
Setelah kejadian di restoran tadi, Morgan langsung membawa Rossa ke Villa Golden miliknya. Villa kawasan Elite yang sangat terlihat mewah dan megah.
Saat diperjalanan pun kedua nya hanya diam, Rossa yang masih takut akan kemarahan Tuan muda Morgan hanya menatap ke arah luar jendela mobil.
"Temperamen orang ini sungguh berbeda- beda, baru saja ia tersenyum sangat menawan.. tapi dengan seketika berubah Marah- marah, seperti kerasukan setan saja.. batin rossa yang melihat pantulan wajah tuan muda Morgan di kaca jendela mobil yang ia pandang saat ini.
Tiba- tiba hati Rossa berdesir, kala melihat mata tuan muda Morgan yang tajam memandang lurus kedepan sedang menyetir mobil.
Ia melihat dari gaya rambutnya, Sungguh gaya rambut yang dewasa dan berkarisma. Hidung mancung nya seperti ukiran patung yunani, sangat sempurna! Rahang yang tegas, bulu matanya hitam dan tebal. bibir nya yang tidak terlalu tebal juga tidak terlalu tipis.! bisa dibilang itu sangat sexi!! batin rossa menggigit jari jempol nya.
Rossa menyandarkan kepala nya di sandaran kepala mobil, Ia terus memperhatikan wajah pria itu yang sangat serius melihat kejalanan.
"Apa orang ini benar suami ku sekarang?? Rasa nya seperti mimpi saja. Tidak ada lamaran, tidak ada acara pernikahan, bahkan Cincin kawin pun tidak ada." batin rossa.
Rossa refleks menyentuh cincin pemberian Alvan, mantan kekasih nya beberapa hari lalu, yang ia buat menjadi buah kalungnya sekarang. "Sungguh Jodoh tidak ada yang tahu, berpacaran dengan siapa? menikahnya dengan siapa..?" batin rossa Memejam kan matanya sambil memainkan cincin buah kalungnya.
Morgan melirik tangan rossa yang sedang memainkan sebuah cincin dengan ujung matanya.
"Gadis kecil ini Dari tadi dia terus mendiami ku, bahkan aku sudah memberikan nya ponsel terbaru dan juga kamera keluaran terbaru agar dia bisa berfoto sesuka hati nya! tapi dia tetap saja mendiamiku. Melihat buku nikah saja dia biasa saja apa maksud nya?? haah.. aku tiba- tiba sangat marah pada nya. batin morgan dengan sengaja menginjak pedal gas mobil, berharap gadis kecil di samping nya itu akan marah padanya."
Tapi harapan Morgan yang ingin membuat Rossa marah malah berubah menjadi dirinya yang terkejut, melihat kepala rossa yang mulai melemah karena tertidur.
Morgan pun buru- buru memelankan mobil nya agar melaju normal.
Ditatapnya lagi wajah yang sedang tertidur itu,. dari segi pandang morgan melihat penampilan Rossa, sungguh sangat sederhana.
"Kulit nya sangat putih dan bercahaya, dia kelihatan sangat manis kala tertidur seperti ini." batin Morgan tersenyum melihat istri kecilnya itu.
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1setengah jam, sampai lah mereka berdua di villa golden miliknya. yang sudah disambut oleh Asisten Jo dan juga asisten rumah tangganya.
Asisten Jo yang lebih dulu sampai kevilla pun melihat mobil tuan nya yang datang segera membuka kan pintu mobil.
Morgan pun keluar dari mobil nya dan segera mengelilingi mobil untuk membuka kan pintu mobil dimana rossra tertidur.
Tanpa ragu- ragu ia lang sung menggendong rossa ala bridal style dengan lembut.
__ADS_1
Mata asisten Jo dan asisten rumah tangga tuan muda morgan pun membola melihat adegan ini. Sungguh pemandangan yang sangat langka batin mereka berdua mengharu biru..
Morgan meletakan rossa dengan sangat lembut, dikasur ukuran king size dikamar utama villa itu yang sangat luas dan megah, layak nya istana.
Ia menatatap wajah rossa yang masih tertidur, terlihat sangat pulas.. Seperti orang yang bergadang saja batin morgan tertawa kecil melihat istri kecilnya itu terlihat sangat menggemaskan baginya.
Morgan kembali teringat akan cincin yang rossa main kan dimobil tadi. ia pun mencari ke adaan cincin itu dengan sangat perlahan, Setelah beberapa saat mencarinya, morgan pun menemukanya.
