Takdir Cinta Alana

Takdir Cinta Alana
Menyusun Rencana lagi


__ADS_3

Selesai mandi dan berganti pakaian, Alana langsung duduk di balkon.Dia memperhatikan hari sudah mulai sore dan sesekali menghela nafas.


Grep..Tangan Edward mendekapnya dari belakang dan keduanya sama sama berdiri di balkon.Edward menaruh kepalanya dipundak sang istri.


"Sayang, Apakah kamu tidak lelah hem? " tanya Edward dengan nada manjanya.


"Sebaiknya kita duduk di sofa dulu honey, " ajak Edward.


Edward mengajak duduk istrinya di sofa yang terdapat di balkon.Dia menggenggam tangan Alana lalu menciumnya setelah itu beralih mengecup kepala istrinya sekilas.


Edward mengerutkan dahinya melihat istrinya yang kini tengah memikirkan sesuatu hal itu tentu saja membuatnya terusik dan penasaran.


"Hubby apapun yang terjadi percayalah sama aku selama ingatanmu belum pulih, " ujar Alana sambil menatap suaminya dengan raut wajah serius.


"Iya Sayang Aku janji akan percaya sama kamu, " balas Edward sambil tersenyum.


Alana merasa lega mendengarnya lalu diapun langsung duduk di pangkuan sang suami. Edward tersenyum melihat tingkah istrinya dan dia hanya diam membiarkannya.Diapun langsung merangkul pinggangnya dengan posesif.


Alana menyandarkan kepalanya dirasa bidang sang suami dan Edward membalas memeluknya.Sesekali dia mengusap lembut pipi sang istri dengan lembut.


"Sayang ayo kita keluar sepertinya aku lapar saat ini, " ucap Alana.


Alana turun dari pangkuan sang suami lalu mereka keluar dari kamar dan menuruni tangga.


"Kamu mau makan apa sayang?" tanya Edward pada sang istri.


"Salad buah, " jawab Alana tersenyum manis.


Edward mengangguk lalu dia pergi ke dapur sedangkan Alana memilih menunggu di ruang tamu.


Kedua orang tuanya tersenyum sekaligus lega melihat putrinya dan menantu mereka sudah berbaikan.


"Suami kamu kenapa sayang? " tanya Mommy Keyla.


"Edward kini tengah berada di dapur Mommy membuatkanku Salad buah, " balas Alana sambil tersenyum.

__ADS_1


Mommy Keyla langsung manggut manggut mendengarnya lalu dia kembali membolak balikkan majalahnya.


🌱.......🌱


Sementara di Apartemen, Lisa dan Herone tengah menyiapkan sesuatu untuk Alan dan juga Edward.


"Lisa, Apakah kamu sudah mengirimkan paketannya ke rumah keluarga Alana?" tanya Herone.


"Kamu tenang saja aku sudah menyuruh orang untuk mengirimnya, " jawab Lisa sambil tersenyum miring.


Herone tersenyum menyeringai mendengar jawaban Lisa.Dia mengeluarkan selembar foto dan menatapnya lekat lekat.


"Sebentar lagi Kamu akan menjadi milikku sayang, " ucapnya pada foto Alana.


"Oh ya Herone, Aku dengar wanitamu itu kini tengah hamil anak Edward sekarang, " ungkap Lisa tanpa mengalihkan tatapannya dari ponsel yang dia genggam.


Herone mengeraskan rahangnya mendengar pernyataan Lisa dan tanpa sadar dia meremas foto Alana yang ada ditanganinya. Wajah yang terlihat senang berubah menjadi muram dan aura membunuh terpancar dari sorot tajamnya saat ini.


"Tidak aku tidak akan membiarkan janin itu tumbuh dirahim wanitaku dan aku pastikan janin itu akan segera musnah, " ucap Herone dengan sorot mata tajamnya.


"Baiklah sebaiknya besok kita temui temanmu itu Lisa, " ujar Herone dengan tegas.


Lisa mengatakan ucapan Herone dan diam diam dia tersenyum menyeringai karena sebentar lagi rencananya berhasil.


Herone beranjak dari duduknya kemudian dia pergi meninggalkan ruang tamu menuju ke kamarnya yang ada diatas.


Sementara Lisa tengah menghubungi Natasha dan membuat janji temu dengan sahabatnya tersebut.Setelah selesai dia langsung mengakhiri obrolan dengan Natasha di ponsel.


"Saat ini Edward tengah amnesia dan aku bisa menggunakan kesempatan ini untuk mendekatinya, " ujar Lisa sambil tersenyum licik.


💔💔


Di kediaman keluarga Rajendra, Alana mendapatkan sebuah paket.Dia kembali menutup pintunya lalu mengerutkan dahinya melihat tidak ada nama pengirimnya.


"Apa jangan jangan dari Jonathan, " batin Alana penasaran.

__ADS_1


Alana langsung membawa paketnya menuju ke ruang tamu dan dia kembali duduk di sebelah sang suami.Semua orang yang ada disapa mengerutkan dahi melihat paket yang ada ditanganinya Alana.


"Sayang itu paket dari siapa?" tanya Mommy Keyla penasaran.


"Entahlah Mom, Aku juga enggak tahu, " jawab Alana.


Alana langsung membuka paket tersebut dan dia terkejut melihat banyak foto dirinya yang ada di dalam kotak selain itu ada selembar kertas didalaminya.Alana membuka surat lalu membacanya dan Edward ikut membacanya.


Hai Alana sayang..


Aku jatuh cinta padamu pertama kali aku melihatnya..


Kamu milikku sayang.. hanya milikku..


Tak akan kubiarkan pria lain memilikimu termasuk suami sialanmu itu..


Selama Aku hidup takkan aku biarkan kamu berbahagia dengan suamimu itu..Sayang


Hanya Aku yang pantas membahagiakanmu..


...Tunggulah Aku sayang aku akan menjemputnya segera......


...Aku mencintaimu Sayangku...


^^^Penggemarmu^^^


^^^Mr X..^^^


Alana menjatuhkan kotaknya begitu juga dengan surat yang dia baca.Alana menoleh kerah suaminya dengan raut wajah pucat dan tubuh gemetar.Edward juga mengeraskan tahannya setelah membaca surat itu namun dia menahannya.


Edward langsung memeluk tubuh istrinya yang bergetar ketakutan.Terdengar isak tangis dari Alana menambah Emosi dibenak Edward.


"Set sayang tenanglah jangan takut ada aku disampingmu, " bisik Edward.


Kedua orang tua Alana langsung mengambil suratnya karena merasa penasaran.lalu merekapun langsung membaca surat tersebut.Reaksi keduanya juga terkejut dan langsung tersulut emosi setelah baca surat misterius tersebut.

__ADS_1


TBC


__ADS_2