
Rossa pun turun dari lantai dua Menuju kelantai satu, yang di ikuti Pa Lim dan ke empat maid yang ingin Pa Lim kenal kan pada nyonya nya.
Rossa begitu takjup akan kemewahan tempat tinggal nya saat ini, tak pernah terbayang kan oleh nya kalau ia akan tinggal ditempat semewah sekarang ini.
"Rumah ini begitu mewah dan luas, tapi.. kenapa tidak ada orang lain disini selain Pa Lim dan beberapa maid ini?" batin Rossa yang bingung, karena ia baru saja melihat rumah yang ia tinggal sekarang.
"Pa Lim, kenapa tidak ada orang lain disini?" tanya Rossa melihat Pa Lim kebelakangnya.
"Yang tinggal di sini hanya anda dan tuan muda, nyonya." jawap Pa Lim seadanya.
"Hanya aku dan tuan muda? lalu dimana orang tua nya?" reflek Rossa menanyakan kedua orang tua Morgan pada Pa Lim.
"Tuan besar dan nyonya besar berada di mansion keluarga Lois, nyonya. Ini ada lah Villa pribadi milik tuan muda untuk ke-" Pa Lim menutup mulut nya, hampir saja ia keceplosan menyebut kekasih tuan muda nya.
"Villa? apa ini sebuah villa Pa Lim? milik tuan muda untuk 'ke ' apa maksud nya Pa Lim?" tanya Rossa mengerutkan kening nya, melihat wajah Pa Lim yang terlihat gugup.
"Bukan apa- apa nyonya, aah iya. Tadi anda ingin cepat ke kampus bukan? ayo saya antar nyonya." jawap Pa Lim, sengaja mengalihkan pembicaraan.
Rossa baru ingat, kalau ia benar ingin cepat pergi ke kampus. "Ooh iya, ayo Pa Lim." jawap Rossa meneruskan langkah nya.
Pa Lim pun mendahului nyonya nya berjalan menuju pintu, dan berjalan ke arah mobil untuk membukakan pintu mobil. "Silah kan nyonya." ucap Pa Lim menundukan kepala nya, mempersilakan Rossa masuk kedalam mobil mewah di hadapan nya.
"Terima kasih Pa Lim." balas Rossa dengan senyum nya.
Mereka pun berangkat ke kampus A, selama di perjalanan Rossa hanya melihat keluar jendela dari kursi penumpang di belakang. Pa Lim yang melihat nyonya nya seperti melamun merasa bersalah, karena hampir saja menyebut kekasih tuan muda nya yang sudah lama tidak pernah muncul lagi dihadapan tuan muda nya saat ini.
Dan karena itu juga, tuan muda nya selalu memiliki Skandal dengan berbagai wanita dari kalangan pengusaha dan para Artis.
__ADS_1
Tidak ada yang mengetahui tentang hubungan Morgan dan kekasih masa kecil nya telah berakhir, selain Morgan dan kekasih nya itu sendiri. Karena Morgan memang sengaja menutupi tentang berakhirnya hubungan itu dari publik, agar menutupi kekurangan nya yang memiliki Alergi terhadap wanita termasuk kekasihnya.
Tapi, Morgan masih sangat ingin menikahi kekasihnya yang sangat ia cintai dari kecil itu. Dan berusaha menyembuhkan penyakit nya yang tak bisa berhubungan intim dengan wanita, ia sengaja mendekati semua wanita agar penyakitnya cepat sembuh dan menjalin kembali hubungan nya dengan sang mantan kekasih yang sangat ia cintai itu. Termasuk menikahi Rossa, dan tetap menguji Alerginya pada wanita lain sampai sekarang.
☘☘☘
"Nyonya, kita sudah sampai di kampus A." ucap Pa Lim yang sudah membukakan pintu untuk Rossa.
Rossa tersentak dari lamunan nya, begitu mendengar nama nya di sebut beberapa kali oleh Pa Lim. "Aah iya, maaf Pa Lim tadi aku melamun. Apa kita sudah lama sampai?" tanyanya segera keluar dari mobil.
"Kita baru saja tiba nyonya, tapi ponsel anda dari tadi selalu berdering." jawap Pa Lim menundukan kepalanya. "Oleh karena itu saya membukakan pintu mobil, karena anda tidak mendengar panggilan saya." sambung Pa Lim lagi.
