apartemenmu Tuan muda Djatmico, memaksaku tidur bersamamu dan setelah aku mengandung anakmu kamu menganggap itu adalah kesalahan dan bahkan kau curiga ini bukan anakmu?" suara Balqis meninggi menunjukkan taringnya, terlihat kobaran kemarahan dimata wanita itu seakan siap menghanguskan Devano


Devano tersenyum meremehkan, siapa yang akan menyangka wanita yang terlihat lugu dan lembut ini aslinya seperti macan betina.


kembali berputar dikepala Devano kejadian beberapa bulan lalu sebelum ia terikat pernikahan rumit ini.


flash back on


sebulan sebelum pernikahan Devano menghadiri acara makan malam bersama koleganya untuk merayakan keberhasilan proyek mereka, dan Balqis hadir disana mewakili perusahaan Wiryawan.


salah seorang koleganya menawarkan Devano untuk sedikit minum minuman keras hanya untuk sebuah perayaan saja..

__ADS_1


namun pria itu entah kenapa sangat mabuk hingga berakhir tidak sadarkan diri...


saat ia terbangun dipagi hari ia dikejutkan dengan suara tangis wanita yang sangat memilukan.


dengan kepala yang sedikit berat ia mengumpulkan kesadarannya.


Jeddarrr


jantungnya seolah berherti beroprasi sesaat saat ia melihat wanita yang tidak asing baginya sedang meringkuk ketakutan dengan tampilan yang sangat mengkhawatirkan. rambut acakan, pakaian robek berserakan dilantai.


ia juga berpenampilan kurang lebih mengenaskannya seperti korban bencana alam.


dengan sekuat tenanga ia mengingat kejadian semalam, namun yang di ingat terakhir hanya wajah gadis kecil yang selalu mengganggu fikirannya selama ini tersenyum kearahnya, hingga ia tidak sadarkan diri, dan melupakan kejadian selanjutnya.


Devano memberanikan diri mengajak wanita disampingnya itu untuk berbicara.


"ma..maaf apa yang terjadi?"


Balqis hanya diam dalam tangisnya, Devano pria dewasa ia cukup mengerti sebenarnya apa yang telah terjadi.


"Ba.. Balqis, aku.. aku akan bertanggung jawab, maafkan aku! aku benar benar tidak mengingat apapun!" Ucap Devano akhirnya, meski ia menginginkan orang lain untuk menjadi istrinya, namun ia harus bertanggung jawab pada wanita yang sangat mengenaskan itu disampingnya.


"papi akan mengusirku kalau tahu kejadiaan ini" lirih Balqis disela isakan tangisnya.


"aku tidak akan mengatakan apapun pada keluarga kita!"


Devano tak kalah takutnya dengan kemarahan keluarganya ia juga tidak ingin orang yang selama ini dicintainya diam diam akan jijik dengan kelakuannya, fikirannya saat itu bagaimana caranya bisa menikahi Balqis tanpa membuat kejadian ini diketahui siapa pun...


Flash back off


"awalnya aku memang berfikir seperti itu Balqis, namun akhir akhir ini aku tidak yakin kamu mengandung anakku!" Ucap Devano sedikit lebih tenang.

__ADS_1


"apa maksudmu tuduhanmu itu Mas? katakan saja ini hanya akalan kamu menutupi kebejatan kamu!! seharusnya aku yang harus marah dan keberatan sejak menikah bahkan kamu tidak pernah menyentuhku dan memperlakukanku sebagai istri yang tidak kamu anggap! kamu pergi semaunya tanpa memikirkan perasaanku dan tidak pernah kembali! dan saat aku memperjuangkan hakku sebagai seorang istri merendahkan diriku dengan datang kesini aku tidak hanya mendapat penghinaanmu tapi aku menemukan fakta wanita lain tidur dikamar suamiku sudah berpekan pekan! dan suamiku sendiri menyuruhku tidur dikamar tamu!"


Balqis benar benar menyalurkan semua emosinya, lupa dengan kehamilannya. kurang lebih seperti Devano yang sama sama dikuasai emosi, ia lupa dengan kondisi wanita yang di hadapinya.


__ADS_2