Tak Ada Alasan Untuk Bertahan

Tak Ada Alasan Untuk Bertahan
Mandi Bersama


__ADS_3

"Siapa?" tanya Rossa, Melangkah kan kaki nya membuka pintu kamar.


"Nyonya Muda, Tuan muda menunggu anda diruang makan bawah sekarang." Ucap seorang Pria paruh baya.


"Maksud Mu Tuan Muda Morgan?" tanya Rossa.


"Benar Nyonya."


Rossa pun berpikir sejenak, Melihat penampilan nya yang berantakan saat ini. "Omg! Aku lupa, Kalau Aku belum mandi. Tapi, Aku juga tidak mau Tuan Muda itu menunggu lama." batin Rossa yang masih berpikir untuk jawaban yang tepat.


"Tidak, Aku lebih baik jujur saja. Dari pada kena marah Beruang Kutub itu lagi." pikir Rossa bahwa itu adalah jawaban yang terbaik.


Rossa yang tidak tau siapa Orang di depan nya itu berkata "Maaf Paman, Sampai kan pada Tuan Muda tidak usah menunggu Ku! Karena Aku belum Mandi. Dan juga, Aku tidak mempunyai baju untuk berganti." Ucap Rossa, terlihat polos di mata Pa Lim.


Di Sisi lain.


Morgan yang masih kesal, memilih untuk berolah raga. Agar menenangkan pikiran nya yang begitu marah pada Rossa.


Ia tak habis pikir! bisa-bisa nya, Rossa berbuat seperti itu pada nya. "Bukan kah itu perbuatan Seorang Pelacu*?" gumam Morgan yang masih berlari di Treadmill.


Tapi sebenar nya, Morgan sangat menyukai Rossa yang seperti itu. Jantung nya berdebar kencang, Darah nya berdesir deras bagai kan di pompa.


Saat mengingat Rossa yang duduk di atas nya, Morgan pun merasa Hati nya ada banyak kupu-kupu yang berterbangan. Wajah nya begitu memerah terasa panas, Ia sangat menyukai adegan itu. Tapi Ego nya yang tinggi membuat nya salah tingkah dan berakhir tidak menyenang kan.

__ADS_1


"Sial! Kau itu selalu mengganggu pikiran ku." bentak Morgan dengan keras nya. Pa Lim yang baru saja berada di depan pintu, Langsung membungkuk kan tubuh nya dan meminta maaf pada Tuan Muda nya itu.


"Ma-maaf kan saya Tuan Muda, Saya tidak tau kalau saya mengganggu Tuan Muda. Kalau begitu saya akan langsung pergi." ucap Pa Lim yang terbata- bata akan ucapan nya. Ia pun langsung memundurkan langkah nya, dengan masih membungkukan tubuh dan berbalik ingin meninggalkan Tuan Muda nya itu.


Morgan yang melihat Pa Lim ingin pergi, Menghentikan aktivitas nya. "Tunggu! Bukan kah Aku menyuruh mu memanggil "Dia" untuk Makan? Apa "Dia" sudah menunggu ku di meja makan sekarang?" tanya Morgan sambil melepaskan baju kaos yang Ia pakai dan menyisa kan celana pendek nya.


Apa kah yang Tuan Muda maksud "Dia" itu Nyonya muda? batin Pa Lim.


"A-anu Tuan Muda, Nyonya Muda bilang tidak usah menunggunya. Kerena Ia belum mandi dan juga tidak punya baju untuk berganti." Pa Lim menjelas kan dengan ragu-ragu, Karena takut salah lagi.


"Ck, Kenapa dari tadi "Dia" belum juga mandi? Bahkan Aku sudah satu jam disini." Ucap Morgan yang langsung pergi kembali ke Kamar Utama.


Setelah kepergian Pa Lim, Rossa pun berkeliling di kamar itu. Dan masuk ke kamar mandi, Betapa terkejut nya Rossa melihat kamar mandi itu yang sangat luas.


Rossa melihat ke sekeliling nya, Terlihat begitu banyak peralatan mandi di sana. Dari Sabun, Sampho yang berbagai macam Aroma dan juga Lilin Aromaterapi. Tak jauh dari tempat nya duduk itu terlihat ada dua baju mandi bergantung di sana. Rossa yang melihat itu, Langsung tersenyum puas.


