Tak Ada Alasan Untuk Bertahan

Tak Ada Alasan Untuk Bertahan
Orang Suruhan!


__ADS_3

"Kau!" Pekik Rossa yang masih mendorong tubuh Jack agar menjauh darinya.


"Maaf, aku! Aku tidak bisa menahannya, Rossa." Ucap Jack yang baru sadar akan perilakunya saat ini, dan lansung menjauh dari Rossa.


Keadaan pun menjadi hening, tidak ada yang bicara antara mereka berdua saat ini.


Jack merasa sangat canggung akan sikapnya tadi kepada Rossa, yang tiba- tiba ingin menciumnya begitu saja tanpa meminta ijin terlebih dahulu.


Karena jujur saja, ini adalah pengalaman pertamanya merasa ingin pada wanita. Dan wanita itu adalah Rossa, orang yang baru saja ia kenal beberapa minggu lalu.


Bahkan Jack sudah mencari tahu tentang Rossa, yang kini masih berstatus istri dari sahabatnya yaitu Morgan.


Tapi ia tidak perduli! karena ia sudah terlanjur menyukai Rossa. Dan ingin merebut Rossa dari sahabatnya itu, walau pun ia tidak tahu. Bagaimana perasaan wanita yang ia sukai itu padanya saat ini, yang masih berstatus istri sahabatnya.


"Rossa, aku ingin mengatakan sesuatu padamu." Ucap Jack yang kini menatap Rossa dengan mantapnya. Karena dirinya sudah tidak tahan lagi memedam rasa, yang kini telah tumbuh dihatinya untuk Rossa.


Rossa yang diajak bicara oleh Jack hanya menutup mulutnya dengan sebelah tangan, karena dirinya terlalu syok dengan perbuatan Jack padanya beberapa menit yang lalu. Dan ia juga ingin menenangkan perasaannya yang selalu gelisah, saat mengingat Morgan dalam benaknya yang tidak dapat ia singkirkan jauh- jauh.


"Aku tidak tahu harus memulai dari mana mengatakan ini, tapi.. Aku tidak dapat menahannya terlalu lama lagi padamu, karena aku hanyalah manusia biasa yang menyukai wanita istimewa sepertimu Rossa!." Ucap Jack penuh dengan kata lembut, dan begitu menyentuh hati oleh bait- bait katanya.


"Aku menyukaimu Rossa! mungkin ini sedikit mendadak. Tapi aku benar- benar suka padamu, sampai- sampai sehari saja tidak bertemu denganmu aku merasa sangat gila. Dan dunia terasa hampa, tanpa melihat tawamu. Aku sengaja mengatakan ini padamu hari ini, karena 5 hari lagi aku akan pergi keluar negeri. Dan mungkin kita tidak akan bertemu lagi setelah ini, jadi.. Aku akan mendengarnya, apapun jawabanmu saat ini juga." Ucap Jack lagi.


Rossa masih diam, karena perasaannya saat ini sungguh tidak enak. Bahkan kepalanya sedikit berdenyut, dan rasa pusingnya menjadi bertambah akibat berbuatan Jack yang menciumnya secara mendadak. Rossa memejamkan matanya, saat rasa pusing dikepalanya itu datang lagi. Bahkan rasa pusingnya sampai membuat Rossa meneteskan air mata, karena rasanya terlalu sakit.

__ADS_1


"Rossa, aku ingin jawabanmu saat ini juga! Walaupun aku tahu, kau sudah menikah. Tapi itu tidak akan membuatku mundur sebelum kau menjawabnya dihadapanku, dan aku juga ingin memastikan tentang perasaanmu padanya. Apakah kau mencintai Morgan?" Tanya Jack tanpa bertele- tele.


Deg!


Jantung Rossa berdegup kencang! saat nama itu disebut oleh Jack.


"Aku akan bertanya sekali lagi, apakah kau mencintai Morgan?" Ucap Jack mengulangi lagi kata- katanya.


"Iya, aku mencintainya!." Lirih Rossa, yang masih didengar oleh Jack.


"Apa kau sungguh mencintainya?." Tanya Jack lagi.


"Kalau kau mencintainya, aku akan membawamu kehadapanya saat ini juga." Ucap Jack, yang membuat Rossa tersentak. Karena Jack sudah menjalankan mobil, yang mereka berdua duduki saat ini.