Ia melihat cincin itu ada lah sebuah cincin berlian polos, setelah ia meteliti lagi mata Morgan pun tertuju pada inisial nama yang ada didalam cincin itu.
A♡R.
Mata Morgan pun memanas, ia melirik tajam ke arah rossa yang sedang tertidur pulas itu.
"Berani- berani nya kau memakai pemberian kekasih mu di hadapan ku!! Jangan pernah berpikir untuk mencari pria lain kala kau bersama ku!. batin Morgan yang sudah sangat terlihat murka." Ia pun bergegas keluar dari kamar itu dan menuju ruang baca nya, yang sudah ada asisten Jo dan juga asisten rumah tangga nya.
Asisten Jo yang sangat bahagia, Melihat tuan muda nya tidak alergi pada nyonya muda nya pun bercerita, bersama asisten rumah tangga yang bernama pa Lim itu.
"Pa Lim, tidak lama lagi kita akan kedatangan tuan muda kecil.. Aah aku sangat tidak sabar menanti hari itu." ujar asisten Jo yang sangat tau akan kejadian beberapa malam yang telah berlalu. Ia sangat berharap bahwa tuan muda nya akan mendapatkan wanita nya cocok dan hidup bahagia bersama nyonya mudanya, yaitu Rossa.
Ia bertekat akan menunda, mengatakan hal ini pada tuan muda nya, karena asisten Jo tidak mau pernikahan tuan mudanya akan ber' akhir dengan sangat cepat.
Braakkk.. suara pintu terbuka sangat kasar.
Asisten Jo dan Pa Lim pun tergelonjak kaget!!
Terlihat tuan mudanya begitu marah, raut wajah yang baru saja keluar dari mobil tadi bagaikan Malaikat, tapi sekarang berubah menjadi wajah Seorang Iblis..! "Sangat menyeram kan." batin kedua asisten itu menunduk kan kepala.
"Jo, kau carikan aku cincin berlian yang sangat mahal, yang bagus dan juga sangat cantik. Sekarang juga.! dan jangan lupa tuliskan juga inisial nama ku dan dia di cincin itu.!!" Perintah Morgan dengan sangat emosi.
Asisten Jo yang masih mencerna perkataan tuan nya pun masih berdiam diri ditempatnya.
"Apa yang kau tunggu lagi ?? Cepat pergi dan cari.! kuberi kau waktu 30menit mulai dari sekarang, atau kau tidak usah lagi berkerja dengan ku.!" bentak Morgan yang seperti orang kesurupan.
"A- an- annu tuan muda, maksud tuan muda Dia itu siapa..? tanya asisten Jo yang galagapan untun bertanya. karena terlalu syok, melihat perubahan yang sangat drastis.
__ADS_1
"Siapa lagi kalau bukan dia istri ku, kau kira nenek mu." sahut Morgan dengan tatapan membunuh nya.
"Baik tuan muda saya segera mencarinya sekarang juga." Asisten Jo berlari ingin melewati pintu, tapi tiba- tiba kembali terhenti kala mendengar suara tuan muda nya memanggil.
"Jo..."
"Kau tuliskan inisial nama ku seperti ini." perintah morgan menyodorkan kertas kepada asisten nya itu.
.
Bersambung.
**Kalau suka dengan cerita ini, yuk berikan bunga atau secangkir kopi, agar author tidak mengantuk😅
Terima kasih yang sudah Vote, Like n komen semoga terhibur..😍💚**
☘☘☘ Author: Mayasariayu869 Louyi☘☘☘
"Harumnya aroma maaf mulai merebak, menutup Ramadhan dengan indah, menyambut datangnya hari kemenangan yang penuh berkah. Ya Allah, maafkan kami yang sering menyakiti saudara kami dengan dusta, prasangka dan ingkar janji.
"Dalam kerendahan hati, ada ketinggian budi. Dalam kemiskinan harta, ada kekayaan jiwa. Hidup ini terasa indah jika ada maaf yang terbuka."
"Mata kadang salah memandang, mulut sering menyakiti hati yang tak salah, hati sering berprasangka. Sepenuh hati menghaturkan maaf."
"Tiada gembira yang menggelora, tiada senang yang mengangkasa, selain kita telah kembali pada fitrah dan ampunan-Nya."
"Takbir, tahmid, tahlil telah berkumandang. Memecah keheningan malam, mengantar rasa syukur pada-Nya. Esok pagi menyambut hari yang fitri.
Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin."🙏
Selamat hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah.
MINAL AIDIN WAL FAIZIN..🤗
__ADS_1