"Sepertinya tuhan memang ingin menguji Ku dengan kemawahan ini! Baik lah, Maka aku akan tergoda." Ucap Rossa yang tertawa puas. Ahahaha...


Morgan yang baru saja masuk untuk menemui Rossa kedalam kamar itu pun terkejut, Mendengar Suara seorang wanita Tertawa lantang. "Apa kah itu suara Mahluk penunggu tempat ini?" batin Morgan merinding.


Morgan pun mendengar kan suara itu dengan baik-baik, Mencari asal suara itu. Mata Morga tertuju pada kamar mandi yang ter buka sebagian.


Terdengar lagi suara gumam seseorang yang sedang berbicara dari arah kamar mandi itu, karena suara itu tidak terlalu jelas. Morgan pun mendekati kamar mandi itu, Dan sedikit mengintip di balik pintu.

__ADS_1


Mata Morgan Membelalak, Melihat sosok Wanita Cantik berkulit putih mulus bening yang tengah bertelanjang di kolam itu. Rossa yang Sedang memain kan air, Sambil tertawa Riang dan berbica sendiri di dalam kolam berukuran sedang di hadapan nya.


"Aah.. Kelopak bunga mawar ini sangat wangi, Bahkan Aroma Lavender Lilin ini juga wangi kesukaan ku. Rasa nya beban dan pikiran ku jadi ringan. Emm.. Sabun ini dan juga Sampho nya sangat banyak, Seperti Mini Market saja? Tapi aku lebih suka wangi Lavender" Ucap Rossa yang berdiri mengambil Sabun dan juga Sampho Aroma Lavender itu, Yang berada di atas rak.


Rossa pun berdiri untuk mengambil Sabun dan Juga Sampho Aroma Lavender kesukaan nya. Tanpa Ia sadari, Sepasang mata yang melihat tubuh polos nya mulai berjalan mendekat dan berhasil menarik tangan nya kedalam pelukan dada polos Morgan.


"Aah" Teriak Rossa yang terkejut akan diri nya yang ditarik. Ia pun mendongak kan kepala nya ke atas melihat wajah orang yang telah memeluk nya.


"Tu-tuan.. Apa yang kau lakukan di sini?" tanya Rossa gelagapan dan menahan malu setengah mati! Karena Ia tak memakai sehelai benang pun saat ini.


"Menurut mu?" Ucap Morgan dengan wajah datar nya.


"Tu-tuan, Aku se-sedang mandi! Bisa kah kau keluar dulu?" Ujar Rossa terbata-bata sambil menundukan kepala nya malu.


"Kita mandi bersama." balas Morgan lembut, Langsung mengangkat tubuh Rossa Ala bridal style.


Rossa segera memeluk Morgan, agar kedua benda nya itu tidak terlihat jelas oleh Morgan saat Ia terlentang. Betapa malu nya Rossa saat ini!, Seumur hidup nya baru sekarang Ia merasa sangat malu. Dan mengerutuki diri nya sendiri karena terlalu asik menikmati kemewahan di depan mata nya, Sehingga Ia lupa keberadaan Beruang kutub di sekitar nya.


Bibir Morgan tersenyum melihat tingkah Rossa yang memeluk nya, Hati nya berbunga-bunga. Bahkan jantung nya berdegup sangat kencang, Dan semakin kencang lagi kala kedua benda itu menempel pada kulit nya. Ia merasa semakin menggila ketika mencium Aroma mawar dari tubuh Rossa.


Morgan masuk kedalam kolam bundar yang bertaburan mawar itu, Dan duduk bersandar di dinding kolam sambil memangku Rossa yang memeluk nya erat.


Bersambung.

__ADS_1


Kalau suka dengan cerita ini jangan lupa tekan Favorit ya, agar selalu dapat notif nya up. Dan jangan lupa juga.. Like, Komen atau hadiah+Vote buat Author agar selalu semangat up tiap hari. 😅Terima kasih..😍❤


__ADS_2