"Aah iya, aku akan memeriksanya sekarang." sahut Rossa mengambil ponsel nya didalam tas. Terlihat beberapa panggilan tak terjawap dari sahabat nya Silla dan sebuah pesan, Rossa tersenyum melihat pesan tersebut dan menutup kembali ponsel nya.
"Pa lim, aku akan masuk kedalam. Terima kasih sudah mengantar ku kekampus."u ucap Rossa menundukan kepalanya.
"Nyonya!, anda jangan menundukan kepala lagi seperti sekarang ini. Anda adalah nyonya muda keluarga Lois sekarang, sudah tugas saya mengantar anda kemana pun anda ingin pergi." seru Pa Lim.
"Eeh, ba- baiklah Pa Lim." sahut Rossa sambil menggaruk pipinya yang tidak gatal.
"Nyonya muda, kapan kira- kira anda akan selesai? agar saya jemput kembali. Soal nya saya akan ke Rumah utama keluarga Lois setelah ini, karena tuan besar dan nyonya besar memanggil saya untuk kembali." tanya Pa Lim pada Rossa.
"Mungkin aku akan pulang malam Pa Lim, karena banyak sekali tugas yang sudah aku lewatkan." jawap Rossa, sambil mengedar kan pandangan nya di depan kampus seperti mencari sesuatu.
Pa Lim yang mendengar itu merasa lega, karena dari kemaren ia sudah berada di Villa tuan mudanya dan tidak memberi kabar kepada orang- orang di mansion utama atas kepergian nya itu. "Baiklah nyonya muda kalau begitu saya akan menjemput anda setelah petang, saya akan menunggu anda disini." ucap Pa Lim menundukan kepalanya dan masuk kedalam mobil.
"Baik lah Pa Lim, sampai jumpa." balas Rossa yang melambai kan tangan nya, sambil berdiri di tepi jalan.
__ADS_1
Pa Lim hanya menundukan kepalanya, sebagai tanda hormat di jendela mobil yang telah ia turun kan. Untuk melihat nyonya muda nya dan berlalu pergi, Rossa pun hanya berdiri melihat mobil yang di kendarai Pa Lim menjauh sampai tak terlihat lagi.
Dan ketika Rossa ingin membalikan tubuhnya, ia pun di hadang oleh beberapa siswi lain nya.
"Astaga... baru saja ditinggalkan bertunangan beberapa hari lalu, dan sekarang sudah punya pengganti yang tak kalah kaya dari Alvan." Sindir seorang siswi yang selalu meneror Rossa, waktu masih menjalin kasih bersama Alvan.
"Dan si pengganti itu juga tidak kalah tampan dari Alvan, hanya saja..." sambung seorang siswi lain nya.
"Sudah tua bangka.. ahahahahaha.." Sambung yang lain nya sambil tertawa terbahak- bahak.
Rossa hanya mengangkat bahunya, tanda tak perduli dengan mereka dan melanjutkan langkah nya kedalam kampus untuk mencari sahabat Silla.
"Dasar tukang gosip, tidak dulu tidak sekarang selalu ada mereka dikehidupan kampusku." batin Rossa, yang selalu mengacuhkan mereka dengan senyum berlalu pergi.
"Hei.. kami belum selesai bicara dengan mu, kanapa kau langsung pergi begitu saja?" Seru siswi yang bernama Linda itu.
"Kau lihat Lin? apa dia memakai dress yang kau pamerkan 3 hari lalu baru keluar itu di Insta?, yang hanya ada beberapa lembar saja?" ucap teman nya yang bernama Jova.
"Aku juga melihat dia memakai tas keluaran terbaru minggu lalu, dan itu.. Lihat tangan nya. Apakan itu berlian? indah sekali." Ujar teman Linda dan Jova yang bernama Tisya, tiga orang yang sangat menyukai Alvan dan selalu mengejarnya. Bahkan sampai Alvan dan Rossa menjalin kasih pun, mereka sengaja meneror Rossa agar memutuskan hubungan nya dengan Alvan.
"Sial! kenapa dia lebih dulu membeli dress itu? bahkan aku tidak sempat membelinya karena sudah habis terjual." Geram Linda yang melihat penampilan Rossa yang sangat berbeda dari biasanya, bahkan perbedaan itu Linda anggap sampai 180 derajat dari biasanya.
Karena biasa nya Rossa hanya memakai celana jeans panjang yang akan ia gunakan setiap hari, dan atasan kaos murahan yang ibunya beli dipasar sayur.
Rossa sebelum menikah.
__ADS_1
Rossa setelah menikah.