Jack yang mendengar itu langsung menginjak rem dengan mendadak, bukan karena teriakan Rossa. Melainkan kata Rossa yang memata- matainya itu membuat Jack sedikit tertarik, untuk mengatakan sesuatu yang Rossa tidak ketahui saat ini dibelakangnya.


"Iya, aku memang memata- mataimu. Bahkan bukan hanya aku saja, tapi juga ada orang lain yang selalu mengikutimu beberapa bulan ini. Setelah kau menikah dengan Morgan! apa kau tahu itu?." Tanya Jack malah bertanya kembali pada Rossa, yang kini malah semakin merasa syok.


Karena diluar dugaannya, Jack yang selama ini adalah teman barunya itu telah mengenal mantan suaminya. Bahkan juga mengetahui tentang pernikahanya dengan Morgan.


"Kau, kau tahu aku pernah menikah dengan Morgan?." Tanya Rossa tidak percaya, karena pria ini sungguh membuatnya syok saat ini.


"Ya, memangnya kenapa. Apa kau juga ingin menutupi ini dariku, walaupun aku tahu kau sudah menikah sekalipun dengan sahabatku itu!. Aku akan tetap menyukaimu, tidak perduli kau milik siapa didunia ini." Ucap Jack.

__ADS_1


Rossa hanya menundukan kepalanya, merasa sangat bersalah pada Morgan waktu itu. Karena dirinya selalu memuji Jack dihadapan Morgan, tanpa tahu nahwa mereka adalah sahabat.


Dan yang membuat Rossa kembali merasa sangat aneh, siapa orang yang ingin memata- matainya saat ini.


"Aku akan menjawab pertanyaan mu padaku, tapi kau juga harus menjelaskan. Siapa orang yang memata- mataiku selama ini? karena aku merasa tidak pernah menyinggung orang atau mempunyai hutang pada orang lain." Balas Rossa pada Jack.


"Baiklah kalau itu maumu, aku memang tidak mengharap kau terburu- buru untuk menjawab perasaanku. Tapi kau juga harus tahu yang sebenarnya selama ini, siapa orang yang selalu mengikutimu siang dan malam. Setelah kita bertemu hari itu, aku sangat tertarik padamu. Dan akhirnya, aku menyuruh orang yang sangat mahir mencari informasi tentangmu. Tapi yang ia dapat bukan hanya tentang datamu, tapi ia juga mendapatkan. Ada 2 kubu yang selalu mengikutimu, yang satunya ingin menyakitimu. Dan yang satunya lagi ingin melindungimu dalam bayangan, yang artinya kau tidak perlu tahu bahwa mereka ada disisimu siang ataupun malam." Ucap Jack menjelaslan pada Rossa.


"Aku tidak mengerti apa maksudmu Jack, siapa yang ingin menyakitiku. Dan,.. siapa pula yang melindungiku? Sungguh aku sangat tidak mengerti apa yang kau katakan Jack." Balas Rossa, yang kini semakin merasa kepalanya sangatlah sakit.


"Yang ingin menyakitimu adalah anak buah mamanya Alvan, mantan kekasihmu dulu." Ucap Jack dengan nada dingin.


"Dan yang selalu menggagalkan rencananya adalah anak buah Jo, Asisten Morgan sediri." Sambung Jack lagi.


"Apa! mamanya Alvan? Aku sudah tidak memiliki hubungan lagi dengan Alvan, lalu kenapa dia ingin menyakitiku?. Apa salahku padanya, sampai- sampai dia menyuruh orang untuk selalu mengikutiku?." Tanya Rossa dengan sedikit emosi, karena baru tahu akan masalah ini. Entah yang dikatakan Jack ini benar atau hanya sebuah cara agar membujuknya, Rossa pun tidak tahu. Tapi dirinya sangat ingin sekali memastikan ucapan Jack, apakan ini benar atau hanya dugaan Jack saja.


"Apa kau punya bukti, kalau itu benar orang suruhan mamanya Alvan?." Sambung Rossa lagi akan pertanyaannya.


"Baiklah, kau lihat baik- baik mobil hitam dibelakang kita. Aku akan membawamu makan siang direstoran dekat rumah sakit sekarang juga, dan.. Lihatlah mobil jeeb warna merah itu, itu adalah suruhan Jo untuk selalu menjagamu dari sesuatu yang tidak di inginkan." Jawab Jack.


........


.......

__ADS_1


...See you all🤗...


__ADS_2