
Keesokkan harinya Alana terbangun terlebih dahulu dan dia meringis ngilu pada bagian bawahnya.Dia tersipu malu mengingat semalam suaminya perkasanya meminta jatahnya hingga berulang ulang.Setelah itu dia menoleh dan membelai wajah tampan sang suami kemudian cup dia mencium sekilas bibir Edward setelah itu menjauhkan wajahnya.
"Huft tubuhku rasanya remuk semua, " gumam Alana dengan lirih.
Edward membuka matanya kemudian tersenyum melihat istrinya sudah terbangun dan dia mengeratkan pelukannya.Sontak membuat Alana menoleh dan cup Edward mencium bibir mungil istrinya sekilas sambil tersenyum.
"Morning Kiss, " jawab Edward tersenyum tipis menatap Alana.
"Bukankah kita akan berangkat ke bandara hari ini? " tanya Alana.
"Ayo sebaiknya mandi bareng honey, " ucap Edward sambil mengedipkan matanya.
Edward menyibak selimutnya kemudian dia langsung membopong istrinya ke kamar mandi dan tidak membiarkan istrinya protes. Disana terdengar suara desahan kembali menggema keduanya kembali mengulang kejadian semalam hingga satu jam kemudian mereka baru keluar dari kamar mandi.
Alana segera menggenakan pakaian dalam setelah itu mengambil dress begitu juga dengan Edward yang telah selesai memakai kaos dan celana panjangnya.Setelah itu Alana segera memasukkan beberapa pakaian mereka kedalam koper sementara Edward mengganti sprei dan selimut dengan yang baru.
Tok.. tok.. tok
"Alana, Edward ayo sarapan dulu nak sebelum kalian berangkat ke bandara, " ucap Mommy Keyla dari luar pintu.
"Iya Mommy, " balas Alana dengan singkat.
__ADS_1
"Sini kopernya sayang biar aku yang bawa, " tawar Edward.
Edward menyeret kopernya lalu membawanya keluar dari kamar.Alana segera mengambil tasnya setelah itu keluar kamar dan menuruni tangga.Dia bergegas menuju ke meja makan lalu duduk disebelah suaminya.
"Kapan mommy dan Daddy datang? " tanya Alana pada kedua orangtuanya.
"Barusan kok sayang kami kesininya , " jawab Mommy Keyla sambil tersenyum.
mereka semua sarapan bersama dan selama sarapan Nayla tak henti hentinya menggoda Alana hingga dia tersipu malu.Orang tua mereka dan juga kedua mertua Alana tersenyum melihat raut Alana yang memerah.
"Sudah hentikan kasihan puteriku kalau di goda terus terusan sebaiknya habiskan makanan kalian, " sahut Mommy Keyla dengan tegas.
Beberapa menit kemudian Alana dan Edward telah selesai makan.Mereka semua langsung mengantar keduanya keluar dari mansion. Edward segera memasukkan koper mereka kedalam bagasi setelah itu berpamitan pada orang tuanya juga kedua mertuanya.
"Pasti Mommy kami berdua akan bekerja keras siang dan malam, " balas Edward dengan mantap.
Semua orang tertawa kecil mendengarnya sementara Alana tersipu malu akan ucapan sang suami.Setelah berpamitan mereka langsung masuk kedalam mobil dan sopirpun melajukan mobilnya keluar dari Mansion milik Edward.Selama di dalam mobil, Edward dan Alana saling bercerita hal hal yang lucu agar mereka tidak bosan.
"Sayang sampai di Maldives, Kita ke pantai ya soalnya aku ingin pakai bikini, " ujar Alana dengan penuh semangat.
"No sayang aku tidak mengizinkannya, " jawab Edward dengan tegas.
__ADS_1
"Ayolah hubby please, " rengek Alaan menampilkan raut wajah imutnya.
"Baiklah lihat saja nanti aku akan memastikan keadaan disana bagaimana, " balas Edward dengan nada datarnya.
Alana menghela nafas panjang lalu memilih memalingkan wajahnya daripada berdebat dengan sang suami.Beberapa menit kemudian mereka sampai di bandara.Alana dan Edward keluar dari mobil dan dia segera menyeret kopernya yang dikeluarkan oleh sopir.Kedua berjalan menuju ke pesawat dan menaiki tangga lalu masuk ke dalam.Edward meletakkan kopernya di belakang setelah itu mereka duduk di kursi karena pesawat mulai lepas landas menuju Maldives.
Edward memperhatikan istrinya yang kini tengah mendengarkan lagu hingga mengabaikan dirinya hal itu membuatnya menghela nafas pelan.
"Sayang, Ayolah jangan ngambek aku melarangmu memakai bikini karena pasti disana banyak pria pria yang akan menikmati tubuh kamu dan aku membenci hal itu, " ungkap Edward dengan nada cemburunya.
Alana mematikan lagunya kemudian memasukkan ponselnya kedalam tas setelah itu duduk di sebelah sang suami dan menyandarkan tubuhnya di dada Edward. Edward segera merangkulnya dari samping dan sesekali mencium kepala istrinya dari belakang.
"Kapan kita akan sampai di Maldives hubby?" tanya Alana penasaran sekaligus mengalihkan pembicaraan.
"Sepertinya dua jam lagi sayang sabar ya, " balas Edward sambil tersenyum.
Dua jam kemudian pesawat mendarat di bandar udara internasional Velana.Edward dan Alana segera keluar dari pesawat sambil menyeret kopernya.Tak lama kemudian sebuah mobil melaju menghampiri mereka dan berhenti di depan keduanya.Edward langsung memasukkan kopernya kedalam bagasi setelah itu mereka masuk kedalam mobil dan sang sopir kembali melajukan mobilnya menjauhi bandara.
"Antarkan kami berdua menuju ke Hotel, " ucap Edward.
"Siap Tuan Edward, " jawab sang sopir.
__ADS_1
TBC