
Hanging Gardens, Ubud Bali
Selena kini menghabiskan waktu senjanya dengan berenang setelah selesai mengobrol bersama kakek, nenek dan Xander tadi.Diam diam Dia kembali menitikkan air matanya mengingat baru satu bulan hubungannya dengan Jackson baru berjalan namun terpaksa kandas.
"Padahal Aku hanya butuh waktu sendiri atas rasa kecewaku padamu namun nyatanya kamu yang membuat hubungan kita hanya sebatas sampai di sini. " gumam Selena.
Selena menghembuskan nafasnya pelan lalu kembali berenang hingga satu jam kemudian Dia naik keatas dan berbaring di kursi santai.
Setiap detik, menit dan jam
bersamamu membuatku bahagia
Perhatian dan perlakuan lembutmu membuatku mabuk kepayang
*Namun semuanya sirna ketika kamu
membalasnya dengan luka*.
"Padahal aku berangan angan menikah denganmu Om dan kita memiliki banyak anak serta bahagia namun semuanya hanya semu. " ucap Selena lirih.
Pluk Xander datang menaruh kain menutupi tubuh seksi Selena lalu diapun duduk di sebelahnya dengan tampilan telanjang dada.
Selena kembali duduk dan menoleh kearah Xander sambil mengerutkan dahinya.
"Aku membawa kain untuk menutupi tubuh kamu yang terbalut pakaian renang seksi selain itu agar kamu tidak risih dipandang olehku. " jawab Xander.
"Terimakasih. " ucap Selena.
"Ya.Biar aku tebak kamu masih memikirkan pria sialan itu 'kan? " cecar Xander.
"Huum. "
Xander hanya manggut manggut tanpa memprotes jawaban Selena.Sedangkan Selena kini larut dalam kesedihannya yang tak bisa dia bendung.Dia bukan gadis munafik karena sebenarnya saat ini Selena mencoba meredamkan rasa rindunya pada Jackson.
Drt drt tiba tiba ponsel Xander berdering dan dia langsung menekan tombol ponselnya dalam saku.
__ADS_1
"Halo Dad ada apa? " tanya Xander tanpa basa basi.
"Bagaimana liburan kamu nak di Bali? " tanya Daddy.
"Menyenangkan kok Dad! ya sudah nanti aku hubungi lagi Daddy. " Xander memutus sambungan teleponnya terlebih dahulu.
Xander kembali melirik Selena setelah menyimpan kembali ponselnya dalam saku. Keduanya sama sama diam membisu bingung mau berbicara apa.
"Sebaiknya kita ganti pakaian hari sudah mulai petang. " ucap Selena.
"Iya Kamu benar. "
Selena dan Xander masuk ke dalam hotel bersama sama menuju ke kamar mereka masing masing.
Setelah berganti pakaian Selena kini duduk di tepi ranjang kamarnya.
"Ya halo Om Jack ada apa lagi? " tanya Selena dengan sinis.
"Maafkan Aku Sweety. " ucap Jackson dengan suara paraunya.
"Semua sudah terlambat dan kata maafmu sudah tak berguna.Mungkin memang kamu bukanlah takdirku Om Jack. "
"We're over! Thank you for the happy memories and all the attention you gave me when we were lovers.
( Kita sudah selesai! Terima kasih atas kenangan indah dan semua perhatian yang kamu berikan kepada aku ketika kita masih sepasang kekasih. )
Tut Selena langsung mengakhiri percakapan dirinya dengan Jackson.Dia berulang kali berusaha tegar dan tidak cengeng atas keputusan yang dia buat saat ini.
"We're just Finished. " gumamnya dalam hati.
"Kenapa cinta pertamaku harus berakhir seperti ini ya Tuhan. " keluh Selena dengan mimik muka sendunya.
Diapun memutuskan ke luar dari kamar dan berjalan di sekitar hotel tempat di mana dia tinggal.Grep sebuah tangan menyentuh lengannya membuat Selena menoleh dan Xander langsung mengajaknya pergi dari sana dan Selena hanya bisa menurutinya.
__ADS_1
Keduanya duduk di sebuah Gazebo sambil mengobrol.Xander menelan ludahnya kasar melihat penampilan Selena yang lumayan seksi dan memanjakan matanya namun dia mencoba menahan gairahnya.
Sebagai pria normal dia juga akan terpancing melihat gadis yang dikenalnya memakai pakaian seksi.Selena menatap sendu kearah Xander yang kini juga tengah menatapnya.
"Kenapa cinta itu menyakitkan X? " tanya Selena dengan lirih.
"Mungkin saja agar bisa belajar dari apa yang disebut sakit hati. " jawab Xander.
"Aku sebentar lagi akan kehilangan Dia. " Selena dengan mata berkaca kaca menahan tangisnya.
Dengan keberanian Xander mendekatkan wajahnya dan mengecup bibir mungil Selena sekilas setelah itu merangkulnya dari samping. Selena terpaku dengan apa yang dilakukan Xander barusan.
"Xander. " panggil Selena sekilas setelah itu memalingkan wajahnya.
"Kamu marah ya Sel maafkan aku. " bisik Xander dengan lembut.
Selena menggelengkan kepalanya kemudian menyandarkan kepalanya di bahu Xander dengan nyaman.Keduanya sama sama menatap bintang di atas sana yang tengah bersinar terang dalam kebisuan.
"Izinkan aku berada disisimu sampai luka hatimu sembuh. " bisik Xander lagi.
Selena hanya diam tanpa merespon bisikan Xander namun juga tak melarang apa yang diinginkan Xander padanya.Xander memahami suasana hati Selena yang masih bersedih atas hubungan cintanya yang berakhir.
Sementara di Jakarta lebih tepatnya di mansion Jackson.
Jackson hanya diam mendengarkan obrolan mommynya bersama Aline dan Vivian adiknya.Di dalam hati dan pikirannya masih tersimpan nama gadis yang dicintainya yaitu Selena.
"Ini semua karena kebodohanku malam itu kenapa dirinya harus mabuk dan bercinta dengan Aline hingga dia hamil. " rutuk Jackson menyesali perbuatan bodohnya.
Sedangkan Aline melieik calon suaminya sambil menahan kekesalannya karena sejak tadi Jackson tak mendengarkan ucapannya.
"Cih
Jackson pasti masih memikirkan gadis sialan itu dan lihat saja nanti aku akan menyingkirkannya jauh jauh dari hidup Jackson. " pikir Aline kesal.
TBC
__ADS_1